Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Film “Dua Mata” Angkat Kegelisahan tentang Uang, Sutradara Ajak Publik Kaji Sistem Moneter

Joe Samalanga by Joe Samalanga
15/07/2026
in Nanggroe
0
Film “Dua Mata” Angkat Kegelisahan tentang Uang, Sutradara Ajak Publik Kaji Sistem Moneter

Banda Aceh – Film Dua Mata hadir bukan sekadar sebagai karya sinema, tetapi sebagai ruang refleksi yang mengajak masyarakat mendiskusikan kembali konsep uang, nilai, dan sistem moneter dari sudut pandang Islam.

Dalam sesi diskusi usai pemutaran film di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Kampung Mulia, Banda Aceh, Rabu (15/7/2026) sutradara Zulkifli atau Jul Kande menjelaskan bahwa judul Dua Mata terinspirasi dari dua cara manusia memandang kehidupan: mata yang ada di kepala untuk melihat realitas, dan “mata hati” untuk merasakan serta memahami makna yang lebih dalam.

Menurut Jul, film tersebut berangkat dari kegelisahan terhadap sistem keuangan modern yang dinilai telah menjauh dari konsep nilai intrinsik sebagaimana dikenal dalam sejarah Islam melalui dinar dan dirham.

“Dinar dan dirham memiliki nilai intrinsik karena terbuat dari emas dan perak. Berbeda dengan uang kertas yang nilainya bergantung pada kesepakatan. Itu yang ingin kami jadikan bahan diskusi, bukan untuk menghakimi siapa pun,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa film tersebut tidak dimaksudkan sebagai penolakan terhadap modernisasi, melainkan mengajak masyarakat berpikir kritis mengenai perubahan sistem moneter dan dampaknya terhadap kehidupan ekonomi.

Dalam paparannya, ia mencontohkan bagaimana emas dinilai mampu mempertahankan daya beli dalam jangka panjang, sedangkan uang kertas mengalami penurunan nilai akibat inflasi.

“Kami ingin memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang selama ini jarang dibahas. Mengapa kita belajar banyak hal tentang ekonomi, tetapi hampir tidak pernah diajarkan bagaimana konsep uang menurut Rasulullah,” kata Jul Kande.

Ia juga menilai perkembangan ekonomi digital dan sistem keuangan global perlu dikaji secara lebih mendalam, terutama oleh kalangan akademisi, ulama, dan para ahli ekonomi.

Meski mengangkat tema yang cukup kompleks, pembuat film mengakui masih banyak kekurangan dalam penyajian cerita. Keterbatasan durasi membuat banyak gagasan dimasukkan ke dalam satu film sehingga alur dinilai padat.

“Film ini bukan untuk memberikan jawaban akhir. Film ini hanya menyampaikan kegelisahan. Jawabannya tentu harus didiskusikan bersama para guru, akademisi, ulama, dan pakar ekonomi,” katanya.

Ia berharap Dua Mata dapat menjadi pemantik diskusi di ruang-ruang publik, mulai dari kampus, warung kopi hingga komunitas masyarakat.

“Kami ingin setelah menonton film ini, orang pulang membawa pertanyaan, lalu mendiskusikannya. Bukan berhenti di layar bioskop, tetapi menjadi awal lahirnya kesadaran dan kajian yang lebih mendalam tentang ekonomi dan nilai uang,” tutupnya.

Acara tersebut turut hadir Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Vit Rusdi Akademisi UIN Araniry Syarifuddin Abe dan Muhammad, Seniman Aceh Rafly, Ketua MaSA Chairian Ramli, pelaku film dan mahasiswa.[ ]

Previous Post

FDK UIN Ar-Raniry Banda Aceh Laksanakan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah

Next Post

Membanggakan, Siswi SMAN 6 Tekengon Raih Dua Medali Emas Tingkat Nasional

Next Post
Membanggakan, Siswi SMAN 6 Tekengon Raih Dua Medali Emas Tingkat Nasional

Membanggakan, Siswi SMAN 6 Tekengon Raih Dua Medali Emas Tingkat Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lukman Age dan Muhammad Riza Nurdin Resmi Jabat Direksi PT PEMA

Lukman Age dan Muhammad Riza Nurdin Resmi Jabat Direksi PT PEMA

19/10/2026
TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

19/10/2026
Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

19/10/2026
Pemulihan Infrastruktur Aceh Tamiang Hampir 80 Persen, Kementerian PU Bangun Tiga IPA hingga Rehabilitasi Kantor Bupati

Pemulihan Infrastruktur Aceh Tamiang Hampir 80 Persen, Kementerian PU Bangun Tiga IPA hingga Rehabilitasi Kantor Bupati

19/10/2026
Tiga Sosok Peraih DPD RI Awards 2026 Kategori Pelestari Budaya Daerah, Siapa Saja?

Tiga Sosok Peraih DPD RI Awards 2026 Kategori Pelestari Budaya Daerah, Siapa Saja?

19/10/2026

Terpopuler

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

17/10/2026

Aliansi Masyarakat Abdya Tolak PT CA, Layangkan Surat Pernyataan Sikap dan Tuntutan ke Menteri ATR/BPN

Film “Dua Mata” Angkat Kegelisahan tentang Uang, Sutradara Ajak Publik Kaji Sistem Moneter

Polemik Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan, Protes Meluas hingga Tegang dengan Turki

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com