Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Lakpesdam NU Aceh Gelar Seri Pendidikan Politik

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/05/2024
in Kampus
0
Lakpesdam NU Aceh Gelar Seri Pendidikan Politik

Banda Aceh – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) Nahdatul Ulama (NU) Aceh melaksanakan Seri Pendidikan Politik (Sepentik) 1 (satu) dengan tema Pilkada dan Regresi Demokrasi menghadirkan Teuku Kemal Fasya sebagai pembicara tunggal melalui media Zoom Meeting pada tanggal 21 Mei 2024.

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) Ketua Lakpesdam NU Aceh mengkhawatirkan akan kualitas demokrasi dan perpolitikan di Aceh ke depan. Sepentik menjadi media dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat Aceh terkait politik yang berkembang. Meningkatkan pemahaman politik akan memperbaiki sikap politik dalam berbagai momentum agenda demokrasi yang menjadi pilar utama dalam pembangunan.

Sepentik akan dilaksanakan secara berkala dengan menghadirkan narasumber yang pakar dalam topik pilihan. Pelaksanaan Sepentik akan dilakukan secara daring dan juga hibrid untuk menjangkau semua kalangan masyarakat tanpa batas.

Teuku Kemal Fasya dalam penyampaian materinya menguraikan perkembangan geopolitik dan kultural Aceh mulai dari pendekatan etnografis, konflik Aceh, Terbentuknya Partai Lokal dan juga menyoroti politik ulama.

Selain itu Kemal juga melakukan pemetaan terhadap tantangan calon gubernur dan wakil gubernur 2024 dimana Aceh yang masih menjadi Provinsi termiskin di Sumatra, angka stunting yang masih tinggi, DOKA yang menurun tinggal 1 persen, defortasi yang meningkat, problem tata kelola, pemerintah sampai permasalahan revisi UUPA yang belum selesai dan indeks persepsi korupsi Aceh yang belum baik.

Pada materinya Fasya juga memberi prediksi beberapa calon gubernur dan wakil gubernur Aceh yang akan maju dan analisis kemampuan kepemimpinan dan penguatan dan pelemahan demokrasi dalam Pilkada 2024 nanti.

Bercermin pada Pemilu 2024 yang lalu, Teuku Kemal Fasya meyakini praktik money politic akan jauh meningkat pada pelaksanaan Pilkada serentak bulan November 2024. Hal tersebut dikarenakan dalam kampanye akan ada kelompok pemodal yang akan ikut mendanai untuk memenangkan calon kepala daerah, uang haram dari hasil transaksi sabupun juga akan ikut beredar pada Pilkada nantinya.

Atas berbagai praktik politik di Aceh Kemal menyebutkan bahwa Pilkada Aceh akan gagal memberikan wajah demokrasi lokal yang khas, malah mengikuti model demokrasi Jakarta dan kecendrungan yang akan terjadi adalah oligarki dan kartel politik.

Sepentik melalui platform Zoom meeting berlangsung dinamis dengan diskusi hangat yang dipandu langsung oleh Muhajir Al Fairusy**

Previous Post

Jaksa Geledah Kantor BPKD Aceh Barat Terkait Kasus Korupsi Pajak Daerah

Next Post

FISIP UIN Ar-Raniry dan DPD RI Tandatangani MoA untuk Kerja Sama Strategis

Next Post
FISIP UIN Ar-Raniry dan DPD RI Tandatangani MoA untuk Kerja Sama Strategis

FISIP UIN Ar-Raniry dan DPD RI Tandatangani MoA untuk Kerja Sama Strategis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

Lakpesdam NU Aceh Gelar Seri Pendidikan Politik

Lakpesdam NU Aceh Gelar Seri Pendidikan Politik

22/05/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com