Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

redaksi by redaksi
17/01/2026
in Lintas Timur
0
Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh

Suasana pusat Kota Kuala Simpang yang luluh lantak akibat banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 6 Desember 2025. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso

Banda Aceh – Sebanyak 155.193 jiwa atau sekitar 49.800 kepala keluarga (KK) hingga kini masih bertahan di pengungsian pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025. Pemerintah terus memacu pembangunan hunian sementara (huntara) sebagai bagian dari upaya pemulihan.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan para pengungsi tersebar di 988 titik lokasi pengungsian di sejumlah kabupaten dan kota.

“Pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa,” kata Murthalamuddin, Jumat, 16 Januari 2026.

Selain itu, pengungsi juga masih tercatat di Aceh Timur (8.507 jiwa), Aceh Tengah (8.021 jiwa), Bireuen (5.895 jiwa), Bener Meriah (2.116 jiwa), Nagan Raya (1.763 jiwa), Lhokseumawe (138 jiwa), serta Pidie (137 jiwa).

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman. Tercatat 148.819 unit rumah terdampak, dengan rincian 64.740 unit rusak ringan, 40.114 unit rusak sedang, serta 29.755 unit rusak berat atau hilang. Hingga kini, pendataan merinci 14.210 unit rumah mengalami rusak berat dan 1.942 unit hilang.

“Pemerintah bersama unsur terkait terus mempercepat pembangunan huntara bagi warga yang masih mengungsi, sembari menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap),” ujar Murthalamuddin.

Sementara itu, sebanyak 24 desa di Kabupaten Aceh Tengah masih mengalami keterisolasian akibat bencana hidrometeorologi yang melanda pada akhir November 2025. Wilayah yang masih terisolir tersebar di Kecamatan Bintang, Ketol, Silih Nara, Rusip Antara, dan Linge.

“Total penduduk yang terdampak mencapai 10.914 jiwa,” kata Murthalamuddin.

Jembatan Bailey Wih Kanis di Kampung Mangku, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, kembali dapat dilintasi. Foto: Istimewa

Di Kecamatan Ketol, sembilan desa masih terisolir dengan total penduduk terdampak 4.951 jiwa akibat terputusnya jembatan dan longsor. Di Kecamatan Silih Nara, dua desa dengan 254 jiwa terisolir karena putusnya jembatan. Lima desa di Kecamatan Rusip Antara (2.765 jiwa) dan tujuh desa di Kecamatan Linge (2.362 jiwa) juga masih sulit diakses.

Pemerintah terus berupaya mempercepat penanganan darurat serta pemulihan akses ke wilayah-wilayah yang masih terisolir, termasuk melalui pembukaan jalur darat sementara dan penanganan infrastruktur rusak.

“Upaya penanganan terus dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat kembali normal, terutama di desa-desa yang hingga kini masih terisolir,” kata Murthalamuddin.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Next Post

Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Next Post
Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

05/08/2026
Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

05/08/2026
Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

05/08/2026
Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

05/08/2026
Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

05/08/2026

Terpopuler

Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh

155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

17/01/2026

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com