Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

UIN Ar-Raniry Kirim Lima Mahasiswa Double Degree ke UUM Malaysia

Atjeh Watch by Atjeh Watch
05/05/2024
in Kampus
0
UIN Ar-Raniry Kirim Lima Mahasiswa Double Degree ke UUM Malaysia

Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengirimkan lima mahasiswa untuk mengikuti program “double degree” di Universitas Utara Malaysia selama setahun pada tahun 2024.

Program double degree ini merupakan bagian dari kerja sama antara Kementerian Agama RI bersama 5 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia dengan Universiti Utara Malaysia.

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg menjelaskan bahwa Program Double Degree ini merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara 5 Universitas Islam Negeri (UIN) dengan Universiti Utara Malaysia (UUM), termasuk salah satunya UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang sudah disepakati pada Mei 2023 lalu.

Selain UIN Ar-Raniry Banda Aceh, kelima universitas tersebut yang menjalin kerja sama dengan UUM yakni UIN Raden Fatah Palembang, UIN Mataram, UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

“Program double degree ini merupakan kerjasama Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dengan Universiti Utara Malaysia (UUM) yang dibiayai sepenuhnya melalui beasiswa LPDP,” kata Mujib.

Dengan program tersebut, mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh memiliki kesempatan untuk belajar di UUM selama satu tahun dan akan dilanjutkan di UIN Ar-Raniry pada tahun kedua serta mendapatkan gelar ganda ketika menyelesaikan studi di kedua kampus tersebut.

“Dalam program tersebut mereka harus menyelesaikan pendidikan magisternya di UIN dan di UUM Malaysia dalam kurun waktu dua tahun. Sementara proses perkuliahannya, setahun pertama di UUM kemudian tahun kedua perkuliahannya di UIN Banda Aceh,” kata Prof. Mujib dalam keterangannya, Minggu (5/5/2024) di Malaysia.

Lebih lanjut, Mujib berpesan untuk belajar serius demi menyelesaikan studi. Kemudian para mahasiswa juga harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan dan budaya yang berlaku di negeri dan kampus tersebut.

Menurut dia, seiring dengan upaya peningkatan internasionalisasi pendidikan dan kerja sama internasional dalam rangka mengisi akreditasi Unggul, UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus mendorong agar mahasiswa aktif terlibat dalam program kolaborasi internasional.

Untuk memfasilitasi hal positif itu, kata Mujib, UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus menjejaki kerja sama internasional dengan berbagai universitas asing terkemuka dalam bidang pertukaran pelajar dan program “double degree”.

“Baru-baru ini kita mengirim 13 mahasiswa untuk mengikuti program belajar di dua universitas di Jerman yakni Universitas Albert Ludwigs Freiburg dan Universitas Goethe Frankfurt, program ini merupakan bagian dari kerja sama yang telah terjalin antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan Layanan Pertukaran Akademik Jerman (Deutscher Akademischer Austauschdienst – DAAD).

Berikut adalah 5 penerima penghargaan Program Double Degree PTKIN-UUM dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh:

1. Muhammad Yunizar, mengambil Master in Islamic Finance and Banking di UUM dan Magister Ekonomi Syariah di UIN Ar-Raniry.
2. Muliadi, mengambil Master in Islamic Finance and Banking di UUM dan Magister Ekonomi Syariah di UIN Ar-Raniry.
3. Siti Raihan, mengambil Master in Islamic Finance and Banking di UUM dan Magister Ekonomi Syariah di UIN SGD Bandung.
4. Havna, mengambil Master in Islamic Finance and Banking di UUM dan Magister Ekonomi Syariah di UIN Ar-Raniry.
5. Aulia Rizki, mengambil Master of Education/Islamic Education di UUM dan Magister Pendidikan Agama Islam di UIN Ar-Raniry.

Juga, terdapat mahasiswa dari luar Aceh yang akan melanjutkan studi di UIN Ar-Raniry setelah satu tahun perkuliahan di UUM:

1. Rati Sakti Fitri, mengambil Master in Islamic Finance and Banking di UUM dan Magister Ekonomi Syariah di UIN Ar-Raniry.
2. Azzah Liddiana, mengambil Master of Managerial Communication di UUM dan Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Ar-Raniry.

Previous Post

Bank Aceh Diminta Harus Berperan Aktif Sukseskan PON XXI

Next Post

Halal Bihalal Dewan Dakwah Aceh: Pelaku Dakwah Diminta Tetap Istiqamah di Jalan Dakwah

Next Post
Halal Bihalal Dewan Dakwah Aceh: Pelaku Dakwah Diminta Tetap Istiqamah di Jalan Dakwah

Halal Bihalal Dewan Dakwah Aceh: Pelaku Dakwah Diminta Tetap Istiqamah di Jalan Dakwah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

UIN Ar-Raniry Kirim Lima Mahasiswa Double Degree ke UUM Malaysia

UIN Ar-Raniry Kirim Lima Mahasiswa Double Degree ke UUM Malaysia

05/05/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com