Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Trump Kembali Pakai Tekanan Ekonomi ke Iran, Apakah Berhasil?

redaksi by redaksi
12/08/2026
in Internasional
0
Trump Kembali Pakai Tekanan Ekonomi ke Iran, Apakah Berhasil?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini mulai kembali menggunakan tekanan ekonomi. (REUTERS/Stoyan Nenov)

Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tidak akan lagi menggunakan kekuatan militer untuk menekan Iran. Kini AS mulai kembali menggunakan tekanan ekonomi.

Dalam wawancara dengan Axios pada Minggu (9/8), Trump mengatakan pemerintahannya kini mengambil pendekatan yang lebih berhati-hati terhadap Iran.

“Kami akan melakukannya secara diam-diam. Kami hanya melakukan negosiasi setengah-setengah dengan mereka. Kami hanya mengamati Iran dengan inflasi yang sangat tinggi dan kenyataan bahwa mereka tidak memiliki uang,” kata Trump.

Komentar Trump muncul setelah Iran pada hari Sabtu menetapkan syarat-syarat baru yang drastis untuk mencabut blokade di Selat Hormuz, yang mengangkut sekitar seperlima pengiriman minyak komersial dunia.

Trump sendiri mengancam akan melakukan serangan militer besar-besaran terhadap Iran, tetapi kemudian menarik kembali ancamannya pada awal pekan lalu, dengan alasan adanya terobosan dalam pembicaraan.

Ekonomi Iran memang babak belur selama diserang AS dan Israel. Apalagi embargo ekonomi puluhan tahun.

Konflik berkepanjangan ini tak hanya memicu inflasi tinggi, tetapi juga menyebabkan jutaan pekerjaan hilang atau terhenti.

Tercatat harga makanan, obat-obatan, mobil, peralatan listrik, hingga produk petrokimia dilaporkan meningkat signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.

Kondisi ini diperparah oleh kombinasi salah urus domestik, serangan terhadap infrastruktur, sanksi Amerika Serikat, blokade laut, serta pemadaman internet hampir total yang telah berlangsung selama enam bulan.

Nilai tukar mata uang Iran, rial, juga terpuruk ke level terendah sepanjang masa di pasar terbuka, yakni 1,84 juta rial per dolar AS. Angka tersebut mencerminkan pelemahan tajam daya beli masyarakat, dikutip CNBC.

Namun hal tersebut belum bisa memastikan rezim Iran akan runtuh total. Terbukti, para penguasa Iran masih solid.

Saat ini Iran masih mengandalkan diversifikasi domestik, ekspor minyak terselubung ke China, serta jaringan perbankan bayangan untuk bertahan.

Jaringan perbankan bayangan Iran (shadow banking) adalah sistem keuangan paralel dan tidak resmi yang digunakan Iran untuk memindahkan uang, menjual minyak, serta mendapatkan mata uang asing demi menghindari sanksi internasional.

Ekspor terselubung Iran ke China didominasi oleh komoditas minyak mentah.

China saat ini menyerap sekitar 80% hingga 90 persen dari total ekspor minyak Iran, yang setara dengan sekitar 1,4 juta barel per hari.

Karena kesulitan mengirimkan minyak melalui Selat Hormuz, Iran mencari jalur darat alternatif untuk mengimpor dan mengekspor barang.

Pada bulan Maret, misalnya, Iran mengekspor 1,84 juta barel per hari (BPD) ke pelanggan di Asia, sebagian besar Tiongkok.

Meskipun beberapa kapal berhasil menghindari blokade, Iran masih tidak dapat mengangkut minyak sebanyak yang diproduksinya setiap hari.

Iran beralih ke jalur kereta api melalui Asia Tengah sebagai jalur yang lebih aman untuk perdagangan dengan China, seperti dikutip situs The Diplomat.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Next Post

Netanyahu Ogah Ikut Trump, Seberapa Kuat Israel Serang Iran Sendirian?

Next Post
Netanyahu Ogah Ikut Trump, Seberapa Kuat Israel Serang Iran Sendirian?

Netanyahu Ogah Ikut Trump, Seberapa Kuat Israel Serang Iran Sendirian?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemprov Aceh Perkuat Tata Kelola Data untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran

Pemprov Aceh Perkuat Tata Kelola Data untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran

12/08/2026
Kebakaran Besar di Pasar Jagong Jeget Hanguskan 96 Unit Kios

Pemerintah Aceh Kirim Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Kebakaran di Aceh Tengah

12/08/2026
Minta UIN Jadi Pusat Peradaban Islam Modern, Menag: Bisa Dimulai di Aceh

Minta UIN Jadi Pusat Peradaban Islam Modern, Menag: Bisa Dimulai di Aceh

12/08/2026
Menag Janji Tambah Bangunan Baru untuk MAN 1 Banda Aceh

Menag Janji Tambah Bangunan Baru untuk MAN 1 Banda Aceh

12/08/2026
Ratusan Warga Abdya Semarakkan Pawai Obor Tulak Bala

Ratusan Warga Abdya Semarakkan Pawai Obor Tulak Bala

12/08/2026

Terpopuler

Trump Kembali Pakai Tekanan Ekonomi ke Iran, Apakah Berhasil?

Trump Kembali Pakai Tekanan Ekonomi ke Iran, Apakah Berhasil?

12/08/2026

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Akun TikTok Seret Nama Kapolsek Tangse, Propam Polda Aceh Turun Periksa

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com