Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Banjir Masih Genangi Permukiman Warga Subulussalam dan Singkil

redaksi by redaksi
17/10/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Banjir Masih Genangi Permukiman Warga Subulussalam dan Singkil

Dokumentasi - Banjir yang melanda wilayah Kota Subulussalam, Aceh. (ANTARA/HO-BPBD Subulussalam)

Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut banjir masih menggenangi sejumlah kawasan permukiman penduduk di Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam dengan ketinggian air hingga satu meter lebih dengan korban terdampak mencapai ribu jiwa.

Kepala Pelaksana BPBA Teuku Nara Setia mengatakan banjir di Subulussalam melanda 25 desa atau gampong yang tersebar di empat kecamatan dengan korban terdampak sebanyak 13.569 jiwa dari 2.806 kepala keluarga (KK). Namun, tidak ada pengungsi dan korban jiwa.

“Saat ini air masih menggenangi permukiman warga dan merendam jalan desa, baik di Kecamatan Sultan Daulat, Rundeng, maupun Longkib. Air juga masih merendam jalan nasional Subulussalam-Tapaktuan,” katanya dalam keterangan di Banda Aceh, Rabu malam.

Ia menjelaskan banjir merendam sejumlah wilayah di Subulussalam sejak Kamis (10/10), meliputi Kecamatan Sultan Daulat, Rundeng, Longkib, dan Simpang Kiri. Banjir dipicu curah hujan tinggi dengan durasi lama yang melanda wilayah itu.

“Sungai Lae Souraya meluap dan menyebabkan banjir dengan ketinggian air 30 centimeter hingga 1,5 meter,” ujarnya.

Musibah ini merendam ratusan unit rumah penduduk serta jalan antardesa dan jalan nasional Subulussalam-Tapaktuan, Aceh Selatan, tepatnya di Kecamatan Sultan Daulat sehingga mobilisasi sempat terganggu.

“Kondisi terakhir di Kecamatan Sultan Daulat kendaraan sudah dapat lewat dan di Kecamatan Simpang Kiri banjir sudah surut,” ujarnya.

BPBD Subulussalam menyiagakan personel tim reaksi cepat di lokasi banjir, serta menyalurkan bantuan dan mendirikan dapur umum bagi warga terdampak. Petugas BPBD juga mendistribusikan air bersih.

Sementara di Aceh Singkil, BPBA menyebut banjir mulai terjadi sejak Minggu (13/10), melanda 27 desa yang tersebar di Kecamatan Suro, Singkil, Simpang Kanan, Gunung Meriah, dan Kuta Baharu.

Banjir di daerah yang bertetangga dengan Subulussalam ini juga dipicu curah hujan tinggi yang melanda wilayah itu. Akibatnya, air merendam ratusan rumah penduduk, jalan penghubung antardesa, fasilitas umum, sekolah, masjid, balai pertemuan, pustu hingga jalan nasional yang menghubungkan Singkil-Subulussalam. Jalan terputus di dua titik.

“Korban terdampak sebanyak 22.557 jiwa dari 6.149 KK, sementara untuk pengungsi dalam pendataan dan tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Untuk penanggulangan, lanjut dia, BPBD Aceh Singkil menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi banjir dan terus memantau kondisi di lapangan. ⁠Pemkab Aceh Singkil melalui BPBD juga telah melakukan perbaikan darurat jalan yang putus di dua titik di Gunung Meriah.

“Saat ini masih ada banjir dengan ketinggian air 50 centimeter hingga 1,2 meter di Kecamatan Singkil dan Kecamatan Kuta Baharu. Sementara di Kecamatan Suro, Simpang Kanan dan Gunung Meriah air sudah surut,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Jalan Amblas Terdampak Longsor di Gayo Lues Aceh Diperbaiki

Next Post

Prodi IImu Politik Unimal Gelar Lokakarya Kurikulum

Next Post
Prodi IImu Politik Unimal Gelar Lokakarya Kurikulum

Prodi IImu Politik Unimal Gelar Lokakarya Kurikulum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com