Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Aceh Kirim 3.500 Ton Sulfur ke Riau Via Pelabuhan Kuala Langsa

redaksi by redaksi
22/04/2024
in Ekonomi
0
Aceh Kirim 3.500 Ton Sulfur ke Riau Via Pelabuhan Kuala Langsa

Banda Aceh – Kolaborasi dua Badan Usaha Milik Aceh (BUMA), yakni PT Pembangunan Aceh (PT Pema) dan PT Pelabuhan Kota Langsa (Pekola), mencapai puncaknya dengan pengiriman perdana 3.500 ton sulfur ke Provinsi Riau.

Direktur Utama PT Pema, Ali Mulyagusdin menyampaikan, kegiatan ini menandai dimulainya operasi perdana sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa, setelah sebelumnya dilakukan di Pelabuhan Blang Lancang Lhokseumawe.

“Pemindahan ini bertujuan untuk mengembangkan transaksi dan menghidupkan kembali pelabuhan-pelabuhan di Aceh. Alhamdulillah, rencana eksplorasi potensi sulfur Aceh yang telah direncanakan sejak lama akhirnya terwujud,” ujar Ali, Minggu (21/4/2024).

Menurut dia, pengoperasian perdagangan sulfur dengan volume pengiriman 3.500 ton menjadi tonggak penting pada awal tahun 2024.

“Kita berharap Kota Langsa terus berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa di wilayah timur Aceh,” ujar Ali.

Dia meyakini bahwa pengelolaan Pelabuhan Kuala Langsa akan berperan penting dalam memajukan ekonomi di Tanah Rencong.

Selain meningkatkan pendapatan daerah, kerja sama ini juga akan mendorong penciptaan lapangan kerja lokal dan pemanfaatan infrastruktur publik untuk menggerakkan investasi daerah.

Jika pengelolaan ini berhasil, akan ada kesempatan bagi masyarakat setempat untuk bekerja di industri tersebut.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari Pj Wali Kota Langsa beserta jajaran Forkopimda Kota Langsa, dan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kuala Langsa, serta General Manager PT Pelindo Regional Cabang Lhokseumawe yang terus membimbing PT Pema dalam operasi pengangkatan sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa,” tutur Ali.

Untuk diketahui, program perdagangan sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa merupakan salah satu langkah eksplorasi potensi daerah melalui pengiriman komoditi sulfur ke Riau. Aktivasi pelabuhan secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian lokal.

Penambahan aktivitas ini akan menciptakan transaksi jual beli dan meningkatkan perekonomian, sebagaimana yang diungkapkan oleh Mahdinur.

Dia yakin bahwa program pengangkatan sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa adalah salah satu potensi yang menjanjikan bagi Aceh.

“Dengan acara ini, kita melihat awal yang baik bagi Aceh dalam mengeksplorasi potensi sulfur sebagai salah satu komoditas unggulan daerah,” tambah Mahdinur.

Dia berharap program ini terus berkembang untuk memajukan Aceh, khususnya Pelabuhan Kuala Langsa sebagai lokasi industri yang strategis.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Pelabuhan Kuala Langsa akan menjadi basis ekspor sulfur dan membawa nama Aceh ke tingkat internasional.

PJ Wali Kota yang diwakili oleh Sekda Langsa, Sayed Mahdum, menyatakan dukungan penuh terhadap operasi ini dalam pidatonya,

“Kami mendukung penuh kegiatan operasional ini, semoga dapat berjalan lancar dan berlanjut. Kami ingin investasi ini tetap berada di Langsa, dan bahkan kami berharap bisa menarik investasi lainnya.”

Ketua Tim Komersialisasi Sulfur PT Pema, Panca Tri Ramadhani Ritonga, menyatakan dalam wawancaranya, “Alhamdulillah, kami berhasil melakukan pengangkatan perdana sulfur melalui Pelabuhan Kuala Langsa dengan lancar meskipun cuaca tidak bersahabat.”

“Hari ini, kami akan mengirimkan 3.500 ton sulfur ke PT Asia Pasific Rayon yang akan digunakan di salah satu pabrik di Riau. Kami juga menargetkan pengiriman lainnya pada bulan Juni mendatang. Kami memohon doa agar kami dapat melakukan ekspor sulfur ke negara tetangga,” ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran operasi ini, termasuk Kepala KSOP Kota Langsa, GM PT Pelindo Langsa, PT Medco E&P Malaka, Forkopimda Kota Langsa, PT Pekola, Transportir PT Maligo, Polres Kota Langsa, Kodim 0104 Aceh Timur, para awak media, mahasiswa, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini.

“Kami berharap terus mendapat dukungan dalam upaya kami untuk menghidupkan Pelabuhan Kuala Langsa melalui pemanfaatan komoditi sulfur dan komoditi lainnya,” pungkasnya.

Previous Post

Polres Aceh Barat Tindak Kendaraan Angkut Barang Lebih Kapasitas

Next Post

MK Tolak Gugatan Pilpres yang Diajukan Ganjar-Mahfud

Next Post
Tim AMIN Seret Nama Sederet Menteri Jokowi di Sidang MK

MK Tolak Gugatan Pilpres yang Diajukan Ganjar-Mahfud

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kejari Aceh Timur Tuntut Direktur BUMD 7,5 Tahun Terkait Korupsi Sawit

Kejari Aceh Timur Tuntut Direktur BUMD 7,5 Tahun Terkait Korupsi Sawit

19/06/2026
Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran

Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran

19/06/2026
Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

19/06/2026
Pria di Aceh Jaya Serahkan Diri Usai Bacok Penderes Getah hingga Tewas

Pria di Aceh Jaya Serahkan Diri Usai Bacok Penderes Getah hingga Tewas

19/06/2026
65 Guru MIN Wilayah Barsela Ikuti Bimtek Koding dan AI

65 Guru MIN Wilayah Barsela Ikuti Bimtek Koding dan AI

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Aceh Kirim 3.500 Ton Sulfur ke Riau Via Pelabuhan Kuala Langsa

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com