Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kekurangan Air Bersih di Lhoknga tak Berdampak Penyakit

redaksi by redaksi
17/05/2024
in Nanggroe
0
Kekurangan Air Bersih di Lhoknga tak Berdampak Penyakit

JANTHO – Hasil temuan lapangan tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM, Kamis (16/05/2024), insiden kekurangan air sumur di Lhoknga, belum berdampak munculnya penyakit masiv di masyarakat.

Peninjauan itu dilakukan menyusul adanya pengakuan di media sosial yang menyebutkan kekeringan di kecamatan Lhoknga berdampak munculnya penyakit. “Alhamdulillah, tak terbukti klaim tersebut. Kita elah turun langsung ke lapangan,” kata Pj Bupati Muhammad Iswanto yang ditemui awak media di sela sela acara peninjauan lapangan di Gampong Lancok, Lhonga.

Menurut Iswanto, ia bersama jajaran Dinkes Aceh Besar turun ke lapangan. “Tidak ada, saya tadi bersama Dinkes langsung meninjau ke Gampong Lamcok. Namun, sampai disana tidak ada warga gatal-gatal seperti beredar di media sosial, tapi bila yang sakit satu dua orang itu normatif dan sudah saya perintah kepada Dinkes dan Puskesmas untuk melayani masyarakat apabila ada keluhan tentang kesehatan akibat dampak dari kekurangan air bersih ini,” kata Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto.

Muhammad Iswanto menyatakan sesuai informasi 28 gampong (desa-red) dalam Kecamatan Lhoknga mengalami kekeringan dan sulit memperoleh air bersih sehingga banyak warga yang mengeluh akan hal itu.

“Maka, hari ini Pemerintah Kabupaten Aceh Besar langsung turun ke lapangan dan memastikan terkait laporan dari masyarakat kesulitan memperoleh air bersih akibat kekeringan ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebelum meninjau langsung ke lapangan, pihaknya sudah menginstruksikan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Mountala untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di Kecamatan Lhoknga.

“Jadi, sebelum saya ke lokasi hari ini, sejak 3 hari yang lalu sudah saya perintah langsung pihak PDAM untuk menyuplai air bersih ke sini, karena itu bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah dalam membantu warga yang mengalami musibah,” ujarnya.

Setelah meninjau langsung ke lokasi, Muhammad Iswanto menyebutkan, memang ada empat sampai lima Gampong, tetapi ini bukan krisis air, cuma kekurangan air bersih. Tapi, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menanggapi dan respon cepat untuk hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan.

“Oleh karena itu, saya harap masyarakat untuk membersihkan sumur masing masing sebagai usaha untuk memperoleh air bersih, selain mendapatkan distribusi air bersih dari Pemerintah dan berdoa semoga hujan segara turun agar kekeringan yang melanda Kecamatan Lhoknga khususnya dapat segera berakhir,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu merespon berbagai isu yang berkembang. Karena sekarang Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan selalu merespon cepat terhadap isu yang berkembang di masyarakat.

“Tolong jangan mendahului data-data dan memberikan keterangan informasi, apalagi pihak yang memberikan informasi tidak berada di lokasi bahkan berada di luar Kecamatan Lhoknga,” pungkas Iswanto.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Rupiah Tertekan ke Posisi Rp15.985 Pagi Ini

Next Post

Krak, Jamaah Haji Lansia dapat Prioritas Kursi Kelas Bisnis di Pesawat

Next Post
Krak, Jamaah Haji Lansia dapat Prioritas Kursi Kelas Bisnis di Pesawat

Krak, Jamaah Haji Lansia dapat Prioritas Kursi Kelas Bisnis di Pesawat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketika Kampus dan Bawaslu Bergandengan Tangan: Demokrasi Tidak Cukup Hanya Diawasi, Ia Harus Dididik

Ketika Kampus dan Bawaslu Bergandengan Tangan: Demokrasi Tidak Cukup Hanya Diawasi, Ia Harus Dididik

14/08/2026
Hasil Verifikasi Faktual DPP, 9 DPC Dukung Nurdiansyah Alasta

Hasil Verifikasi Faktual DPP, 9 DPC Dukung Nurdiansyah Alasta

14/08/2026
RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

14/08/2026
Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

14/08/2026
Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

13/08/2026

Terpopuler

Kekurangan Air Bersih di Lhoknga tak Berdampak Penyakit

Kekurangan Air Bersih di Lhoknga tak Berdampak Penyakit

17/05/2024

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com