Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Tokoh Masyarakat Klut Mulai Bicara: Jangan Berlebihan Nilai Bupati H. Mirwan

Admin by Admin
08/01/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Tokoh Masyarakat Klut Mulai Bicara: Jangan Berlebihan Nilai Bupati H. Mirwan

Aceh Selatan – Tokoh masyarakat Kluet Raya, Syahrial, angkat bicara menanggapi berbagai tudingan dan kritik yang selama ini diarahkan kepada Bupati Aceh Selatan H. Mirwan. Menurutnya, kritik yang berkembang di tengah publik belakangan ini dinilai terlalu berlebihan dan cenderung tidak objektif, bahkan berpotensi menyesatkan opini masyarakat.

Syahrial menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi, kritik merupakan hal yang wajar dan sah sebagai bentuk kontrol sosial. Namun demikian, ia menilai kritik seharusnya disampaikan secara proporsional, berbasis data, serta mempertimbangkan kondisi dan keterbatasan pemerintah daerah.

“Kritik itu boleh, bahkan perlu. Tapi jangan sampai berlebihan, apalagi mengabaikan fakta-fakta pembangunan yang sudah dilakukan oleh Bupati
H.Mirwan.

Kalau hanya melihat kekurangan tanpa mengakui capaian, itu sudah tidak adil,” ujar Syahrial kepada media ini Kamis 08/01/2026.

Menurut Syahrial, selama masa kepemimpinan H. Mirwan, sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik di Aceh Selatan, mulai menunjukkan perubahan yang signifikan.

Ia menyebutkan perbaikan infrastruktur dasar, peningkatan akses jalan, jembatan, serta perhatian terhadap sektor sosial dan kemasyarakatan yang sebelumnya terabaikan.

“Banyak pembangunan yang sudah berjalan dan dirasakan langsung oleh masyarakat, meskipun memang belum semuanya sempurna. Jangan menutup mata terhadap kerja-kerja nyata yang sudah dilakukan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kondisi keuangan daerah dan berbagai persoalan warisan pemerintahan sebelumnya yang menurutnya tidak bisa diselesaikan secara instan.

Syahrial menilai Bupati H. Mirwan menghadapi tantangan yang cukup berat, mulai dari keterbatasan anggaran hingga persoalan infrastruktur yang menumpuk selama bertahun-tahun.

“Masalah Aceh Selatan ini bukan baru muncul sekarang. Ada persoalan lama yang menahun. Jadi tidak bijak jika semua beban itu dilimpahkan kepada Bupati H. Mirwan seolah-olah beliau tidak bekerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syahrial mengajak semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, aktivis, dan media, untuk lebih mengedepankan kritik yang membangun serta memberikan solusi, bukan sekadar menyudutkan pemerintah daerah dengan narasi negatif.

Menurutnya, suasana kondusif dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar roda pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan maksimal.

“Kalau kita terus saling menjatuhkan, yang rugi bukan bupati, tapi masyarakat Aceh Selatan sendiri. Yang kita butuhkan sekarang adalah kebersamaan dan pengawasan yang sehat,” ujarnya.

Syahrial juga mengingatkan bahwa Bupati H. Mirwan masih memerlukan waktu untuk merealisasikan seluruh program kerja yang telah direncanakan. Ia berharap masyarakat dapat bersabar dan memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk bekerja.

Di akhir pernyataannya, Syahrial menegaskan bahwa dirinya tidak menolak kritik, namun mengajak semua pihak untuk bersikap adil, objektif, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Mari kita dukung pemimpin yang sedang bekerja, sambil tetap mengawasi. Kritik yang sehat akan memperkuat pemerintah, bukan melemahkan,” pungkas Syahrial.

Previous Post

Omen, Banjir Susulan Kembali Rendam 5 Kecamatan di Aceh Timur

Next Post

148 Ribu Penumpang Bergerak Selama Libur Nataru di Aceh

Next Post
148 Ribu Penumpang Bergerak Selama Libur Nataru di Aceh

148 Ribu Penumpang Bergerak Selama Libur Nataru di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

12/06/2026
Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026
40 Calon Mahasiswa Al-Azhar Ikuti Ujian Kenaikan Level Bahasa Arab di Al Zahrah Bireuen

40 Calon Mahasiswa Al-Azhar Ikuti Ujian Kenaikan Level Bahasa Arab di Al Zahrah Bireuen

12/06/2026
Disperindag Aceh Target Miliki Lembaga Sertifikasi Produk SNI

Disperindag Aceh Target Miliki Lembaga Sertifikasi Produk SNI

12/06/2026
Menag Dukung Pengembangan Pendidikan Keagamaan di Aceh

Menag Dukung Pengembangan Pendidikan Keagamaan di Aceh

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Tokoh Masyarakat Klut Mulai Bicara: Jangan Berlebihan Nilai Bupati H. Mirwan

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com