Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Polisi Periksa Tujuh Saksi Terkait Ledakan Tabung Oksigen di Aceh Barat

redaksi by redaksi
10/11/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Polisi Periksa Tujuh Saksi Terkait Ledakan Tabung Oksigen di Aceh Barat

Suasana gudang pengisian tabung oksigen pasca ledakan yang menewaskan dua orang pekerja dikawasan Desa Gampa, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (5/11/2025). (ANTARA/HO-Satreskrim Polres Aceh Barat)

MEULABOH – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi, dalam kasus ledakan tabung gas oksigen yang menewaskan dua orang pekerja di sebuah gudang di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh yang terjadi pada Rabu (5/11) lalu.

“Pemeriksaan saksi kita lakukan sebagai upaya melakukan serangkaian penyelidikan dalam kasus ledakan gas oksigen,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Roby Afrizal kepada ANTARA di Meulaboh, Sabtu.

Ada pun tujuh orang saksi yang telah dimintai keterangan di Mapolres Aceh Barat diantaranya terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, kepala dusun, tiga orang masyarakat yang menjadi saksi dalam peristiwa ini, serta satu orang korban selaku ayah kandung korban.

Roby Afrizal mengatakan penyelidikan yang dilakukan polisi, sebagai upaya untuk mengetahui apakah peristiwa ledakan tabung oksigen tersebut murni karena faktor kecelakaan kerja atau adanya faktor lain.

Selain itu, penyidik juga telah melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Olah TKP juga sudah dilakukan oleh personel dari Mapolda Aceh di lokasi kejadian, katanya.

Ia menyebutkan, peristiwa ledakan gas oksigen di sebuah lokasi pengisian beralamat di Desa Gampa, Meulaboh, kabupaten setempat pada Rabu (5/11) lalu diduga kuat berasal dari kebocoran tabung.

“Motif sementara ledakan berasal dari kebocoran tabung gas saat proses pengisian,” katanya.

Dalam peristiwa ini sebanyak dua orang warga meninggal dunia akibat terkena ledakan tabung oksigen, mereka diantaranya bernama Ramli (35) berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Korban kedua bernama M Rizki (20) asal Nisam, Kota Lhokseumawe Aceh dengan alamat tempat tinggal di Desa Padang Mancang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Sementara itu, saksi di lokasi bernama Malikul (28), warga Gampong Blang Geunang, Kecamatan Kaway XVI, yang bertugas mengantar tabung gas, selamat dari ledakan.

AKP Roby Afrizal mengatakan pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan upaya penyelidikan, guna memastikan faktor teknis dan kelalaian yang mungkin terjadi dalam peristiwa tersebut.

Dia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden terjadi ketika para pekerja tengah melakukan pengisian ulang tabung gas oksigen. Salah satu tabung diduga mengalami kebocoran, yang kemudian memicu ledakan besar hingga menimbulkan kebakaran di area gudang.

Ledakan tersebut juga menyebabkan kerugian meliputi kerusakan bangunan gudang, tabung gas oksigen, serta peralatan pengisian lainnya.

Sumber: antara

Previous Post

Bupati Al-Farlaky Jemput Pasien Pasung, Aceh Timur Menuju Daerah Bebas Pasung

Next Post

Tiga Mahasiswa USK Harumkan Nama Aceh di Pencak Silat Internasional

Next Post
Tiga Mahasiswa USK Harumkan Nama Aceh di Pencak Silat Internasional

Tiga Mahasiswa USK Harumkan Nama Aceh di Pencak Silat Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026
Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com