Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Aceh Diminta Perbanyak Gelar Festival Budaya

redaksi by redaksi
13/05/2024
in Pariwisata
0
Aceh Diminta Perbanyak Gelar Festival Budaya

Arsip Foto - Peserta dari Kabupaten Aceh Barat Daya mempersiapkan berbagai kebutuhan saat mengikuti lomba adat perkawinan Aceh Bouh Gaca atau memakai inai pada calon pengantin wanita di Banda Aceh, Aceh, Selasa (7/11/2023). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Banda Aceh – Bank Indonesia (BI) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk memperbanyak dalam menyelenggarakan festival budaya serta agenda pariwisata lainnya, sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah Tanah Rencong itu.

Kepala Bank Indonesia Aceh Rony Widijarto di Banda Aceh, Senin, mengatakan salah satu contohnya seperti pergelaran Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), yang dinilai sukses dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melihat kesuksesan pekan budaya tersebut, tentu penyelenggaraan festival di Aceh patut untuk ditingkatkan. Aceh memiliki berbagai kekayaan budaya mulai dari tari- tarian, tenun, dan masih banyak lagi,” kata Rony.

Penyataan itu disampaikan Rony dalam Laporan Perekonomian Aceh Februari 2024, sebagai rekomendasi kebijakan bagi Pemprov Aceh guna mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh di masa akan datang.

Ia menyebutkan, selain berfungsi sebagai alat untuk memperkenalkan budaya, festival dapat memberikan manfaat ekonomi seperti penjualan barang konsumsi, hunian kamar, transportasi, objek wisata di sekitar kawasan atau kota tempat kegiatan, penjualan merchandise serta lapangan kerja.

Penyelenggaraan festival juga dapat menarik wisatawan mancanegara sehingga berujung pada membuka iklim investasi di daerah. Oleh sebab itu, penyelenggaraan festival budaya dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mendorong perekonomian daerah.

Seperti, kata Rony, agenda PKA 8 pada akhir 2023 lalu, menjadi salah satu upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya, sejarah, dan adat istiadat Aceh.

Beberapa rangkaian yang digelar seperti pawai budaya, pameran, festival kuliner, seminar internasional, pertunjukan dan lomba seni budaya, lomba permainan rakyat, festival busana, festival adat budaya, business matching, serta anugerah budaya.

Kata dia, penyelenggaraan PKA sebagai sebuah festival budaya juga berdampak pada perekonomian daerah. Hal tersebut terlihat pada peningkatan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel selama kegiatan.

Pada November 2023, TPK Aceh mencapai 39,32 persen, lebih tinggi dibanding Oktober 2023 sebesar 33,64 persen.

“Hal serupa juga terlihat dari peningkatan jumlah wisatawan, konsumsi rumah tangga, dan sektor perdagangan yang meningkat pada periode penyelenggaraan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Maka, Bank Indonesia mengharapkan agar potensi yang ada di Aceh semakin dikenal luas oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Melalui ini juga diharapkan dapat mendorong iklim investasi yang lebih baik bagi daerah Serambi Mekkah itu.

Oleh karenanya ke depan, lanjut Rony, perlu adanya penguatan sinergi lintas unsur untuk bersama-sama dalam mendorong promosi potensi Aceh melalui penyelenggaraan festival sehingga dapat mendorong perekonomian Aceh di masa depan.

“Aceh juga memiliki sejarah peradaban serta keindahan alam yang dapat dioptimalkan. Potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui penyelenggaraan festival atau kegiatan serupa lainnya,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

UIN Ar-Raniry Jalin Kerjasama dengan KITLV-Jakarta terkait Kajian Budaya Aceh

Next Post

Ribuan Warga di Aceh Jaya Terdampak Banjir

Next Post
Ribuan Rumah Warga di Singkil Terendam Banjir

Ribuan Warga di Aceh Jaya Terdampak Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

17/04/2026
Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

17/04/2026
Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

17/04/2026
Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

17/04/2026
Seorang Oknum Pria di Nagan Ditahan Polisi Atas Dugaan Kasus Asusila

Seorang Oknum Pria di Nagan Ditahan Polisi Atas Dugaan Kasus Asusila

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Aceh Diminta Perbanyak Gelar Festival Budaya

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com