Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra menyerahkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Senyar Tahap II di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Penyerahan bantuan dilakukan Ketua Satgas PRR yang juga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah terdampak. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 13 kepala keluarga disaksikan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Satgas PRR juga menyerahkan lima unit fire pump kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, yang diterima langsung oleh Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, sebagai dukungan terhadap upaya pemulihan lingkungan yang dilaksanakan bersama Praja IPDN. Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas PRR Pascabencana Sumatra Safrizal Zakaria Ali, mengatakan bantuan stimulan perbaikan rumah merupakan langkah konkret pemerintah untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
“Bantuan ini tidak hanya mencerminkan kehadiran negara, tetapi juga wujud komitmen bersama agar masyarakat segera pulih dan kembali beraktivitas normal,” kata Safrizal dilansir Antara, Rabu, 22 April 2026.
Adapun, total bantuan yang disalurkan mencakup 2.336 unit rumah rusak ringan, 1.722 unit rumah rusak sedang, dan 1.889 unit rumah rusak berat, dengan mayoritas berada pada kategori kerusakan ringan. Distribusi bantuan difokuskan pada empat kecamatan terdampak signifikan, yakni Rantau, Karang Baru, Bandar Pusaka, dan Bendahara. Kecamatan Rantau tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, disusul Karang Baru, Bandar Pusaka, dan Bendahara.











