Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Mahasiswa USK Bangun Desa Tangguh Bencana di Genuren Aceh Tengah

redaksi by redaksi
14/02/2026
in Lintas Tengah
0
Mahasiswa USK Bangun Desa Tangguh Bencana di Genuren Aceh Tengah

TAKENGON – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan membangun desa tangguh bencana berbasis rehabilitasi lingkungan dan edukasi kebencanaan di Desa Genuren, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Mahasiswa gabungan dari Program Studi Teknik Pertambangan, Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Arsitektur USK melakukan penelusuran jejak bencana sebagai tahap awal penyusunan peta mitigasi bencana. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyusuri langsung wilayah desa untuk mengidentifikasi area sangat rawan, rawan, dan relatif aman dari potensi bencana.

Dosen Pengawas Lapangan, Ir. Sofyan, ST, MT, Ir. Pocut Nurul Alam, MT, dan Dr. Ir. Elysa Wulandari, M.T, dalam penyampaiannya kepada reje (Kepala Desa) Genuren menjelaskan bahwa penyusunan peta mitigasi bencana menjadi bagian penting dari fokus program.

“Karena salah satu fokus utama kami adalah edukasi bencana, maka kami bersama adik-adik mahasiswa akan berusaha menyusun peta mitigasi bencana yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” ujar Sofyan.

Perwakilan mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan, M. Zhiqra Al Khatami, menjelaskan bahwa peta mitigasi tersebut dirancang sebagai media edukasi visual yang mudah dipahami oleh masyarakat desa.

“Kami akan memaksimalkan fungsi peta mitigasi sebagai sarana edukasi agar masyarakat dapat memahami risiko bencana di wilayahnya secara lebih jelas dan terarah,” jelasnya.

Dalam prosesnya, mahasiswa melakukan pendataan jejak bencana serta pemetaan wilayah dengan berjalan kaki hingga beberapa kilometer, menyusuri kontur desa dan titik-titik yang berpotensi terdampak bencana. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dengan peralatan sederhana.

Mahasiswa Teknik Pertambangan, M. Tri Sulthan Nurrahman, menegaskan bahwa proses pemetaan membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

“Proses pemetaan kemungkinan berlangsung cukup lama karena kami bermodalkan observasi lapangan secara langsung dan alat seadanya. Namun, kami tetap berupaya maksimal demi mengedukasi masyarakat yang masih awam terkait mitigasi bencana,” ungkapnya.

Kegiatan ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, di mana mahasiswa tidak hanya melakukan kajian akademik, tetapi juga terjun langsung memberikan solusi berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa berharap peta mitigasi bencana yang dihasilkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat Desa Genuren dalam mengenali potensi risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Program Mahasiswa Berdampak ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik dalam memperkuat ketangguhan desa maupun dalam menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Previous Post

Kanwil Kemenag Aceh Survei dan Simulasi Pemutakhiran Data Wakaf di KUA

Next Post

Mahasiswa Unpad Realisasikan Program Air Bersih untuk Warga Aceh Tamiang

Next Post
Mahasiswa Unpad Realisasikan Program Air Bersih untuk Warga Aceh Tamiang

Mahasiswa Unpad Realisasikan Program Air Bersih untuk Warga Aceh Tamiang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muhammad Syuhada Apresiasi Kinerja Bupati Aceh Timur dalam Pembangunan Infrastruktur

Muhammad Syuhada Apresiasi Kinerja Bupati Aceh Timur dalam Pembangunan Infrastruktur

11/09/2026
USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kembali Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan Aceh

USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kembali Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan Aceh

11/09/2026
Bakesbangpol Edukasi 140 Tokoh se Kota Banda Aceh

Bakesbangpol Edukasi 140 Tokoh se Kota Banda Aceh

11/09/2026
Bupati Aceh Jaya Rotasi Empat JPT Pratama, Dorong Birokrasi Lebih Profesional

Bupati Aceh Jaya Rotasi Empat JPT Pratama, Dorong Birokrasi Lebih Profesional

11/09/2026
Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

11/09/2026

Terpopuler

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

10/09/2026

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

Mahasiswa USK Bangun Desa Tangguh Bencana di Genuren Aceh Tengah

Didukung TJSL Pertamina, Yayasan Wakaf Haroen Aly Bangun Tempat Wudhu Masjid Al-Mansoor

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com