Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Update; 23 Rumah di Aceh Besar Rusak Akibat Angin Kencang

redaksi by redaksi
21/07/2025
in Saleuem
0
Angin Kencang Landa Aceh Besar, Kalaksa BPBD Himbau Warga Tetap Waspada

Petugas Damkar BPBD Aceh Besar melakukan pembersihan pohon tumbang yang menutupi akses jalan, di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar, Sabtu (19/7/2025). FOTO/ MC ACEH BESAR

Banda Aceh – Angin kencang disertai hujan lebat melanda sejumlah daerah di Aceh sejak beberapa hari lalu. Kondisi itu menyebabkan 23 rumah di Aceh Besar rusak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Nara Setia, mengatakan, puluhan rumah rusak saat terjadi cuaca ekstrem, Minggu (20/7) sore. Bangunan rusak itu terletak di sejumlah desa dalam tujuh kecamatan.

“Selain rumah, angin kencang juga merusak tiga toko di Aceh Besar,” kata Nara kepada wartawan, Senin (21/7/2025).

Rumah warga yang rusak rata-rata terangkat atapnya. Selain itu, ada juga pohon tumbang menimpa bangunan.

Nara menyebutkan, angin kencang juga menyebabkan enam rumah di Aceh Tengah rusak. Insiden itu menimpa warga di Kecamatan Bebesen.

“Tiga rumah rusak ringan, tiga rusak sedang,” jelas Nara.

Sebelumnya, sejumlah daerah di Aceh masih berpotensi terjadi angin kencang hingga Senin 21 Juli mendatang. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 5-35 kilometer perjam dengan kelembaban udara berkisar antara 50% hingga 90%.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil, mengatakan, berdasarkan pengamatan pada 15-17 Juli kondisi angin umumnya bertiup dari arah barat daya dan barat. Saat ini juga terpantau aktifnya gelombang ekuatorial rossby, terdapat daerah belokan angin, konvergensi dan kondisi suhu muka laut yang hangat di Perairan Aceh dapat meningkatkan potensi penambahan massa uap air.

“Beberapa kondisi tersebut dan juga faktor lokal berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Provinsi Aceh terutama pada sore-malam hari,” kata Nasrol dalam keterangannya, Jumat (18/7).

Sumber: detik.com

Previous Post

Kondisi Terbaru PM Israel Netanyahu usai Keracunan Makanan

Next Post

DKPP Periksa KIP Kota Banda Aceh Terkait Dugaan Penggelembungan Suara

Next Post
DKPP Periksa KIP Kota Banda Aceh Terkait Dugaan Penggelembungan Suara

DKPP Periksa KIP Kota Banda Aceh Terkait Dugaan Penggelembungan Suara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

08/06/2026
IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

08/06/2026
Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

08/06/2026
Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

08/06/2026
Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com