Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Sungai Krueng Aceh Keruh Diduga Akibat Aktivitas Tambang Ilegal, KAMMI Aceh Besar Tagih Janji Mualem dan Syech Muharram ‎

redaksi by redaksi
03/07/2026
in Lintas Timur
0
Sungai Krueng Aceh Keruh Diduga Akibat Aktivitas Tambang Ilegal, KAMMI Aceh Besar Tagih Janji Mualem dan Syech Muharram ‎

‎JANTHO – Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Besar menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi Sungai Krueng Aceh yang dilaporkan terus mengalami kekeruhan dan diduga kuat berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan hulu Krueng Aceh, khususnya wilayah Jalin, Kota Jantho.

Sejumlah laporan masyarakat dan pemberitaan media menyebutkan bahwa kondisi sungai yang sebelumnya jernih kini berubah keruh dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat serta mengancam sumber air bagi wilayah hilir.
‎
‎Ketua PD KAMMI Aceh Besar, Wudda Fauzan menyatakan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa. Krueng Aceh merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Aceh Besar hingga Banda Aceh. Kerusakan yang terjadi di kawasan hulu akan memberikan dampak luas terhadap lingkungan, ekonomi masyarakat, dan keberlangsungan sumber daya alam daerah.
‎
‎”Kami menilai pemerintah harus hadir secara nyata dalam menyelesaikan persoalan ini. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal yang diduga merusak lingkungan,” ujar Wudda yang juga masyarakat gp. Lam Hasan, Peukan Bada.
‎
‎KAMMI Aceh Besar juga menagih komitmen dan janji politik Gubernur Aceh, Mualem, serta Bupati Aceh Besar, Syech Muharram, yang selama ini menyampaikan komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi kepentingan masyarakat.

Menurut KAMMI, saat ini adalah momentum bagi kedua pemimpin tersebut untuk menunjukkan keberpihakan kepada rakyat melalui langkah-langkah konkret dalam menghentikan aktivitas tambang ilegal yang merusak kawasan hulu Krueng Aceh.
‎
‎KAMMI Aceh Besar mendesak Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Besar segera mengambil langkah tegas menghentikan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan Jalin dan hulu Krueng Aceh.

KAMMI juga meminta aparat penegak hukum melakukan penindakan tanpa pandang bulu terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal.

‎Pemerintah juga didesak untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap dampak lingkungan yang telah ditimbulkan serta memastikan proses pemulihan kawasan yang terdampak.

“Seluruh pemangku kepentingan juga harus melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan perlindungan kawasan hutan serta daerah aliran sungai,” ujarnya.

‎‎KAMMI Aceh Besar menegaskan bahwa kelestarian lingkungan bukan hanya persoalan hari ini, tetapi menyangkut masa depan generasi Aceh.

Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh menunda tindakan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan dan sumber air masyarakat. Temuan berbagai pihak menunjukkan adanya aktivitas PETI yang masih berlangsung di kawasan Jantho dan memerlukan penanganan serius dari pemerintah serta aparat penegak hukum.

‎”Jangan biarkan Krueng Aceh menjadi korban pembiaran. Kami menunggu keberanian dan keseriusan pemerintah dalam menepati janji menjaga lingkungan serta melindungi hak masyarakat atas sumber air yang bersih dan lestari.”

Previous Post

HMI Komisariat FAH UIN Ar-Raniry Gelar Symposium Peradaban

Next Post

Kepala DPMPTSP Banda Aceh Jajaki Peluang Investasi di Forum Bisnis Rakernas APEKSI 2026

Next Post
Kepala DPMPTSP Banda Aceh Jajaki Peluang Investasi di Forum Bisnis Rakernas APEKSI 2026

Kepala DPMPTSP Banda Aceh Jajaki Peluang Investasi di Forum Bisnis Rakernas APEKSI 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

07/10/2026
PEMA Sepakati Kerjasama Investasi dengan Dua Perusahaan Malaysia

PEMA Sepakati Kerjasama Investasi dengan Dua Perusahaan Malaysia

07/10/2026
Syech Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat

Syech Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat

07/10/2026
Pemkab Aceh Barat Perkuat Mitigasi Antisipasi Dampak Bencana Alam

Pemkab Aceh Barat Perkuat Mitigasi Antisipasi Dampak Bencana Alam

07/10/2026
Bupati TRK Tinjau SPPG, Pastikan Makanan MBG Aman dan Bergizi

Bupati TRK Tinjau SPPG, Pastikan Makanan MBG Aman dan Bergizi

07/10/2026

Terpopuler

Sungai Krueng Aceh Keruh Diduga Akibat Aktivitas Tambang Ilegal, KAMMI Aceh Besar Tagih Janji Mualem dan Syech Muharram ‎

Sungai Krueng Aceh Keruh Diduga Akibat Aktivitas Tambang Ilegal, KAMMI Aceh Besar Tagih Janji Mualem dan Syech Muharram ‎

03/07/2026

Pemkab Abdya Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Agung Baitul Ghafur

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

Didong Jalu di Banda Aceh! Kebinet vs Sriwijaya Siap Adu Syair Malam Minggu ini

PPUU DPD RI dan PEMA Gelar FGD di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com