Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

BPOM Awasi Penggunaan GGL Berlebihan pada Jajanan Siswa di Aceh

redaksi by redaksi
01/08/2024
in Kesehatan
0
BPOM Awasi Penggunaan GGL Berlebihan pada Jajanan Siswa di Aceh

Dokumentasi - Petugas BPOM di Banda Aceh melakukan pengujian kandungan bahan berbahaya pada jajanan anak sekolah di Aceh. (ANTARA/HO-BPOM Banda Aceh)

Banda Aceh – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Banda Aceh mulai memperketat pengawasan kandungan bahan pengawet, pemanis buatan garam, gula, dan lemak (GGL) berlebihan pada jajanan siswa yang masih marak dijual di kantin sekolah.

“Saya kira kita harus bergeser ini lebih pengawalan pada pengawet, pemanis, garam, gula dan juga lemak,” kata Kepala Balai Besar POM di Banda Aceh Yudi Noviandi di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan memang saat ini pihaknya sudah tidak lagi menemukan zat berbahaya seperti borak, formalin, rhodamin B dan methanil yellow pada jajanan anak sekolah.

Hal tersebut diperkuat dengan pengujian 61 sampel jenis makanan oleh BPOM pada empat sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar pada akhir Juli 2924, dan hasilnya tidak ditemukan bahan berbahaya pada jajanan tersebut.

“Sepertinya era bahan berbahaya ini sudah lewat, karena dari 2018 kita sudah lakukan identifikasi, dan 2024 ini sampai sekarang tidak ditemukan lagi,” ujarnya.

Oleh karena itu, pengawasan BPOM di Banda Aceh tidak lagi hanya pada bahan berbahaya tetapi juga pada penggunaan bahan GGL berlebih, yang dinilai juga akan memberi dampak buruk bagi kesehatan anak.

“Edukasinya bergerak ke sana untuk mengawal agar anak-anak ini sebagai generasi penerus mendapat asupan yang tidak cuma bersih, tetapi memang dengan geram, gula lemak yang sesuai untuk mereka,” ujarnya.

Yudi menilai penggunaan GGL secara berlebihan akan memberi dampak buruk bagi kesehatan anak, sehingga perlu adanya pengujian dan pengawasan lebih lanjut guna mencegah makanan tidak aman dijual kepada siswa.

Apalagi, lanjut dia, pada Juni 2024, pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2024 tentang peraturan pelaksanaan undang-undang nomor 17 tahun tentang kesehatan.

Termasuk mengatur batas maksimal kandungan gula, garam dan lemak pada makanan.

“Seyogyanya mulai tahun ini dan ke depan pengawalan jajanan anak sekolah itu difokuskan pada penggunaan pemanis maupun pengawet, dalam arti diperbolehkan dalam kadar tertentu,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Aceh Besar Tambah Satu Puskesmas “Gunung Biram” di Lamtamot Lembah Seulawah

Next Post

Pengurus Jurnalis Ekonomi Aceh Periode 2024-2027 Dilantik

Next Post
Pengurus Jurnalis Ekonomi Aceh Periode 2024-2027 Dilantik

Pengurus Jurnalis Ekonomi Aceh Periode 2024-2027 Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

BPOM Awasi Penggunaan GGL Berlebihan pada Jajanan Siswa di Aceh

BPOM Awasi Penggunaan GGL Berlebihan pada Jajanan Siswa di Aceh

01/08/2024

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com