Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

DPRK: Sudah 71 Hari Warga Seuneubok Pusaka Bertahan di Lokasi Sengketa, Pemkab Belum Turun Langsung ke Lokasi

redaksi by redaksi
05/07/2025
in Lintas Barat Selatan
0
DPRK: Sudah 71 Hari Warga Seuneubok Pusaka Bertahan di Lokasi Sengketa, Pemkab Belum Turun Langsung ke Lokasi

TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan diingatkan sengketa lahan antara warga Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur dengan PT ASN harus segera diselesaikan sebelum konflik semakin parah.

Pasalnya, warga sudah cukup bersabar selama 20 tahun lebih permasalah ini belum ada titik temu, bahkan sekarang warga sudah menduduki lahan sudah lebih 2 bulan belum juga ada penyelesaian dari pemerintah.

“Pemerintah Aceh Selatan jangan tunggu konflik semakin parah baru turun dan selesaikan. Masyarakat sudah cukup sabar lambatnya penyelesaian dari pemerintah Aceh Selatan,” kata anggota DPRK Aceh Selatan, Adi Samridha.

Katanya, posko yang didirikan oleh masyarakat telah dijaga siang dan malam selama 71 hari lebih, namun belum ada satupun pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berkunjung ke lokasi untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan memeriksa bukti-bukti otentik lapangan. Masyarakat sangat berharap agar pemerintah dapat hadir dan melihat langsung kondisi lapangan, mendengar keluhan masyarakat, dan memeriksa bukti-bukti yang ada.

Selain itu, Tim Khusus yang dibentuk oleh Bupati Aceh Selatan juga belum menunjukkan tindakan nyata. Proses penyelesaian yang dilakukan oleh tim tersebut jalan ditempat, hingga sekarang belum ada rekomendasi apapun. Bahkan pada pertemuan tanggal 13 Juni lalu dengan masyarakat, Tim Khusus berjanji akan hadir di lokasi, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda kehadiran mereka.

“Saya ingatkan Tim Khusus yang telah dibentuk itu harus bekerja serius, jangan lambat seperti ini, karena ini bisa picu konflik lebih parah yang berakibat fatal nantinya,” jelasnya.

Anggota Fraksi Partai Aceh ini menyampaikan , dirinya selama ini sudah berusaha dan meminta warga agar tidak melakukan sikap anarkis, harus selalu mengedepankan penyelesaian secara bijak dan persuasif. “Tapi kalau terus berlarut-larut, Kita tidak bisa menjamin kalau warga berbuat diluar kontrol,” jelasnya.

Sengketa lahan ini telah berlangsung lebih dari 20 tahun dan masyarakat Seuneubok Pusaka telah lama menantikan penyelesaian yang adil dan transparan. Oleh karena itu, ia menyerukan kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan nyata dan menyelesaikan masalah ini dengan memperhatikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap pemerintah dapat memprioritaskan kesejahteraan masyarakat dan menyelesaikan sengketa lahan ini dengan cara yang adil dan transparan,” tutupnya.

Previous Post

PPIH Debarkasi Aceh Gelar Doa Bersama di Masjid Komplek Asrama Haji

Next Post

Muslim Ayub Ajak Masyarakat Aceh Patuh Hukum

Next Post
Muslim Ayub: Jadikan Pancasila Sebagai Tonggak Kehidupan Sehari-Hari

Muslim Ayub Ajak Masyarakat Aceh Patuh Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‘Matamuda’ di MAN 3 Aceh Besar Diminta Harus Aman Ramah dan Bebas Perundungan

‘Matamuda’ di MAN 3 Aceh Besar Diminta Harus Aman Ramah dan Bebas Perundungan

13/07/2026
Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

13/07/2026
Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

13/07/2026
Hari Pertama MPLS, Kacabdisdik Aceh Selatan Sambangi Beberapa Sekolah di Kluet Raya

Hari Pertama MPLS, Kacabdisdik Aceh Selatan Sambangi Beberapa Sekolah di Kluet Raya

13/07/2026
Ohku, Sawah Mati di Depan Kantor Bupati Jadi Ujian Nyata Pemulihan Pascabanjir Pidie Jaya

Ohku, Sawah Mati di Depan Kantor Bupati Jadi Ujian Nyata Pemulihan Pascabanjir Pidie Jaya

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com