Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

PM Irak Temui Biden usai Iran Serang Israel, Ada Apa?

redaksi by redaksi
17/04/2024
in Internasional
0
PM Irak Temui Biden usai Iran Serang Israel, Ada Apa?

PM Irak temui Joe Biden di Washington sehari usai serangan Iran ke Israel. Foto: REUTERS/Bonnie Cash

Jakarta – Perdana Menteri Irak Mohammed Shia’ Al Sudani bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di Washington DC pada Senin (15/4).

Pertemuan itu terjadi usai serangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4) yang melibatkan proksi-proksinya di Timur Tengah, termasuk di Irak.

Dilansir dari The New Arab, Al Sudani dan Biden disebut bicara mengenai komitmen terhadap keamanan dan gencatan senjata di Jalur Gaza Palestina guna memulangkan tawanan Israel yang masih berada di daerah kantong tersebut.

Keduanya juga membahas situasi di Timur Tengah usai Iran menyerang Israel.

“Iran meluncurkan serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel, dan kami meluncurkan upaya militer yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mempertahankannya. Bersama dengan mitra kami, kami menahan serangan itu,” kata Biden saat bertemu dengan Al Sudani.

Menurut AFP, Biden juga mengatakan dirinya ingin mencegah perang yang lebih luas di Timur Tengah seiring dengan panasnya kawasan tersebut saat ini.

“Amerika Serikat berkomitmen untuk menjaga keamanan Israel. Kami berkomitmen untuk mengupayakan gencatan senjata yang akan membawa pulang para sandera dan mencegah konflik menyebar melampaui apa yang sudah terjadi,” ucap Biden.

Lebih lanjut, Biden juga menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi AS dan mitra-mitra Washington di Timur Tengah, termasuk Irak.

Pertemuan Biden dan Al Sudani berlangsung usai Iran menyerang Israel dari berbagai perbatasan negara proksinya pada Sabtu lalu. Serangan ini melibatkan lebih dari 300 proyektil yang nyaris seluruhnya berhasil dicegat Israel dengan bantuan AS, Inggris, Prancis, hingga Yordania.

Al Sudani sebetulnya sudah tiba di Washington pada Sabtu, bersamaan dengan serangan Iran tersebut.

Delegasi-delegasi Irak dan AS mulanya direncanakan berbincang mengenai hubungan kedua negara melalui Perjanjian Kerangka Kerja Strategis yang telah ditandatangani kedua negara. Irak dan AS juga rencananya membicarakan situasi regional, investasi, sektor swasta, industri, pertanian, budaya, pendidikan, iklim dan lingkungan, demikian menurut juru bicara pemerintah Irak assem Al-Awadi kepada The New Arab.

Saat serangan pecah, Al Sudani pun mau tak mau ikut membahas perkembangan situasi saat ini dengan Biden karena melibatkan negaranya. Sebab, Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), yang secara resmi merupakan bagian dari pasukan keamanan Irak, ikut melancarkan serangan terhadap Negeri Zionis bersama dengan Iran.

“Iran, dan proksinya yang beroperasi di Yaman, Suriah, dan Irak, melancarkan serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap fasilitas militer di Israel. Saya mengutuk serangan ini sekuat-kuatnya,” ucap Biden.

PMF dibentuk pada Juni 2014 menyusul fatwa Ayatollah Ali Al Sistani yang mendesak tindakan tegas terhadap ISIS. PMF secara resmi bergabung ke dalam angkatan bersenjata Irak pada 2016.

Kendati begitu, beberapa faksi PMF menyatakan dukungan terhadap Iran. Situasi ini mencerminkan kompleksitas yang sedang berlangsung dalam lanskap keamanan Irak.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

828 Warga Dievakuasi Imbas Erupsi Gunung Ruang Sulut

Next Post

Syech Fadhil Apresiasi Rencana Pemerintah Bangun Tol Sigli-Lhokseumawe dan Lhokseumawe-Langsa

Next Post
Arus Lalu Lintas di Tol Astra Meningkat Signifikan pada H-5 Lebaran

Syech Fadhil Apresiasi Rencana Pemerintah Bangun Tol Sigli-Lhokseumawe dan Lhokseumawe-Langsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

17/04/2026
Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

17/04/2026
Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

17/04/2026
Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

17/04/2026
Seorang Oknum Pria di Nagan Ditahan Polisi Atas Dugaan Kasus Asusila

Seorang Oknum Pria di Nagan Ditahan Polisi Atas Dugaan Kasus Asusila

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

PM Irak Temui Biden usai Iran Serang Israel, Ada Apa?

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com