Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Krak, Kata Prabowo Ada Swasta Tertarik Manfaatkan Lumpur Banjir di Aceh

redaksi by redaksi
02/01/2026
in Lintas Timur
0
Krak, Kata Prabowo Ada Swasta Tertarik Manfaatkan Lumpur Banjir di Aceh

Presiden Prabowo Subianto.Foto: Eva Safitri/detikcom

Jakarta – Pascabencana banjir bandang di wilayah Aceh terjadi penumpukan lumpur di berbagai titik. Tumpukan lumpur ini ternyata mengundang perhatian dari sejumlah pihak swasta.

Informasi ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

“Gubernur melaporkan ke saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana. Jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya. Silahkan ini saya kira bagus sekali (kalau ada swasta beli lumpur),” ujar Prabowo, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2025).

Atas usulan tersebut, Prabowo meminta minat pihak swasta itu bisa dikaji sehingga bisa segera dieksekusi. Harapannya bisa membantu pelaksanaan pembersihan kuala atau muara sungai.

“Pendangkalan kuala-kuala, pembersihan kuala-kuala, membuka itu saya kira bagus sekali. Jadi akses sungai-sungai dapat bermanfaat bagi kita, sekaligus kita menghadapi kemungkinan cuaca yang ekstrem kita sudah siap,” ujar Prabowo.

“Saya sangat setuju dengan gagasan itu, tinggal nanti dirumuskan bagaimana kita melaksanakannya,” sambungnya.

Sementara itu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga turut menyampaikan usul dari jajaran Kemenhan dan TNI agar menyegerakan pembersihan lumpur yang membuat sungai-sungai besar di Aceh menjadi dangkal.

Setelah pembersihan tersebut, kapal-kapal pembawa bantuan dan alat berat pun bisa dikerahkan secara langsung ke titik-titik pekerjaan penanganan bencana. Berbeda dengan sebelumnya yang harus dipindahkan lebih dulu ke moda angkutan darat.

“Kita lakukan dua sekaligus, satu adalah pendalaman, satu adalah yang membawa alat berat sehingga dia bisa masuk sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya,” kata Sjafrie.

“Kita harus upayakan ini besar-besaran, tidak hanya Tamiang, tapi juga di Bieuren kita kerjakan itu, kita lihat juga kalau ada, di Sibolga,” sambungnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Angkutan Bantuan dan Relawan Dominasi Kunjungan ke Aceh

Next Post

Korban Banjir Aceh Bakal ‘Kaya Raya’ Karena Lumpur, Kok Bisa?

Next Post
Korban Banjir Aceh Bakal ‘Kaya Raya’ Karena Lumpur, Kok Bisa?

Korban Banjir Aceh Bakal 'Kaya Raya' Karena Lumpur, Kok Bisa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

20/09/2026
Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

20/09/2026
PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

20/09/2026
515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Krak, Kata Prabowo Ada Swasta Tertarik Manfaatkan Lumpur Banjir di Aceh

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com