Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Dokter RS Pirngadi Medan Emosi Kehabisan Obat, Pasien Sampai Meninggal

redaksi by redaksi
02/09/2024
in Nasional
0
Ohku, Mayat Tertutup Pelepah Daun Sawit Ditemukan di Tamiang

Ilustrasi mayat. (Foto: Thinkstock).

Medan – Seorang dokter di RSUD dr Pirngadi Medan tak kuasa menahan emosi setelah seorang pasien yang dirawatnya meninggal dunia karena ketiadaan obat di rumah sakit tersebut.

Luapan amarah sang dokter terhadap kondisi di rumah sakit itu berujung viral di media sosial.

“Innalilahi wa inna ilaihi raji’un. Ada pasien aku exit, meninggal dia. Tahu kenapa klen? Karena ketiadaan obat,” ujar pria yang belakangan diketahui bernama Deni Soeroso, dokter spesialis paru di rumah sakit tersebut dalam video yang dikutip CNNIndonesia.com, Minggu (1/9).

Namun dokter tersebut tidak menyebutkan kapan tepatnya pasien meninggal. Ia menambahkan bahwa kondisi serupa telah terjadi sebelumnya, di mana pasien meninggal akibat ketiadaan obat di rumah sakit milik Pemkot Medan tersebut.

“Aku pusing juga melihat rumah sakit ini. Pening kali aku coba. Sudah dua pasien aku exit. Kan bikin malu aja. Rumah sakit kayak gini masak enggak ada obat,” ujar dokter itu.

Keluhan ini semakin menegaskan kondisi yang memprihatinkan di RSUD dr Pirngadi Medan yang menurut pria tersebut, sering mengalami kekurangan obat, termasuk obat kemoterapi. Ia juga menyampaikan bahwa para dokter terpaksa harus membeli obat sendiri untuk menyelamatkan pasien mereka.

“Sampe kami aku sama coast beli obat tau? Jadi pasien ini meninggal insyaallah dosa nya bukan aku yang tanggung. Kalau nggak kenak delik aku sama malaikat. Karena aku ada niat belum obat, Insyaallah nanti enggak kenak delik aku sama malaikat,” sebutnya lagi.

Dia juga mengarahkan kritiknya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang saat ini tengah mencalonkan diri sebagai gubernur. Ia meminta agar permasalahan ini segera diperhatikan dan diselesaikan.

“Tolonglah pak Bobby, semenjak bapak maju Pilgub ini tolonglah diberesin rumah sakit ini. Pasien-pasien WA-WA aku, ‘aduh dok, obat kemoterapi juga habis’,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kabid Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Gibson Girsang SKep mengonfirmasi bahwa obat-obatan yang dibutuhkan sudah dipesan. Namun, ia menyatakan bahwa distribusi obat membutuhkan waktu. “Obatnya sudah dipesan, hanya butuh waktu untuk distribusi,” papar Gibson.

Namun pihak rumah sakit belum memberikan jawaban yang jelas ketika dimintai rincian lebih lanjut oleh wartawan terkait tanggal pemesanan, estimasi kedatangan obat, dan jenis obat yang dipesan.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat tentang manajemen rumah sakit, terutama terkait ketersediaan obat-obatan yang krusial bagi keselamatan pasien. Rumah sakit milik Pemko Medan ini terus menuai sorotan terkait pelayanannya yang buruk. Bahkan kunjungan pasien ke rumah sakit ini terus mengalami penurunan.

Wadir SDM dan Pendidikan RSUD dr Pirngadi Medan Rina Amelia SPsi MPsi membenarkan bahwa laki-laki yang di dalam video viral tersebut merupakan dokter yang berpraktek di RSUD dr Pirngadi Medan. “Iya benar, dokter Deni spesialis paru,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Medan Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan pihaknya akan menanyakan tentang kebenaran dan klarifikasi manajemen RS Pirngadi beserta dokternya.

“Kami akan tanyakan tentang kebenarannya dan klarifikasi Direktur RS Pringadi beserta dokternya,” tegasnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Helikopter Rusia Jatuh, 17 Orang Tewas dan 5 Masih Hilang

Next Post

Muktamar PKB Tandingan di Jakarta Tunggu Keputusan PBNU

Next Post
Muktamar PKB Tandingan di Jakarta Tunggu Keputusan PBNU

Muktamar PKB Tandingan di Jakarta Tunggu Keputusan PBNU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

21/09/2026
Krak, Jembatan Baru Kutablang Kini Bisa Beroperasi Penuh

Krak, Jembatan Baru Kutablang Kini Bisa Beroperasi Penuh

21/09/2026
GEMPAR 14 FKep USK Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh Jaya

GEMPAR 14 FKep USK Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh Jaya

21/09/2026
Bukan Sekadar Workshop, Ekraf Tantang Gayo Lues Mengubah Ide Menjadi Nilai Ekonomi

Bukan Sekadar Workshop, Ekraf Tantang Gayo Lues Mengubah Ide Menjadi Nilai Ekonomi

21/09/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Menteri Dody: Sudah tidak Ada Lagi Daerah Terisolir di Aceh

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Dokter RS Pirngadi Medan Emosi Kehabisan Obat, Pasien Sampai Meninggal

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com