BANDA ACEH – Guna meningkatkan kepedulian antar sesama khususnya pada yang ada di lingkungan sekolah yang kurang kepada anak yatom dan fakir miskin, SMA Negeri 9 Banda Aceh menyembelih bewan kurban berupa 9 ekor lembu pada momen hari raya Idul Adha 1447 H.
Penyembelihan hewan kurban itu yang dihadiri semua warga sekolah berlangsung di halaman SMA Negeri 9 Banda Aceh, Jum’at (29/5/2026).
Kepala SMA Negeri 9 Banda Aceh, Zulfikar SE MSi kepada media ini mengatakan, tahun ini sekolahnya berhasil memotong hewan kurban sebanyak 9 ekor lembu untuk di qurbankan pada hari raya Idul Adha 1447 H.
“Hewan kurban sejumlah 9 ekor lembu ini merupakan sumbangan dari guru dan tenaga pendidik, komite sekolah serta semua siswa SMA Negeri 9 Banda Aceh,” ujar Zulfikar.
Katanya, daging kurban ini akan dibagikan kepada anak yatim dan piatu serta anak kurang mampu bagi siswa yang ada di SMA Negeri 9 Banda Aceh.
Kemudian disebutkannya, daging kurban ini akan dibagikan kepada fakir miskin yang berada di sekitaran lingkungan sekolah yakni Gampong Lhoong Raya dan gampong tetangga lainnya.
Zulfikar menjelaskan, umat Islam dianjurkan untuk berqurban saat Idul Adha sebagai bentuk ketaatan dan wujud syukur kepada Allah Swt, serta untuk meneladani kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.
Lebih lanjut diungkapkannya, pelaksanaan ibadah kurban memiliki beberapa makna dan tujuan utama, antara lain simbol ketaatan yakni, rintah qurban didasarkan pada ujian keimanan Nabi Ibrahim yang diminta mengorbankan putranya, sebagai gantinya Allah Swt mengganti Ismail dengan seekor hewan sembelihan.
Kemudian disebutkannya, bentuk syukur yaitu, kurban menjadi sarana bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah Swt dengan berbagi kepada sesama.
Selanjutnya, kesalehan sosial adalah, daging qurban di distribusikan kepada fakir miskin dan kerabat, sehingga mempererat ukhuwah (persaudaraan) dan membantu sesama.
“Penyucian harta, merupakan ibadah yang juga berfungsi untuk mensucikan rezeki dan harta yang dimiliki dari hak orang lain,” kata Zulfikar.
Dikatakannya, secara hukum, mayoritas ulama (mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali) menetapkan bahwa ibadah qurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi muslim yang mampu. Meskipun tidak diwajibkan, ibadah ini memiliki keutamaan yang sangat besar di sisi Allah Swt.
Zulfikar mengucapkan, terima kasih kepada semua warga sekolah dan komite yang telah membangun solidaritas ini untuk berjurban dan bahu membahu secara gotong royong demi suksesnya pelaksanaan kurban di sekolah ini.
“Semoga kurban warga SMA Negeri 9 Banda Aceh mendapatkan pahala di sisi-Nya, dan bagi masyarakat yang menerimanya semoga bermanfaat,” imbuh Zulfikar.
Sementara itu, ketua panitia kurban, Misri SPd menyebutkan, proses penyembelihan hingga pembagian daging dilakukan secara gotong royong oleh panitia bersama warga sekolah.
Menurutnya, pendistribusian daging qurban diprioritaskan kepada warga sekolah dan masyarakat sekitar agar manfaat kurban dapat dirasakan secara merata.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Semangat kebersamaan sangat terlihat, mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging kepada para penerima,” pungkas Misri.










