Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Krak, Panorama Sungai Sejernih Kaca di Lawe Bekung Aceh Tenggara

redaksi by redaksi
30/05/2025
in Pariwisata
0
Krak, Panorama Sungai Sejernih Kaca di Lawe Bekung Aceh Tenggara

Foto Wisatawan di Pantai Barat di Desa Lawe Bekung, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Kamis (29/5/2025)(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO)

KUTACANE – Suasana tenang dan aliran air yang jernih menyambut sore itu di Desa Lawe Bekung, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (29/5/2025). Di sela-sela bebatuan besar, Sungai Lawe Bulan mengalir deras memecah sunyi, dikelilingi hamparan kebun milik warga.

Lokasi yang kini dikenal dengan nama “Pantai Barat” ini awalnya hanyalah kawasan perkebunan dan persawahan. Namun sejak 1998, Bas, pemilik lahan, menyulapnya menjadi destinasi wisata alam yang kini menjadi primadona warga sekitar.

Daya tarik utamanya adalah air sungai yang sangat jernih dan dingin seperti es. Tepian sungai berbatu, dan di beberapa titik tersedia pondok-pondok tempat duduk untuk bersantai. Jika datang bersama keluarga, anak-anak bisa bermain di wahana permainan atau mencoba kolam pemancingan yang tersedia.

“Air sungainya benar-benar dingin. Bagi yang tidak terbiasa, bisa kaget karena dinginnya sedingin air es,” ujar salah satu pengunjung.

Namun, bagi yang ingin berenang, harus ekstra hati-hati. Arus sungai cukup deras dan dipenuhi bebatuan beragam ukuran. Untuk keamanan, pengunjung disarankan berenang sambil berpegangan pada batu-batu besar di sekitar aliran. Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung bisa melalui jalur nasional Kutacane–Aceh Tenggara menuju Kabupaten Gayo Lues.

Setelah sampai di perempatan Lawe Bekung, belok ke kanan dan ikuti jalan aspal mulus yang agak sempit hingga menemukan plang bertuliskan Pantai Barat di sisi kiri jalan. Menariknya, tidak ada tiket masuk ke lokasi ini. Namun, biaya parkir untuk kendaraan roda empat dipatok Rp 25.000.

Sementara itu, biaya sewa pondok hanya Rp 15.000 per unit.

Kawasan ini cenderung ramai saat akhir pekan dan hari libur. Jika datang di hari biasa, suasana cenderung sepi, cocok bagi pencari ketenangan.

Sore itu, dua mobil wisatawan dari Lhokseumawe terlihat singgah. Salah satu di antaranya, Samsul Amar, berharap ada penambahan penunjuk arah agar lokasi ini lebih mudah ditemukan.

“Harusnya dipasang papan pengumuman lokasi wisata di lintas utama, agar mudah menjangkau lokasi ini,” ujarnya.

Wisatawan lainnya, Rico Sunaryo, menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara lebih memperhatikan potensi wisata ini. “Lokasi wisata bagus, alami. Tetap butuh dukungan pemerintah,” katanya.

“Misalnya, melengkapi dengan pembenahan bebatuan di arus sungai. Agar bisa berenang dengan aman dan nyaman.” Jadi, jika Anda melintas di Bumi Sepakat Segenep, tak ada salahnya mampir dan mencoba segarnya air di Pantai Barat. Tapi ingat, jangan lengah—keindahan kadang datang dengan tantangan.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Pemkab Aceh Barat Laporkan Perusakan Kaca Kantor Camat ke Polisi

Next Post

RSUD Meuraxa Miliki Pusat Layanan Penanganan Stroke Terintegrasi

Next Post
RSUD Meuraxa Miliki Pusat Layanan Penanganan Stroke Terintegrasi

RSUD Meuraxa Miliki Pusat Layanan Penanganan Stroke Terintegrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IO UIN Ar-Raniry Hadiri Bimtek Puslapdik, Siapkan Kedatangan Mahasiswa Darmasiswa

IO UIN Ar-Raniry Hadiri Bimtek Puslapdik, Siapkan Kedatangan Mahasiswa Darmasiswa

18/07/2026
Wali Nanggroe Usulkan Aceh Jadi Pilot Project Pengadilan Niaga Syariah Nasional

Wali Nanggroe Usulkan Aceh Jadi Pilot Project Pengadilan Niaga Syariah Nasional

18/07/2026
Perambok Bersenjata Gasak Toko Emas di Aceh Selatan

Perambok Bersenjata Gasak Toko Emas di Aceh Selatan

18/07/2026
Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Aceh Timur-Gayo Lues

Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Aceh Timur-Gayo Lues

18/07/2026
Teungku Muchtar Andhika Resmi Pimpin ICMI Sabang

Teungku Muchtar Andhika Resmi Pimpin ICMI Sabang

18/07/2026

Terpopuler

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

18/07/2026

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Siapa Sebenarnya Sosok Kapolres Abdya yang Baru, Ini Profil AKBP Ade Gita Rachmadi

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com