LHOKSUKON – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 8 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan program kerja berupa sosialisasi anti bullying dan kesetaraan gender di SD Negeri 4 Lapang, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi sekolah dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua.
Sosialisasi dilaksanakan melalui penyampaian materi secara interaktif, diskusi, dan permainan edukatif. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian siswa adalah Pohon Ungkapan, yaitu media yang digunakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa menuliskan pengalaman yang pernah mereka alami terkait perundungan.
Dari hasil Pohon Ungkapan, terungkap bahwa masih banyak siswa yang menjadi korban bullying. Beberapa siswa menuliskan bahwa mereka sering diejek menggunakan nama orang tua, dipukul oleh teman, hingga menerima ejekan yang membuat mereka merasa sedih. Temuan tersebut menjadi bahan refleksi bersama mengenai pentingnya menghentikan segala bentuk perundungan sejak usia dini.
Selain membahas bullying, mahasiswa KPM juga memberikan pemahaman mengenai kesetaraan gender dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Siswa diajak memahami bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama untuk belajar, bermain, berprestasi, serta saling menghormati tanpa membedakan jenis kelamin.
Tim KPM mandiri kelompok 8 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan keberanian siswa untuk berbicara ketika mengalami atau menyaksikan perundungan serta menumbuhkan sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.









