Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Aceh Diminta Bentuk Lembaga Ekraf untuk Petakan Potensi Lokal

redaksi by redaksi
01/02/2025
in Ekonomi
0
Pemerintah Aceh Diminta Bentuk Lembaga Ekraf untuk Petakan Potensi Lokal

Ilustrasi- Warga mengikuti pelatihan ekonomi kreatif membuat kerajinan dan souvenir khas Aceh di gampong Lambhuk, Banda Aceh, Aceh, Rabu (29/11/2023). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Banda Aceh – Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Kita Kreatif) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh mengusulkan agar Pemerintah Aceh membentuk lembaga ekonomi kreatif (ekraf) untuk memetakan potensi lokal.

“Artinya lembaga ini nanti yang akan berpikir bagaimana mengembangkan potensi daerah Aceh, terutama dari sektor ekonomi kreatif. Dan ini bisa memicu pendapatan asli daerah (PAD),” kata Ketua Piset Kita Kreatif USK Meldi Kesuma, di Banda Aceh, Sabtu.

Meldi menilai ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai sumber PAD. Akan tetapi, saat ini sektor tersebut di Aceh belum memiliki kelembagaan yang kuat karena hanya menjadi bagian dari dinas pariwisata.

“Memang sebaiknya pemerintah membentuk satu lembaga ekonomi kreatif seperti di tingkat nasional. Bahkan, di pusat sudah ada kementerian khusus. Artinya, perlu ada dinas ekonomi kreatif atau minimal lembaga yang fokus dalam pengembangannya,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan lembaga akan lebih efektif dibandingkan dinas ekonomi kreatif, sebab memerlukan waktu panjang dan harus melalui revisi struktur organisasi tata kelola (SOTK) baru serta persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Oleh karena itu, lanjut Meldi, opsi yang lebih cepat adalah membentuk lembaga khusus yang dapat langsung bekerja dalam memetakan serta mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Aceh.

Ia juga menyoroti pentingnya pemetaan potensi ekonomi kreatif di Aceh, mengingat daerah ini memiliki keunikan tersendiri, baik dalam bidang kuliner, fashion, seni, maupun kerajinan tangan.

“Misalnya di Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, hingga Sabang, semua memiliki potensi ekonomi kreatif yang berbeda dan beragam,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya menekankan bahwa keberadaan lembaga tersebut nantinya dapat membantu pemerintah menggali potensi lokal lebih maksimal.

“Dengan adanya lembaga yang lebih kuat, pengembangan UMKM, inovasi produk, dan potensi ekonomi kreatif di Aceh bisa lebih terarah dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian daerah,” demikian Meldi Kesuma.

Sumber: antara

Previous Post

Pemkab Aceh Besar Sedang Tak Baik-baik Saja

Next Post

Harga Batubara Merosot, Industri Kalori Rendah di Aceh Terancam

Next Post
Harga Batubara Merosot, Industri Kalori Rendah di Aceh Terancam

Harga Batubara Merosot, Industri Kalori Rendah di Aceh Terancam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Maulid Nabi DPW Partai Aceh Pidie Jaya, Ratusan Warga Larut dalam Zikir dan Silaturahmi Berujung Senyum Anak Yatim

Maulid Nabi DPW Partai Aceh Pidie Jaya, Ratusan Warga Larut dalam Zikir dan Silaturahmi Berujung Senyum Anak Yatim

20/10/2026
TRK Temui Warga ODGJ dan Keluarga di Kecamatan Seunagan

TRK Temui Warga ODGJ dan Keluarga di Kecamatan Seunagan

20/10/2026
PT PEMA Matangkan Strategi Penguatan Bisnis Hasil Diversifikasi Menuju 2027

PT PEMA Matangkan Strategi Penguatan Bisnis Hasil Diversifikasi Menuju 2027

20/10/2026
Sesudah Diberitakan Bulog Turun ke Sawah, Harga Gabah di Abdya Naik Lagi Rp6.700 Hingga Rp6.800

Sesudah Diberitakan Bulog Turun ke Sawah, Harga Gabah di Abdya Naik Lagi Rp6.700 Hingga Rp6.800

20/10/2026
Pemerintah Kecamatan Jeumpa Gelar Bimtek Penyelarasan dan Tata Cara Perubahan RPJM Gampong 2023-2028

Pemerintah Kecamatan Jeumpa Gelar Bimtek Penyelarasan dan Tata Cara Perubahan RPJM Gampong 2023-2028

20/10/2026

Terpopuler

Polemik Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan, Protes Meluas hingga Tegang dengan Turki

Polemik Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan, Protes Meluas hingga Tegang dengan Turki

18/10/2026

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

Hujan Deras, Gayo Lues Diterjang Longsor Susulan di Desa Ketukah

IKAT Aceh Lepas 208 Mahasiswa Baru ke Al-Azhar Mesir, Harapkan Dukungan Beasiswa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com