Banda Aceh – Mahasiswa Praktikum Mikro Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan Praktikum Mikro di IPWL (Instansi Penerima Wajib Lapor) Kayyis Ahsana Aceh. Tiga mahasiswa yaitu Habibi Idham, Maksumul Fikri, dan Rahmatal Riza melaksanakan praktikum mikro di lembaga rehabilitasi ini.
IPWL Kayyis Ahsana Aceh merupakan lembaga rehabilitasi NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) yang melakukan intervensi dengan pendekatan kombinasi 12 langkah anonymous narcotic, terapeutic community, religi, dan muatan lokal untuk merehabilitasi dan memberikan treatment yang komprehensif.
Selain mengikuti program rehabilitasi yang dilakukan oleh Kayyis Ahsana Aceh, mahasiswa praktikum mikro program studi pengembangan masyarakat islam melakukan intervensi mikro dengan pendekatan Asset Based Community Development.
Mahasiswa praktikum mikro melihat terdapat beberapa aset tengible dan intengible; diantaranya, potensi lahan media tanam dan potensi perilaku kesehatan dan kebugaran jasmani. Mahasiswa praktikum melakukan perencanaan agar aset yang terdapat di lembaga ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan output program adalah perkebunan manual, hidroponik, dan pembuatan alat olahraga sederhana (bar pull up).
Dengan praktikum mikro ini diharapkan mahasiswa praktikum dapat mengambil ilmu dan pengalaman praktik langsung dari IPWL Kayyis Ahsana Aceh untuk pengembangan kapasitas mahasiswa dan penerapan teori-teori pengembangan masyarakat islam yang bermanfaat dan berkelanjutan.










