MEULABOH – Seorang pengemis ditemukan mengantongi uang tunai Rp 20 juta saat terjaring penertiban di Aceh Barat pada Selasa (25/6/2024).
Pengemis bernama Khairul mengaku berasal dari luar Aceh Barat.
“Uang tunai yang kita temukan ini diduga berasal dari hasil mengemis,” kata Kepala Bidang Trantib Dinas Satpol PP WH Kabupaten Aceh Barat Arsil kepada ANTARA di Meulaboh, Selasa malam.
Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten Khairul sebelumnya ditemukan petugas saat sedang meminta-minta pada sejumlah pedagang di ruas Jalan Sisingamangaraja, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Saat diinterogasi petugas, pengemis tersebut mengaku sudah tiga hari berada di Meulaboh, Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat.
Dia menginap dalam sebuah losmen di pusat pasar setempat. Belum P21, Kejaksaan Masih Teliti Berkas Kasus Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Artikel Kompas.id Saat diperiksa, petugas tidak menemukan identitas resmi kependudukan.
“KTP-nya tidak ada, saat kami periksa, petugas menemukan uang tunai dari tas pelaku peminta-minta ini,” kata Arsil menambahkan.
Selain uang tunai lebih dari Rp 20 juta, petugas juga menemukan barang lainnya seperti lima buah batu cincin dan gelang akar bahar.
“Saat ini pelaku masih berada di kantor, dan masih dikoordinasikan, nantinya akan diserahkan kemana,” katanya.
Arsil mengatakan penertiban pengemis atau gepeng akan terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, sebagai upaya menciptakan suasana yang aman, nyaman dan tertib di lingkungan masyarakat setempat.











