Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

FKIP USK Adakan Bimtek Kurikulum Merdeka

redaksi by redaksi
08/07/2024
in Kampus
0
FKIP USK Adakan Bimtek Kurikulum Merdeka

Wakil dekan 2 FKIP Usk sedang membuka kegiatan Bimtek di Oasis Hotel, Minggu 7 juli 2024.

BANDA ACEH – Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) adakan bimbingan teknis (Bimtek) kurikulum Merdeka bagi 384 orang peserta dari unsur dosen pengajar PPg, guru pamong dan juga mahasiswa PPg Prajabatan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak sabtu dan minggu 6-7 Juli 2024, dibagi ke dalam dua kelas yang berbeda.

Kelas bagi mahasiswa PPg Prajabatan dengan jumlah peserta sebanyak 264 orang dilaksanakan di auditorium lantai 3 FKIP USK pada hari Sabtu. Sedangkan kelas bagi dosen pengajar dan guru pamong yang berjumlah 120 orang dilaksanakan di Oasis Aceh Hotel pada hari Minggu.

Kegiatan bimtek tersebut dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Keuangan FKIP USK, Dr.Amiruddin., M.Si.

Dalam sambutannya Amiruddin menyatakan,“Bimtek ini merupakan pertama yang kita lakukan secara besar-besaran, dengan mengundang narasumber ahli dari UNS Solo. Tujuan kita adakan bimtek ini adalah, agar dosen pengajar PPg dan guru pamong memiliki perspektif yang sama terkait dengan kurikulum Merdeka, sehingga selaras dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa selama proses PPg, baik prajabatan maupun dalam jabatan. Kemudian, Bimtek ini juga kita berikan kepada mahasiswa yang sedang mengikuti PPg, agar mahasiswa yang sudah selesai pendidikan PPg sudah sangat siap menerapkan kurikulum Merdeka dengan baik dan konsisten, apalagi mulai semester depan ini semua sekolah di Aceh wajib menerapkan kurikulum Merdeka dengan tanpa kecuali.”

Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Leny Noviani., S.Pd., M.Si. dosen dari Universitas Negeri Solo (UNS), dan juga sebagai tim pengembang di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) kementerian pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudsitek).

Dalam pernyataanya Leny Noviani menyebutkan bahwa, “setiap sekolah saat ini wajib menerapkan kurikulum Merdeka, apalagi setelah terbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Oleh karena itu, setiap unsur sekolah sudah sepatutnya memiliki pemahaman yang konfrehensif terkait dengan pelaksanaan kerikulum Merdeka ini dengan tanpa kecuali, jadi bimtek hari ini sebagai Langkah utama untuk memastikan ke depan tidak ada alumni peserta PPg yang tidak faham konsep kurikulum Merdeka maupun pelaksanaannya.”

Kegiatan bimtek ini juga turut dihadiri oleh Dr.Sanusi., M.Si (wakil dekan bidang Akademik FKIP USK) dan juga Drs, Abubakar., M.Si (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, alumni dan Kemitraan FKIP USK). LPTK FKIP USK sebagai salah Lembaga yang diberikan izin untuk menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPg) prajabatan pada tahun 2024 ini, dan setiap LPTK diwajikan untuk memperkuat kapasitas dosen, guru pamong dan mahasiswa PPg terkait dengan kurikulum Merdeka.

Pemahaman Kurikulum merdeka secara komprehensif sangat penting bagi mahasiswa Program Pendidikan Guru (PPG) karena mereka adalah calon pendidik yang akan langsung terlibat secara professional dalam proses pembelajaran di sekolah. kurikulum merdeka menekankan pada pembelajaran berbasis proyek, pengembangan kompetensi, dan fleksibilitas dalam metode pengajaran, sehingga mahasiswa PPG perlu menguasai metode-metode ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Kemudian, dengan memahami kurikulum merdeka, calon guru dapat lebih efektif dalam mengembangkan berbagai kompetensi siswa, termasuk kompetensi literasi, numerasi, serta keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, dan mahasiswa PPG yang memahami kurikulum merdeka secara komprehensif akan lebih siap untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut dan terus memperbarui praktik pengajaran mereka.

Selain itu, Ketua Program Pendidikan Profesi Guru (PPg) FKIP USK Dr. Yeni Marlina., M.Pd. menyatakan, “mahasiswa PPg wajib memahami kurikulum merdeka secara konfrehensif, tidak boleh parsial. Hal ini dikarenakan, karena dalam ujian akhir mahasiswa ppg atau dikenal dengan Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG), materi yang diuji adalah materi kurikulum Merdeka, jadi kalau mahasiswa tidak faham materi ini, maka mereka berpeluang tidak lulus menjadi guru professional, karena ini tuntutan dari negara bahwa setiap guru harus professional sebagaimana yang tertuang dalam UU nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.”

Previous Post

Kadinsos Aceh Ikuti Rapat Koordinasi Inflasi dengan Kemendagri

Next Post

Dua Programmer Diskominfotik Isi Talkshow di Bhayangkara Fest 2024

Next Post
Dua Programmer Diskominfotik Isi Talkshow di Bhayangkara Fest 2024

Dua Programmer Diskominfotik Isi Talkshow di Bhayangkara Fest 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

FKIP USK Adakan Bimtek Kurikulum Merdeka

FKIP USK Adakan Bimtek Kurikulum Merdeka

08/07/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com