Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Opini

Lelucon ‘Efisiensi Anggaran’ Ala Aceh

redaksi by redaksi
27/04/2025
in Opini
0
Lelucon ‘Efisiensi Anggaran’ Ala Aceh

Oleh Syahril Maulid. Penulis adalah warga Aceh yang sedang belajar di Jawa Tengah serta aktif bermedia sosial.

ENTAH apa yang dipikirkan oleh pimpinan eksekutif di Aceh saat ini. Ada sejumlah kebijakan yang kontradiktif selama pemerintahan baru berkuasa.

Dari sejumlah ke-anehan, seperti penunjukan para pejabat tanpa proses pertimbangan yang mantang, seperti Plt Dirut Bank Aceh Syariah hingga Plt Sekda, serta keberadaan ratusan anggota Tim RPJM yang menguras APBA.

Padahal pemerintahan baru berjalan serta belum genap 100 hari kerja. Namun satu persatu kebijakan kontradiktif mulai terbuka satu persatu. Hal ini menjadi sorotan warga Aceh di dunia maya.

Sebagai contoh soal efisiensi anggaran. Seperti halnya pemerintah pusat, efisiensi anggaran ala Pemerintah Aceh seakan menjadi lelucon baru yang menjadi pembicaraan hangat di warung kopi dan media social.

Di satu sisi, kebijakan ‘efisiensi anggaran’ yang didengungkan oleh Presiden Prabowo membuat Pemerintah Aceh melakukan diet ketat untuk seluruh ASN serta tenaga kontrak dan honorer di Satuan Kerja Pemerintahan Aceh. Pos anggaran perjalanan dinas, kegiatan serta belanja ATK serta kebutuhan penunjang kegiatan dikurangi besar-besaran.

Kinerja dituntut maksimal tapi kebutuhan penunjang dibatasi.

Sementara di sisi lain, anggaran rumah tangga gubernur dan wakil gubernur Aceh justru mencapai puluhan miliar. Termasuk juga pembentukan tim RPJM yang berjumlah ratusan orang yang beban kinerjanya diperkirakan bakal ditanggung dalam APBA.

Menurut Koordinator Transparansi Tender Indonesia (TTI), Nasruddin Bahar, dalam rilisnya beberapa waktu lalu, anggaran yang dialokasikan Biro Umum Setda Aceh untuk kebutuhan rumah tangga Gubernur dan Wakil Gubernur, terdapat 138 kegiatan dengan total anggaran mencapai Rp61,7 miliar.

Nilai ini tentu bukanlah sedikit untuk satu tahun. Di antaranya, pengadaan kendaraan dinas yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah untuk pengadaan Toyota Zenix senilai Rp 1,87 miliar, kendaraan dinas Pajero Sport sebesar Rp 3,85 miliar, serta mobil operasional lainnya senilai Rp 3,5 miliar.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran belanja untuk perangkat elektronik pimpinan sebesar Rp 140 juta untuk iPhone, Rp 60 juta untuk iPad, Rp 120 juta untuk tablet, Rp 120 juta untuk MacBook, serta Rp 199 juta untuk alat komunikasi pimpinan.

Kemudian, pengadaan kamera untuk dokumentasi pimpinan senilai Rp 200 juta.

Tak kalah mencengangkan, pengadaan gorden untuk pendopo Gubernur dan Wakil Gubernur masing-masing dianggarkan sebesar Rp 300 juta. Sementara itu, belanja makan-minum serta pakaian dinas tembus diangka lebih dari Rp 11 miliar.

Dengan rincian, makan dan minum rapat Rp 6,6 miliar, makan dan minum aktifitas lapangan mencapai Rp 3,7 miliar dan pengadaan pakaian jas dan baju safari mencapai Rp 1,2 miliar.

Semua nilai ini tentu tak sedikit. Kebijakan yang kontradiktif dengan kebijakan umum ‘efisiensi anggaran’ yang ditaburkan pemerintah saat ini.

Satu sisi, para ASN di sejumlah SKPA diminta berhemat untuk ikat pinggang. Namun di sisi lain, gubernur dan Wagub justru jor-joran untuk kebutuhan mereka. Kebijakan ini tentu bikin geleng-geleng kepala.

Tak hanya itu, baru-baru ini juga menyebar SK tim RPJM Aceh yang berjumlah 436 orang. Keberadaan tim ini merupakan jumlah ‘paling gemuk’ dalam beberapa dekade terakhir.

Seolah-olah pemerintah sekarang ingin agar semua tim sukses-nya, masuk dalam tim RPJM. Ini agar mereka legal dan bisa ‘mencicipi’ anggaran dalam APBA. Tak peduli nanti, tim ini benar-benar bisa bekerja merumuskan RPJM Aceh atau cuma numpang nama agar bisa mengambil honor semata.

Semua ini jelas lelucon yang sedang dipertontonkan di Aceh. Gaya kepemimpinan yang ‘galak-galak lon’ akan berimbas tak baik bagi masa depan Aceh.

 

Previous Post

Kejari Limpahkan ASN Tersangka Korupsi BPKD Aceh Barat ke PN Tipikor

Next Post

Gubernur Kaltim dan Kaltara Sepakat Bangun Jalan Perbatasan Provinsi

Next Post
Gubernur Kaltim dan Kaltara Sepakat Bangun Jalan Perbatasan Provinsi

Gubernur Kaltim dan Kaltara Sepakat Bangun Jalan Perbatasan Provinsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Darwati A. Gani Dorong Literasi dan Daya Kritis dalam Penguatan 4 Pilar

Darwati A. Gani Dorong Literasi dan Daya Kritis dalam Penguatan 4 Pilar

13/09/2026
Polisi Kembali Ringkus Tiga Pelaku Curanmor di Banda Aceh

Polisi Kembali Ringkus Tiga Pelaku Curanmor di Banda Aceh

13/09/2026
Warga Aceh Besar Ditangkap Usai Diduga Terlibat ‘Penggelapan’ Sepeda Motor

Warga Aceh Besar Ditangkap Usai Diduga Terlibat ‘Penggelapan’ Sepeda Motor

13/09/2026
ICMI Aceh Dorong Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan

ICMI Aceh Dorong Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan

13/09/2026
Distan Aceh Besar Hidupkan Kembali Pasar Tani

Distan Aceh Besar Hidupkan Kembali Pasar Tani

13/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Lelucon ‘Efisiensi Anggaran’ Ala Aceh

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com