Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pemerintah Persoalan Sepele Saja Tidak Mampu Diatasi,Pengunjung RTH Kecewa

Admin by Admin
24/04/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Pemerintah Persoalan Sepele Saja Tidak Mampu Diatasi,Pengunjung RTH Kecewa

ACEH SELATAN – Minimnya sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Pala Indah Yang berlokasi di pusat kota Kabupaten Aceh Selatan membuat sejumlah pengunjung mengeluh,

Suriani, wanita 45 tahun, Asal Aceh Barat ( Muelaboh ) saat berkunjung bersama keluarga ke RTH Taman Pala Indah kepada awak media rabu 24/04/2024. mengatakan dirinya mengeluh dengan minimnya fasilitas MCK di lokasi tersebut.

“Seharusnya taman yang seindah ini memiliki fasilitas MCK yang memadai bagi pengunjung, salah satunya terpisahnya kamar mandi antar laki-laki dan perempuan,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Suriani, RTH Taman Pala Indah hanya memiliki satu kamar mandi yang digunakan bersama, baik itu perempuan maupun laki-laki dan termasuk untuk anak-anak.

“Saya berharap, kedepannya fasilitas MCK di lokasi RTH Taman Pala Indah ini dapat memadai dan tidak membuat pengunjung kesulitan mencari kamar mandi,” tuturnya.

Sementara itu, Mahdi Arifan, selaku ketua HMI Aceh Selatan mengatakan mengingat semakin banyaknya pengunjung dari berbagai daerah, harusnya fasilitas seperti MCK di lokasi tersebut dapat memedai.

“Saya berharap pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mampu menangani fasilitas MCK di lokasi RTH Taman Pala Indah tersebut, sehingga dapat memudahkan para pengunjung,” harapnya.

Menurutnya, akibat minimnya fasilitas MCK di lokasi RTH Taman Pala Indah, sejumlah pengunjung menjadikan toilet mesjid atau mushalla untuk dipergunakan, yang jaraknya jauh dari lokasi.

“Saya selaku masyarakat setempat, sangat berharap kepada dinas terkait untuk memperhatikan keluhan pengunjung tersebut, mengingat ini hal yang penting untuk kenyamanan saat pengunjung mendatangi lokasi tersebut,” paparnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Aceh Selatan, Teuku Masrizal saat dikonfirmasi wartawan via telepon mengatakan jika persoalannya tempat beribadah mungkin ini tidak menjadi permsalahan.

“Mengingat kita sudah memiliki mesjid apung di dekat lokasi tersebut, namun demikian, kita akan tetap mengupayakan pembangunan toilet umum untuk memudahkan pengunjung,” katanya.

Dia mengaku pihaknya sudah pernah mengajukan pembangunan beberapa MCK di lokasi wisata lainnya seperti salahsatunya Alun-Alun Kota Naga, yang berlokasi Desa Lhok Keutapang, Kecamatan Tapaktuan, namun kita belum mendapatkan respon dari pemerintah.

“Mengingat Alun-Alun sering juga kita menjadikan sebagai lokasi acar-acara akbar, sedangkan kita belum memiliki fasilitas seperti MCK di lokasi tersebut, namun kita akan tetap mengupayakan kedepannya untuk membangun fasilitas MCK di lokasi tersebut,” kata Teuku Masrijal.

Dia berharap kepada pengunjung RTH Taman Pala Indah tidak dijadikan tempat bermaksiat yang melanggar norma-norma agama.

“Dan juga untuk menjaga secara seksama fasilitas-fasilitas yang sudah disediakan di RTH Taman Pala Indah, seperti tanaman dan tempat bermain anak-anak,” pungkas Kadis DLH.( Tini)

Previous Post

Bos Unilever Blak-blakan Dampak Aksi Boikot Produk Pro Israel di RI

Next Post

Akademisi USK Dukung Politisi Senior Ini Maju di Pilkada Aceh Besar, Kenapa?

Next Post
Sejumlah Tokoh Dorong Politisi Senior Ini Maju di Pilkada Aceh Besar

Akademisi USK Dukung Politisi Senior Ini Maju di Pilkada Aceh Besar, Kenapa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

20.293 Rumah Terdampak Banjir, Rehab Rekon Pidie Jaya Dikebut

20.293 Rumah Terdampak Banjir, Rehab Rekon Pidie Jaya Dikebut

30/09/2026
Tim SMKN 1 Pante Bidari Raih Anugerah Film Terbaik di Ajang ADC 2026

Tim SMKN 1 Pante Bidari Raih Anugerah Film Terbaik di Ajang ADC 2026

30/09/2026
Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

30/09/2026
Mahlil Jabat Sekjend PAS Aceh Pidie Jaya, Ajak Kader Perkuat Barisan

Mahlil Jabat Sekjend PAS Aceh Pidie Jaya, Ajak Kader Perkuat Barisan

30/09/2026
Meriahkan Maulid Nabi, Majelis Taklim Penyuluh Akhwat Kemenag Aceh Besar Tampil Shalawat

Meriahkan Maulid Nabi, Majelis Taklim Penyuluh Akhwat Kemenag Aceh Besar Tampil Shalawat

30/09/2026

Terpopuler

Pemerintah Persoalan Sepele Saja Tidak Mampu Diatasi,Pengunjung RTH Kecewa

Pemerintah Persoalan Sepele Saja Tidak Mampu Diatasi,Pengunjung RTH Kecewa

24/04/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com