Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

GREAT Institute Diluncurkan; Siap Dukung Ideologi Progresif Revolusioner Presiden Prabowo

redaksi by redaksi
02/06/2025
in Nasional
0
GREAT Institute Diluncurkan; Siap Dukung Ideologi Progresif Revolusioner Presiden Prabowo

JAKARTA– GREAT Institute, lembaga pemikiran yang mengusung keberanian intelektual dan integritas riset, resmi diluncurkan Selasa (3/6/ 2025) di Jakarta Selatan. GREAT merupakan singkatan dari Global Research on Economics, Advance Technology and Politics. Lembaga ini digagas Dr. Syahganda Nainggolan, yang menjabat ketua Dewan Direktur, bersama sejumlah tokoh nasional, termasuk Moh Jumhur Hidayat sebagai ketua Dewan Pembina.

Peluncuran lembaga tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali tradisi berpikir jernih dan ideologis di tengah dinamika kebijakan nasional yang semakin kompleks. Dalam keterangannya, Dr. Syahganda menyebutkan bahwa GREAT tidak dibangun untuk menjadi pelengkap wacana, melainkan mitra berpikir strategis yang berakar pada data, refleksi, dan cita-cita pendiri bangsa.

“Lembaga ini didirikan untuk menjadi mitra berpikir strategis pemikiran Presiden Prabowo Subianto yang sangat progresif revolusioner dan berpihak kepada kepentingan rakyat Indonesia,” kata Dr Syahganda. Ia menegaskan, GREAT Institute percaya bahwa keberanian berpikir, ideologis dan kejujuran dalam menyuarakan realitas adalah bagian penting dari kerja membangun bangsa.

GREAT, kata Dr Syahganda, akan memosisikan diri sebagai institusi yang terbuka terhadap dialog dan kemitraan dengan berbagai kalangan, tanpa kehilangan independensi dan arah nilai. “Kami tidak hadir untuk ditunggangi siapa pun, melainkan untuk memperkaya opsi kebijakan melalui pendekatan yang ideologis, rasional dan progresif. Ruang nalar harus diperluas untuk kepentingan rakyat, bukan malah disempitkan,” kata dia.

Lebih lanjut Syahganda menegaskan peluncuran GREAT tidak hanya menandai lahirnya sebuah lembaga, melainkan juga semangat baru dalam kehidupan intelektual bangsa yang berpihak pada rakyat. GREAT sejatinya akan menjadi laboratorium gagasan yang menempatkan kebijaksanaan pro-rakyat sebagai fondasi utama dalam menjawab tantangan zaman.

Sebagai bagian dari langkah awal, GREAT telah menggelar, antara lain, kuliah umum bertajuk GREAT Lecture dengan menghadirkan Dr. Greg Poulgrain, sejarawan asal Australia yang dikenal kritis terhadap ketimpangan pembangunan global. Selain itu GREAT juga mengundang Utkarsh Saxena, PhD, ahli artificial intelligence dalam hukum pidana asal Oxford University untuk berbicara dan menjelaskan sistem peradilan yang bersih, berbasis teknologi tercanggih saat ini.

GREAT juga telah melakukan pembahasan tentang Prabowonomics bersama para ekonom terkemuka Indonesia, antara lain, Hatta Rajasa, Anthony Budiawan, Tito Sulistiyo, Prof Dr Dian Masyita, Dr Perdana Wahyu Santosa.

Lembaga ini juga telah membentuk sejumlah desk tematik, masing-masing menggarap isu-isu strategis seperti ekonomi kerakyatan, energi dan ketahanan pangan, transformasi digital, serta geopolitik dan diplomasi. Tim di setiap desk terdiri dari para peneliti lintas generasi yang memiliki pengalaman lapangan maupun akademik. Mereka akan memproduksi naskah kebijakan, riset mendalam, dan membuka ruang partisipasi publik melalui forum-forum tematik.

Seiring peluncuran resminya, GREAT juga akan menjalin kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga riset nasional dan internasional. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat basis data kebijakan dan memperluas jaringan intelektual yang relevan dengan kerja kebangsaan.

Bagi Syahganda, peluncuran GREAT Institute merupakan angin segar yang menghadirkan kembali ruang nalar yang jernih dan produktif. Syahganda mengatakan bahwa bangsa ini tidak butuh lebih banyak retorika, tapi lebih banyak pikiran yang tenang dan bernas.

“Kami ingin agar kebijakan tidak lagi disusun dalam ruang tertutup dan sekadar menguntungkan segelintir orang kaya yang dekat dengan kekuasaan, melainkan dalam cahaya pemikiran yang bisa diuji oleh publik,” ujar Dr Syahganda. Ia berharap GREAT menjadi ruang rujukan baru bagi siapa pun yang ingin berpikir jernih, merumuskan solusi, dan membangun Indonesia dengan kejujuran, keberanian dan pro-rakyat. [ ]

Previous Post

Cabai Merah Sumbang Deflasi Aceh Mei Sebesar 0,59 Persen

Next Post

Demokrat Pidie Gandeng STAI Nusantara Jumpai Calon Penerima Beasiswa Jurusan PIAUD

Next Post
Demokrat Pidie Gandeng STAI Nusantara Jumpai Calon Penerima Beasiswa Jurusan PIAUD

Demokrat Pidie Gandeng STAI Nusantara Jumpai Calon Penerima Beasiswa Jurusan PIAUD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

FSDU IAIN Takengon Gelar Webinar Internasional Al Qur’an-Hadis dan Tantangan Global

FSDU IAIN Takengon Gelar Webinar Internasional Al Qur’an-Hadis dan Tantangan Global

25/09/2026
Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin

Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin

25/09/2026
Baru 42 Madrasah Negeri Aceh Manfaatkan Gedung SBSN

Baru 42 Madrasah Negeri Aceh Manfaatkan Gedung SBSN

25/09/2026
Melati yang Mekar dari Sigli

Melati yang Mekar dari Sigli

25/09/2026
Membanggakan, Siswa SMAN 1 Banda Aceh Torehkan Prestasi Internasional

Membanggakan, Siswa SMAN 1 Banda Aceh Torehkan Prestasi Internasional

25/09/2026

Terpopuler

GREAT Institute Diluncurkan; Siap Dukung Ideologi Progresif Revolusioner Presiden Prabowo

GREAT Institute Diluncurkan; Siap Dukung Ideologi Progresif Revolusioner Presiden Prabowo

02/06/2025

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Ir. Saiful Anwar dan Zuhri Nahkodai DPC PPP Pidie 2026–2031

FPMI Aceh Gelar Bimtek Madrasah Inklusif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com