BLANGPIDIE – Penjabat Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya, Or. Sunawardi, M. Si melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Jeumpa kabupaten setempat, dalam rangka Mengawal Pilkada Damai Tertip dan Lancar, Kamis (12/09/2024).
Kunjungan penjabat kepala daerah tersebut disambut langsung oleh Camat Jeumpa, Arie Warisman, S.IP MT bersama unsur Forkopimcam, Imuem Mukim, para Keuchik dan masyarakat Jeumpa.
Camat Jeumpa Arie Warisman, S.IP MT, dalam sambutannya menyampaikan sedikit gambaran profil kecamatan setempat dan kearifan lokalnya.
“Selamat datang Bapak Bupati Abdya, inilah Kecamatan Jeumpa dengan segala kelebihan dan kekurangannya, mohon bimbingannya bapak untuk pembangunan Jeumpa yang lebih baik,” ucap Arie Warisman.
Ketua Panwaslih Abdya, Wahyu Candra, SH yang juga ikut pada kunjungan tersebut mengatakan, tahapan telah berjalan, tentunya semua elemen harus punya visi-misi yang sama untuk menuju politik Pilkada damai tertip dan lancar.
“Kita punya cita-cita yang sama untuk kelancaran Pilkada tahun ini. Dengan demikian kita juga harus mengunakan rumus K3, yakni Komunikasi, Koordinasi dan Kaloborasi,” ungkap Wahyu Candra.
Penjabat Bupati Abdya, Ir. Sunawardi, M. Si mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga Aparatur Desa (Gampong) termasuk Kepala Desa (Keuchik) agar tidak terlibat secara langsung dalam berpolitik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“ASN, Keuchik dan Aparatur Gampong harus netral. Hak hak pilih itu memang ada, namun keterlibatan secara langsung itu yang dipermasalahkan dan terbentur dengan aturan perundang-undangan,” ujar Sunawardi.
Lanjutnya, perlu diingatkan terkait Undang-Undang nomor 3 tahun 2024 agar tidak terlibat dalam politik praktis.
“Dalam Pilkada ini jika ada yang melanggar maka akan saya tindak tegas. Jadi jangan main-main dengan keterlibatan langsung dalam politik. Fungsi kita sama-sama menjaga agar Pilkada bisa aman dan tertib,” tegasnya.
Dijelaskan, ASN dan unsur pimpinan hingga ke tingkat desa adalah pemerintah, bukan sebagai orang bebas dalam Pilkada seperti masyarakat pada umumnya. Karenanya dalam Pilkada ini dia mengingatkan ASN, keuchik hingga aparatur desa untuk netral.
“Panwaslih hingga ke tingkat desa, tetap bekerja ekstra mensosialisasikan mengenai aturan terkait keterlibatan ASN dan Keuchik dalam Pilkada,” kata Sunawardi.
Menurutnya, ketiga pasangan calon (Paslon) yang maju merupakan putra terbaik Abdya. Jadi tidak perlu adanya perpecahan apalagi pertikaian hingga meruntuhkan tali persaudaraan.
“Kita semua di Abdya bersaudara, tidak baik juga jika ada yang bertikai. Ketika terpilih ada satu orang yang memimpin merekalah menjadi Bupati kita. Bahkan kita akan kembali seperti masyarakat biasa. Maka dari itu mari kita bantu agar Pilkada ini menjadi aman dan lancar,” ungkapnya.
Selain itu, Dia juga mengimbau agar masyarakat yang merasa terancam dalam pelaksanaan Pilkada ini silahkan melapor.
Tim Gakkumdu ada untuk masyakarat, jadi jangan takut dengan ancaman. Kalau ada yang mengancam, laporkan segera untuk diproses.
Amatan awak media, dalam acara kunjungan tersebut juga turut dihadiri anggota Panwaslihcam, para PPK dan unsur terkait lainnya. []











