Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dua Petinggi Enggan Komentari Persoalan ‘Dua Kubu’ di PAS Aceh

redaksi by redaksi
21/05/2024
in Nanggroe
1
Dua Petinggi Enggan Komentari Persoalan ‘Dua Kubu’ di PAS Aceh

BANDA ACEH – Dua petinggi Partai Adil Sejahtera (PAS) enggan mengomentari polemic dua kubu yang tercipta di tubuh partai local hasil besutan para ulama Aceh tersebut.

Ketua Majelis Pimpinan Pusat Partai Adil Sejahtera (MPP-PAS), Tgk. H. Tu Bulqaini Tanjungan, yang ditelepon wartawan, sejak Senin 20 Mei 2024 hingga Selasa malam 21 Mei 2024, tidak menerima panggilan masuk. Demikian juga dengan pesan singkat yang dikirim wartawan via WA, yang bersangkutan juga tidak membalasnya meski dalam status online.

Hal yang sama juga terjadi dengan pimpinan PAS Aceh lainnya, Abi Hidayat Wali. Pesan singkat yang dikirim via WA juga tak direspon.

Sebelumnya diberitakan, konflik internal Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh, salah satu partai local di Aceh, dilaporkan kian tajam. Sejumlah pengurus dilaporkan ancam mundur jika partai local berubah menjadi ‘Partai Alumni Samalanga.’

Hal ini disampaikan salah seorang pengurus kepada wartawan, Senin malam 20 Mei 2024.

“Jadi apa bedanya PAS dengan partai lain. Apa beda PAS dengan PDA,” ujar salah seorang pengurus.

“Dulu kita bilang PDA, partai alumni Seulimuem. Kini PAS malah mau dijadikan Partai Alumni Samalanga. Kami bakal mundur kalau itu terjadi,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya ini.

Diketahui, internal Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh, salah satu partai local di Aceh, dilaporkan pecah menjadi dua kubu jelang persiapan pilkada.

Perpecahan ini diduga berawal dari cekcok pengurus PAS Aceh di grup WA internal partai local tersebut terkait rencana anggota Dewan Musyawarah dan Kebijakan atau Mustasyar PAS Aceh yang akan menggelar rapat khusus pada Kamis pekan ini terkait rencana pemecatan terhadap Ketua PAS Aceh Utara.

Rapat khusus ini rencananya bakal dihadiri oleh Abu Mudi Samalanga.

Sayangnya, percakapan internal PAS Aceh tersebut menyebar keluar dan tersebar di sejumlah grup WA lainnya sehingga jadi konsumsi umum.

Informasi yang diperoleh wartawan, anggota Mustasyar PAS Aceh diketahui seperti Abi Hidayat Wali dan Waled NURA.

Adapun dua kubu yang terbentuk di PAS adalah kubu alumni Dayah Mudi Samalanga dan non alumni Samalanga.

Ketua PAS Aceh Utara sendiri, diketahui saat ini masih dijabat oleh Teungku Muhammad Nur, yang merupakan alumni Dayah Tanoh Mirah Kabupaten Bireuen.

Sedangkan PAS sendiri menjadi partai peraih kursi terbanyak kedua setelah PA di Aceh Utara. PAS meraih 5 kursi DPRK di Aceh Utara dan satu kursi DPR Aceh.

“Biasa itu. Dinamika internal,” ujar salah seorang anggota PAS Aceh yang enggan disebut namanya saat konfirmasi oleh wartawan, Senin 20 Mei 2024.

Namun sosok tersebut enggan menjelaskan lebih lanjut terkait rapat rencana pemecatan Ketua PAS Aceh Utara pada Kamis ini.

Previous Post

MK Tak Terima Gugatan Pileg PPP Dapil Aceh 2 Karena Tak Jelas

Next Post

Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 10 Titik

Next Post
Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 10 Titik

Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 10 Titik

Comments 1

  1. Asnany is says:
    2 tahun ago

    Kalau berita tidak jelas ginian jgnlah di sebarkan ke publik…yg ada hanya hal negatif yg akan muncul.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

Dua Petinggi Enggan Komentari Persoalan ‘Dua Kubu’ di PAS Aceh

Dua Petinggi Enggan Komentari Persoalan ‘Dua Kubu’ di PAS Aceh

21/05/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com