Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Opini

[Opini] Sibral Malasyi – Hasan Basri Morald Hazard dalam Berpolitik

redaksi by redaksi
02/11/2024
in Opini
0
[Opini] Sibral Malasyi – Hasan Basri Morald Hazard dalam Berpolitik

Oleh Rahmat Fahlevi, S.IP. Penulis adalah alumni Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala.

Pernyataan paslon Cabup-Cawabup 01 Sibral Malasyi & Hasan Basri di sebuah kampanye dengan menyerang golongan tertentu yang mengisi jajaran teras birokrasi kabupaten Pidie jaya 2 periode yang lalu adalah sebuah pernyataan moral hazard dalam berpolitik atau penyimpangan moral.

Walaupun jajaran strategis pemerintah yang dikatakan dalam kampanye tersebut benar namun pemilihan term dan diksi yang dilontarkan paslon 01 sangatlah tidak bagus untuk di dengungkan di ruang publik, apalagi paslon yang berkontestasi dalam pilkada Pidie jaya tahun ini hanya 2 paslon saja yang hal tersebut sangat memungkinkan untuk terjadinya polarisasi dan perpecahan dengan cepat.

Hal sejenis itu sangat peyoratif atau menjatuhkan lawan debat dan kompetitor dengan menyerang pribadi.
Jika desa Cubo dikatakan seperti yang di utarakan oleh paslon 01, statement yang dilontarkan oleh paslon 01 dalam kampanye nya pun adalah standar etika berpolitik abad sebelum masehi dengan menyerang pribadi. Tidak patut paslon yang di dukung oleh para alim ulama melontarkan kalimat seperti itu, ini adalah tindakan kontradiktif dan nir etika apalagi di sebarluaskan di ruang publik yang menjadi tontotan khalayak ramai.

Berbeda halnya dengan tahun 2018 lalu, paslon yang mendaftar sebagai cabup-cawabup 4 paslon atau dengan kata lain perpecahan dan polarisasi sedikit terurai dan tidak terfokus pada salah satu paslon.

Saya sangat berharap ide yang di tuangkan dan misi yang di perjuangkan setiap paslon yang berkontestasi di pilkada serentak ini demi memajukan Pidie jaya dan membenahi seluruh hulu ke hilir permasalahan yang terjadi, melakukan focusing pada komoditas prioritas Pidie jaya, memperluas lapangan kerja dengan mengintensifkan industrialisasi dan hilirisasi pertanian agar masyarakat setempat terdampak dari proses revitalisasi ekonomi ini.

Besar harapan saya agar paslon mencerminkan perilaku pemimpin dalam berkampanye, menyuguhkan perdebatan yang pedagodis atau terdidik agar masyarakat Pidie jaya mendapatkan pendidikan politik yang baik.

Menyulut emosi masyarakat dengan pidato dan orasi politik negative & black campaign demi meningkatkan margin elektabilitas adalah upaya perpecahan dan mengakibatkan disintegrasi dalam masyarakat. Jangan jadikan pilkada sebagai ajang pemecah belah masyarakat yang menimbulkan stereotype pada golongan tertentu yang berdasarkan asumsi subjektif pribadi.

Previous Post

Kocak, Momen Cagub Mualem ‘Gak Nyambung’ di Debat Kedua

Next Post

Wakil Rektor Lepas Kafilah UTU ke MTQ Internasional di Banda Aceh

Next Post
Wakil Rektor Lepas Kafilah UTU ke MTQ Internasional di Banda Aceh

Wakil Rektor Lepas Kafilah UTU ke MTQ Internasional di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penanganan Lubang Raksasa di Aceh Tengah Jadi Prioritas Nasional

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas Akibat Hujan

11/02/2026
TNI Bangun Jembatan Buka Akses Wilayah di Aceh Tengah

TNI Bangun Jembatan Buka Akses Wilayah di Aceh Tengah

11/02/2026
976 Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Ikut Ujian Tulis

976 Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Ikut Ujian Tulis

11/02/2026
Perkuat Kordinasi, Pemkab Aceh Besar Ikuti Rakor Inflasi Nasional

Perkuat Kordinasi, Pemkab Aceh Besar Ikuti Rakor Inflasi Nasional

11/02/2026
Kemenag: Warga Bantu Carikan Tanah Bangun Sekolah Hilang di Pidie Jaya

Kemenag: Warga Bantu Carikan Tanah Bangun Sekolah Hilang di Pidie Jaya

11/02/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026

Meski Sedikit Alot, Akmal Qarasie Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum BPC HIPSI Abdya

Pendemo Tuntut Transparansi Pemkab Pijay Soal Bantuan Bencana

Bawa Ribuan Ekstasi ke Bali, Dua Pria Asal Aceh Diciduk di Pelabuhan Gilimanuk

Buka Muscab ke-IV HIPMI Abdya, Zaman Akli: HIPMI Bukan Hanya Organisasi Sosial, Tetapi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com