Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Krak, Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Rp50 Juta untuk Meugang

redaksi by redaksi
10/02/2026
in Ekonomi
0
Krak, Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Rp50 Juta untuk Meugang

Ilustrasi - Pedagang memotong daging sapi saat melayani pembeli di kawasan Mata Ie, Blangpidie, Aceh Barat Daya, Aceh (ANTARA FOTO/Khalis Surry)

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyediakan anggaran Rp50 juta per desa terdampak bencana hidrometeorologi Aceh, agar warga bisa mendapatkan daging saat tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026.

“Respon dari pak presiden minggu lalu sudah setuju memberikan sapi meugang kepada daerah terdampak. Anggarannya Rp50 juta per desa,” kata Fadhlullah, di Banda Aceh, Senin.

Pernyataan itu disampaikan Fadhlullah kepada awak media usai memimpin rapat koordinasi penyaluran daging meugang untuk masyarakat terdampak bencana Aceh, di kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf pernah mengusulkan adanya bantuan sapi meugang untuk masyarakat terdampak bencana Aceh menyambut Ramadhan, dan kini telah mendapatkan respon positif dari pemerintah pusat.

Fadhullah menjelaskan, bantuan sapi meugang tersebut diberikan untuk 1.455 desa terdampak berdasarkan data verifikasi terakhir, masing-masing desa diberikan Rp 50 juta atau patokan harga sapi tertinggi.

“Desa yang ditetapkan terkena bencana 1.455 desa. Itu lah yang akan mendapatkan sapi meugang sebelum bulan puasa ini,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, bantuan Presiden tersebut diberikan dalam bentuk uang melalui rekening pemerintah daerah terdampak. Kemudian, pemerintah kabupaten/kota yang membeli atau membagikan kepada masyarakat.

“Bantuan (sapi meugang) Presiden dalam bentuk uang. Kami memastikan nanti uan dikirimkan ke kabupaten/kota,” katanya.

Fadhullah menegaskan, harga sapi di daerah memang tidak sampai Rp50 juta per ekornya, artinya bisa dibelikan hingga dua sapi per desa, tetapi untuk teknisnya nanti dikembalikan kepada pemerintah kabupaten/kota terdampak.

“Patokan pusat memberikan harga sapi tertinggi, Rp50 juta itu bisa beli dua, tapi teknis penyalurannya di kepala daerah semua. Maka, kami juga terus berkoordinasi dengan pusat bagaimana teknisnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, meski banyak ternak di Aceh mati diterjang banjir, dipastikan menjelang meugang nanti tetap tersedia di Aceh, karena banyak didatangkan sapi dari luar.

Saya rasa di daerah kita masih ada sapi juga, biasanya saat meugang datang sapi dari luar ke Aceh. Solusinya kita pikirkan nanti, sekarang yang penting anggaran sudah tersedia,” demikian Fadhlullah.

Sumber: antara

Previous Post

Mahasiswa STIK Terjun Bantu Warga Aceh Pascabencana

Next Post

Korban Banjir Bandang di Nagan Raya Dipersilahkan Bangun Hunian Mandiri

Next Post
Korban Banjir Bandang di Nagan Raya Dipersilahkan Bangun Hunian Mandiri

Korban Banjir Bandang di Nagan Raya Dipersilahkan Bangun Hunian Mandiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com