Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Korban Banjir Aceh Bakal ‘Kaya Raya’ Karena Lumpur, Kok Bisa?

redaksi by redaksi
02/01/2026
in Saleuem
0
Korban Banjir Aceh Bakal ‘Kaya Raya’ Karena Lumpur, Kok Bisa?

Ada kabar baik bagi para korban banjir di seluruh Aceh. Saat ini ternyata ada pihak ‘swasta’ yang melirik potensi lumpur yang menerjang rumah warga di akhir November 2025 lalu.

Lumpur tebal yang merusak hampir 18 kabupaten kota Aceh tersebut ternyata bakal segera menjadi nilai ekonomi yang lumayan tinggi. Banyak warga Aceh yang bakal kaya raya jika potensi tersebut beneran digarap.

Bayangnkan, keberadaan lumpur banjir sendiri yang menutup ribuan rumah warga di Aceh pasca banjir jadi persoalan serius. Warga kesulitan membersihkan lumpur. Namun kini tiba-tiba jadi barang yang bakal segera diburu oleh investor swasta.

Jangan tertawa dulu dan mengira hal ini bualan semata. Karena yang menyampaikan hal tersebut adalah orang nomor satu di negara ini.

Ya, informasi ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, beberapa hari lalu.

Nah, uniknya informasi ‘swasta’ yang melirik lumpur banjir Aceh sendiri dilaporkan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kepada Prabowo.

Mualem lapor ke Prabowo dan sang presiden mengungkapkan potensi ‘luar biasa’ tersebut dalam rapat koordinasi. Bukankah ini pembahasan dua level pejabat tinggi di negara ini?

“Gubernur melaporkan ke saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana. Jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya. Silahkan ini saya kira bagus sekali (kalau ada swasta beli lumpur),” ujar Prabowo, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2025).

Atas usulan tersebut, Prabowo meminta minat pihak swasta itu bisa dikaji sehingga bisa segera dieksekusi. Harapannya bisa membantu pelaksanaan pembersihan kuala atau muara sungai.

“Pendangkalan kuala-kuala, pembersihan kuala-kuala, membuka itu saya kira bagus sekali. Jadi akses sungai-sungai dapat bermanfaat bagi kita, sekaligus kita menghadapi kemungkinan cuaca yang ekstrem kita sudah siap,” ujar Prabowo.

“Saya sangat setuju dengan gagasan itu, tinggal nanti dirumuskan bagaimana kita melaksanakannya,” sambungnya.

Sementara itu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga turut menyampaikan usul dari jajaran Kemenhan dan TNI agar menyegerakan pembersihan lumpur yang membuat sungai-sungai besar di Aceh menjadi dangkal.

Setelah pembersihan tersebut, kapal-kapal pembawa bantuan dan alat berat pun bisa dikerahkan secara langsung ke titik-titik pekerjaan penanganan bencana. Berbeda dengan sebelumnya yang harus dipindahkan lebih dulu ke moda angkutan darat.

“Kita lakukan dua sekaligus, satu adalah pendalaman, satu adalah yang membawa alat berat sehingga dia bisa masuk sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya,” kata Sjafrie.

Informasi ini memang bikin geleng-geleng.

Nah, jika merujuk pada statemen para pejabat negara ini. Maka keberadaan lumpur di Aceh perlu segera dilindungi.

Previous Post

Krak, Kata Prabowo Ada Swasta Tertarik Manfaatkan Lumpur Banjir di Aceh

Next Post

Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi Warga Terdampak di Pidie Jaya

Next Post
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi Warga Terdampak di Pidie Jaya

Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi Warga Terdampak di Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

14/01/2026
Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

14/01/2026
Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026
PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

14/01/2026
Dinas ESDM Aceh Terjunkan 70 Relawan Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

Dinas ESDM Aceh Terjunkan 70 Relawan Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

14/01/2026

Terpopuler

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026

Banjir Aceh Diduga Akibat Hilangnya 1.100 Hektar Hutan di DAS Jambo Aye

Krak, Harga Emas di Banda Aceh Capai Rp8 Juta per Mayam

Bandara SIM Aceh Gagalkan Penyelundupan 1,9 Kg Sabu ke Jakarta

Pemkab Pijay Salurkan Beras CPP Bagi Korban Banjir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com