MEUREUDU – Paska Banjir yang meluluhlantakkan Pidie Jaya, hingga merusak fasilitas Umum dan rumah warga, sebulan berlalu kini meski dalam keadaan rusak parah seperti Gedung SD IT Annur.
Pendidikan tetap berjalan, meskipun harus pindah ke Toko di sekitaran Gampong Beunot, Meureudu.
Hal itu dikatakan Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME yang dampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kebupaten Pidie Jaya Muslem, S.Pd saat melakukan peninjauan kondisi Sekolah Dasar Islam Terpadu Annur yang rusak parah akibat banjir yang dipicu oleh perubahan alur sungai DAS Sungai Meureudu, Senin 5 Januari 2025.
Banjir yang menghantam kawasan tersebut menyebabkan bangunan sekolah, ruang belajar, serta sarana pendukung pendidikan mengalami kerusakan, sehingga berdampak langsung pada proses belajar mengajar.
Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan melihat secara langsung kondisi riil sekolah yang terdampak bencana, melakukan evaluasi kerusakan, serta memastikan kehadiran dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabanjir.
Dalam kunjungannya, bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor prioritas yang tidak boleh terhenti meskipun menghadapi bencana alam. Pemerintah daerah, kata dia, berkewajiban memastikan siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan aman.
Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya turut menyalurkan bantuan alat-alat sekolah guna mendukung kelangsungan proses belajar mengajar meskipun bukan lagi di SD IT An-Nur dan pindah di toko di sekitar Gampong Bunot Kecamatan Meureudu.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban siswa, orang tua, serta pihak sekolah yang terdampak. Selain bantuan darurat, bupati juga melakukan pendataan dan kajian teknis terhadap tingkat kerusakan bangunan sekolah dan lingkungan sekitar, termasuk dampak perubahan alur sungai.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merumuskan solusi penanganan jangka menengah dan jangka panjang agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat perbaikan infrastruktur sekolah, normalisasi alur sungai, serta penguatan sistem mitigasi bencana di kawasan rawan banjir
“Manfaat dari langkah ini adalah agar sekolah dapat segera pulih, proses belajar mengajar kembali berjalan normal, serta keselamatan dan kenyamanan siswa maupun guru dapat terjamin,” kata Sibral Malasyi.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap, melalui langkah cepat, kerja nyata, dan sinergi semua pihak, SD IT Annur dapat segera difungsikan kembali secara optimal, serta menjadi lingkungan belajar yang aman dan layak bagi peserta didik.[Mul]











