Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ir. Sunawardi: Pupuk Subsidi Harus Tepat Sasaran Demi Swasembada Pangan 2024

redaksi by redaksi
18/10/2024
in Nanggroe
0
Ir. Sunawardi: Pupuk Subsidi Harus Tepat Sasaran Demi Swasembada Pangan 2024

Blangpidie – Pj Bupati Aceh Barat Daya, Ir. Sunawardi, menegaskan pentingnya penyaluran pupuk subsidi yang tepat sasaran untuk memastikan kelancaran program tanam padi serentak tahun 2024.

“Saya mengingatkan bahwa pupuk subsidi harus sampai ke tangan petani yang benar-benar membutuhkan,” kata Pj Bupati Sunawardi di Blangpidie, Jum’at (18/10/2024).

Ia mengimbau kepada seluruh distributor di Kabupaten Abdya agar penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran dan tidak boleh dikeluarkan dari Kabupaten Abdya

Ia menekankan bahwa penyaluran pupuk subsidi di Abdya harus benar-benar sampai kepada petani yang membutuhkan, dan dijual ke petani harus sesuai dengan Harga Enceran Tertingi (HET) yang telah ditetapkan Pemerintah.

“Kita tidak ingin ada oknum-oknum yang memanipulasi dan bermain dengan pupuk subsidi ini. Apalagi membawa keluar daerah.” ujarnya dengan nada serius.

Sunawardi menegaskan bahwa penyaluran pupuk subsidi yang tidak tepat sasaran akan merugikan banyak pihak, terutama pemerintah daerah dan petani.

“Jika pupuk subsidi tidak sampai ke petani yang benar-benar membutuhkan, maka produksi padi bisa terganggu dan target swasembada pangan menjadi sulit tercapai,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjut Pj Bupati Sunawardi, akan terus memantau dan mengawasi penyaluran pupuk subsidi ini, baik jenis Urea, maupun NPK.

“Kami akan melakukan pengawasan ketat terhadap penyaluran pupuk subsidi. Jika ditemukan ada penyimpangan, kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas,” kata Sunawardi dengan tegas.

Sunawardi juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi penyaluran pupuk subsidi, dan bila ada ditemukan penyimpangan ataupun di angkut keluar daerah, maka harus laporkan pada pihak berwajib untuk di tindak lanjuti.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama para petani, untuk melaporkan jika ada penyimpangan dalam penyaluran pupuk subsidi. Kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan untuk memastikan pupuk subsidi sampai ke tangan yang tepat,” ujarnya.

Dengan penyaluran pupuk subsidi yang tepat sasaran, diharapkan program tanam padi serentak lebih dari delapan ribu hektar lahan di sembilan Kecamatan dapat berjalan lancar dan sukses dengan harapan mendapat hasil panen yang melimpah.

“Kami berharap dengan penyaluran pupuk subsidi yang tepat sasaran, produksi padi di Abdya akan meningkat dan kita bisa mencapai target swasembada pangan,” tutup Sunawardi.

Disnas Pertanian dan Pangan Abdya mencatat jumlah kuota pupuk bersubsidi tahun 2024 yang diberikan Pemerintah pusat untuk petani daerah itu terdiri jenis Urea sebanyak 5.416 ton dan jenis NPK 3.275 ton.

Kedua jenis pupuk subsidi tersebut disalurkan kepada petani melalui distributor dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni jenis pupuk subsidi Urea Rp 2.250 per kilogram dan NPK Rp 2.300 kilogram.

Previous Post

PJ Bupati Pidie Launching SIPAPI, Apa Itu?

Next Post

“Menjahit Sumber Penghasilan Menjanjikan, Ditengah Perkembangan Industri Kreatif”

Next Post
“Menjahit Sumber Penghasilan Menjanjikan, Ditengah Perkembangan Industri Kreatif”

"Menjahit Sumber Penghasilan Menjanjikan, Ditengah Perkembangan Industri Kreatif"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

02/04/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Dua Jembatan Darurat di Aceh Tengah Kembali Ambruk Akibat Banjir Bandang

02/04/2026
Imigrasi Banda Aceh Tingkatkan Sinergi Pengawasan Orang Asing

Imigrasi Banda Aceh Tingkatkan Sinergi Pengawasan Orang Asing

02/04/2026
FPTI Abdya Adakan Fun Climbing untuk Pelajar, Start Mulai 5 April 2026

FPTI Abdya Adakan Fun Climbing untuk Pelajar, Start Mulai 5 April 2026

02/04/2026
Murid Kota Subulussalam Lulus Sembilan Orang di SNBT 2026, Sebarannya Meningkat

Murid Kota Subulussalam Lulus Sembilan Orang di SNBT 2026, Sebarannya Meningkat

02/04/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

KNPI dan IMM Abdya Soroti Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh

Kapolda Aceh Diminta Tinjau Ulang Pemanggilan Jurnalis Bithe.co, FJA Abdya Ingatkan MoU Polri dengan Dewan Pers

Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh 2026–2031

Cak Imin Tegaskan Selalu Memperjuangkan Kepentingan Aceh di Pusat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com