Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Studi Ungkap Sentimen Anti-China di AS Meningkat Tajam, Ada Apa?

redaksi by redaksi
05/05/2024
in Internasional
0
Studi Ungkap Sentimen Anti-China di AS Meningkat Tajam, Ada Apa?

Ilustrasi bendera China dan Amerika Serikat. Studi ungkap sentiman anti-China di AS meningkat tajam. (REUTERS/ALY SONG)

Jakarta – Sebuah studi mengungkapkan bahwa sentimen anti-China di Amerika Serikat meningkat tajam dalam lima tahun terakhir. Studi yang diungkap lembaga Think-Tank AS Pew Research Center mengungkap bahwa empat dari lima warga AS menyatakan pandangan tidak menyenangkan terhadap China.

Sentimen anti-China kian meningkat sebanyak 83 persen dari 79 persen selama lima tahun terakhir.

“Ada lonjakan besar (sentimen negatif terhadap China) antara tahun 2019 dan 2020, bertepatan dengan pandemi Covid-19 dan juga tahun pemilu,” ucap salah satu surveyor Pew Research Center, Christine Huang seperti dikutip dari SCMP, Kamis (2/5).

“Dan angka tersebut tetap sama, yaitu sekitar 80 persen, jadi sepertinya sebuah pola yang akan terus tetap negatif,” tambah Huang.

Sedangkan warga AS yang memiliki pandangan positif terhadap China menurun hingga 21 persen dan mencapai 16 persen pada tahun ini.

Kecenderungan itu semakin terlihat ketika Donald Trump menjabat sebagai Presiden. Bahkan, terdapat sebuah perusahaan yang diambil alih menjadi milik China.

Terlebih, perang dagang yang diinisiasi Trump hingga memberi sanksi terhadap pejabat China dan Hong Kong diklaim memperparah survey sentimen anti-China yang kian meningkat.

Seorang profesor ilmu politik di George Washington University Todd Belt, menyebut bahwa sentimen itu memungkinkan untuk membuat gerakan anti-China menjadi sebuah isu yang bisa terbawa di pemilu AS mendatang.

Ia juga menyebut bahwa hal ini menjadi perhatian yang lebih serius dan penting untuk diperhatikan.

“Masalah China adalah sebuah pesan yang memperkuat komitmen bagi mereka yang berusia lebih tua dan menganggap hal ini lebih penting dari suatu masalah,” ujar Belt.

Belt kemudian melanjutkan bahwa generasi muda benar-benar memerhatikan bagaimana pemerintah bersikap terhadap sejumlah negara. Oleh sebab itu, isu mengenai kerja sama China beserta kesepakatannya kerap menjadi sorotan anak muda.

Ia lanjut menilai bahwa satu-satunya tindakan anti-China yang benar-benar memberi dampak adalah melalui pelarangan TikTok di AS.

Sebelumnya Presiden AS Joe Biden menandatangani sebuah undang-undang yang melarang TikTok pada bulan lalu. Sejumlah kalangan muda pun turut menyesali perbuatan pemerintahnya itu.

Sebab, tak jarang dari anak muda AS yang disebut memiliki pendapatan tetap dari aplikasi berbasis video tersebut.

Ini mengapa, survey yang ditunjukan oleh Pew Research Center pada 2021 menunjukkan bahwa sekitar 42 persen warga AS menganggap China sebagai musuh AS. Sedangkan hanya enam persen yang menyatakan Beijing sebagai mitra Washington.

Huang juga lanjut mengungkap bahwa hubungan ekonomi dapat menjadi tolak ukur utama dari sentimen warga AS terhadap China.

“Kekhawatiran mengenai hubungan ekonomi dengan China sudah pasti menjadi tren,” ucap Huang.

Sejauh ini, hubungan China dengan AS masih mengalami ketegangan gegara sejumlah konflik yang terjadi. Mulai dari konflik di Timur Tengah hingga Asia Pasifik mendasari ketegangan tersebut.

Warga AS pun turut aktif memantau perkembangan terkini sejumlah kerja sama yang dilakukan Washington di beberapa negara.

Sumber: CNNIndoneesia

Previous Post

Ukraina Respons usai Zelensky Masuk Daftar Buron Rusia

Next Post

Tahapan Pilkada Serentak 2024 Resmi dari KPU

Next Post
Tahapan Pilkada Serentak 2024 Resmi dari KPU

Tahapan Pilkada Serentak 2024 Resmi dari KPU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahlil Jabat Sekjend PAS Aceh Pidie Jaya, Ajak Kader Perkuat Barisan

Mahlil Jabat Sekjend PAS Aceh Pidie Jaya, Ajak Kader Perkuat Barisan

30/09/2026
Meriahkan Maulid Nabi, Majelis Taklim Penyuluh Akhwat Kemenag Aceh Besar Tampil Shalawat

Meriahkan Maulid Nabi, Majelis Taklim Penyuluh Akhwat Kemenag Aceh Besar Tampil Shalawat

30/09/2026
Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Aceh Raya di Rapimnas

Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Aceh Raya di Rapimnas

30/09/2026
Dewan Terima Aspirasi Pedagang di Jalan Tengku Chik Pante Kulu

Dewan Terima Aspirasi Pedagang di Jalan Tengku Chik Pante Kulu

30/09/2026
Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

30/09/2026

Terpopuler

Studi Ungkap Sentimen Anti-China di AS Meningkat Tajam, Ada Apa?

Studi Ungkap Sentimen Anti-China di AS Meningkat Tajam, Ada Apa?

05/05/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com