BANDA ACEH – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Pemerintah Aceh menyelenggarakan apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh jajaran manajemen, tenaga medis, serta staf administratif di halaman utama rumah sakit, Senin (6/7/2026).
Apel pagi yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh dr. Hanif, yang sekaligus menandai momen perdana beliau bertindak sebagai Pembina Apel sejak resmi diamanahkan sebagai Plt. Direktur RSIA Pemerintah Aceh.
Dalam arahannya, dr. Hanif menyampaikan poin-poin strategis mengenai orientasi kerja dan komitmen profesionalisme yang harus dijaga oleh seluruh civitas hospitalia.
Dia menegaskan bahwa prioritas tertinggi dari keberadaan instansi ini adalah keselamatan dan kenyamanan pasien, sehingga kualitas pelayanan langsung di lapangan harus ditempatkan di atas segala urusan birokrasi dan administratif.
Penekanan khusus diberikan pada lini terdepan penanganan medis, yaitu Instalasi Gawat Darurat (IGD). Menurutnya, respons yang cepat, tepat, dan humanis di IGD tidak boleh terhambat oleh proses administrasi yang berbelit-belit.
“Pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis adalah prioritas utama kita, terutama saat menyelamatkan nyawa di IGD. Administrasi penting sebagai bentuk akuntabilitas, namun keselamatan dan kenyamanan pasien tetap yang paling utama dan tidak boleh ditunda,” tegas dr. Hanif dalam amanatnya.
dr. Hanif berharap seluruh staf dan tenaga medis di RSIA Pemerintah Aceh dapat memperkuat koordinasi, menjaga soliditas, serta terus melahirkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan RSIA Pemerintah Aceh tetap menjadi pusat layanan kesehatan ibu dan anak yang unggul, responsif, dan terpercaya di wilayah Aceh.










