Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

TOMPi, Desak Pemerintah Segera Normalisasi Sungai Krueng Teukah

redaksi by redaksi
25/11/2024
in Nanggroe
0

Sigli- Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Pidie sejak Jum’at malam, telah menyebabkan banjir di beberapa Kecamatan seperti di Sakti, Tiro, Keumala, Kembang Tanjong, Delima, Glumpang Tiga, Mutiara Timur, Mutiara, Peukan Baro, Glumpang Baro, Padang Tidji dan Pidie, Sabtu, 23/11/2024.

Banjir musiman ini juga telah merendam beberapa kawasan yang dekat dengan perkantoran pemerintahan di Kota Sigli, seperti misalnya di Gampong Cot Teugoh dan Cot Reng, Kecamatan Pidie.

Muhammad Nur, Sekjen TOMPi, dalam rilis yang dikirimkan ke awak media, Sabtu, 23/11/2024, mendesak Pemerintah Pidie untuk segera melakukan normalisasi sungai di dua desa tersebut yang kerap merendam Kota Sigli sebagai pusat Pemerintahan di Pidie. Banjir juga telah megubah image Pidie sebagai daerah yang tidak diurus secara kolektif, kolegial dan terukur, padahal di dalamnya ada lembaga- lembaga vertikal pemerintah yang tidak kurang satupun dari kabupaten kota lainya di Aceh. Kata M Nur.

Dikatakan Muhammad Nur, Krueng Teukah yang ada di Gampong Cot Teugoh adalah salah satu sub anak sungai yang harus segera dinormalisasikan pemerintah tahun ini, karena debit air di daerah aliran sungai Krueng Baro yang berpusat di Keumala Dalam dan Tangse, sudah melebihi kapasitas saat musim penghujan tiba. Disamping itu, batu- batu gajah yang selama ini berfungsi sebagai alat penahan air telah dikeruk oleh pelaku galian C selama belasan tahun.

Menurutnya lagi, Krueng Teukah selama ini telah banyak ditumbuhi pohon nipah dan pepohonan kayu lainya yang panjangnya mencapai belasan meter keatas sehingga menghambat aliran air, disamping sungainya yang sudah dangkal dan sempit sekali, sehinga saat hujan tiba, airnya kerap meluap keatas pemukiman dan menyebabkan banjir bagi belasan desa dan kantor- kantor pemerintahan di Kota Sigli.

“Kami berharap semua anak sungai DAS Krueng Baro dan Tiro di Pidie, segera dinormalisasikan, ini adalah PR utama bagi Bupati Pidie, karena puncak musim penghujan adalah dibulan Januari, kami berharap kantor pemerintahan, sekolah- sekolah dan fasilitas public lainya jangan sampai berubah menjadi kolam ikan atau kolam renang setiap akhir tahun, ini sangat memalukan”,. Tutup Muhammad Nur.

Akibat luapan sungai Krueng Teukah semakin parah, warga Cot Teungoh terpaksa harus mengungsikan hewan ternaknya

Warga Cot Teungoh yg rumahnya terendam banjir cukup parah menyampaikan bahwa luapan sungai Krueng Teukah kali ini tergolong cukup parah, selain merendam perabotan, korban banjir juga terpaksa harus mengungsikan ternaknya ke tempat yang lebih tinggi.

“Sigo ie raya, sigo abeh anco barang² elektronik ngon abeh mate ubena manok-itek kamoe” ucap Marni, salah seorang warga Cot Teungoh yang rumahnya tergolong cukup tinggi terendam banjir kali ini.

Previous Post

KPI Aceh Ingatkan Lembaga Penyiaran Patuhi Aturan Masa Tenang Pilkada

Next Post

“Mualem Atau Om Bus; Wajah Aceh 5 Tahun Kedepan”

Next Post

"Mualem Atau Om Bus; Wajah Aceh 5 Tahun Kedepan"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

72 Ribu Warga Gayo Masih Terisolir Akibat Jalan Putus Imbas Banjir

TNI Bangun Jembatan Apung di Aceh Tengah

19/01/2026
28 Relawan Temanggung Diberangkat ke Aceh Tamiang

28 Relawan Temanggung Diberangkat ke Aceh Tamiang

19/01/2026
PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik April-Juni 2024

68 Desa Terdampak Bencana di Aceh Belum Teraliri Listrik

19/01/2026
Pemerintah Aceh Berlakukan Pembatasan Kendaraan di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum

Pemerintah Aceh Berlakukan Pembatasan Kendaraan di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum

19/01/2026
Alasan MK Ubah Syarat Pilkada: Aturan Sebelumnya Tidak Adil

Mulak Sihotang Dinilai Tidak Miliki Kedudukan Hukum Uji UU Aceh dan Sumatra Utara

19/01/2026

Terpopuler

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

18/01/2026

PSMS Siap ‘Curi’ Poin dari Persiraja di Banda Aceh

Persiraja ‘Keok’ di Murthala 2-1 Versus PSMS Medan

TOMPi, Desak Pemerintah Segera Normalisasi Sungai Krueng Teukah

Ohku, Ada Oknum Brimob Polda Aceh Desersi dan Gabung Tentara Rusia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com