Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kekeringan di Lhoknga Dinilai Karena Curah Hujan Rendah

redaksi by redaksi
20/05/2024
in Nanggroe
0
Kekeringan di Lhoknga Dinilai Karena Curah Hujan Rendah

Lima Daerah resapan atau daerah tangkapan air (DTA) di sekitar Pucok Krueng (ANTARA/ HO-Humas SBA)

Banda Aceh – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh menyatakan salah satu penyebab kekeringan pada beberapa sumber air di daerah karst Kecamatan Lhoknga akibat rendahnya curah hujan.

“Faktor utama penyebabnya adalah kemarau yang berkepanjangan yang telah terjadi sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya. Ketedapatan air tanah di Kecamatan Lhoknga sebagian besar berasal dari daerah karst pada media rekahan di bawah tanah. Aliran air pada media rekahan ini sangat bergantung pada tingkat curah hujan dan tutupan lahan pada zona resapan,” kata Kepala Dinas ESDM Aceh Mahdinur di Banda Aceh, Senin.

Pernyataan itu disampaikan terkait Kajian Hidrogeologi dan Hidrometeorologi terhadap fenomena kekeringan yang melanda daerah karst Kecamatan Lhoknga.

Berdasarkan data curah hujan yang disampaikan Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Indrapuri, lanjutnya, pada awal tahun 2024 curah hujan rata-rata berada di bawah 100 mm, pada Februari hanya 48 mm dan April 60 mm, kondisi curah hujan yang rendah ini bahkan bersifat di bawah normal. Kemudian penyebab lainnya, kata dia, perubahan tutupan lahan pada zona-zona resapan.

Ia mengatakan secara hidrogeologis, berdasarkan beberapa kajian ilmiah yang dilakukan oleh BGR, Jerman, pada tahun 2007 dan juga oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2021, sumber air pada Pucok Krueng yang berdekatan dengan Gampong (desa) Naga Umbang merupakan sebuah sistem hidrologi karst yang airnya terkoneksi dengan Gua Uleu yang merupakan bagian dari hutan lindung.

Berdasarkan kajian tersebut juga diketahui bahwa zona resapan aliran Pucok Krueng berbeda dengan zona resapan lokasi PT Solusi Bangun Andalas (SBA) yang arah aliran air tanahnya menuju ke barat atau menuju laut.

Ia mengatakan Dinas ESDM Aceh juga telah mengundang PT SBA untuk memberikan keterangan terkait kajian hidrologi karst di wilayah tersebut, karena diketahui pemakaian air permukaan oleh perusahaan itu mengutamakan sumber air yang berasal dari pengumpulan air hujan berupa embung.

Untuk solusi jangka pendek mengatasi kekeringan, kata dia, pemerintah melalui PDAM memberikan bantuan berupa tangki air secara regular kepada masyarakat.

Sedangkan jangka panjang pemerintah mengupayakan pembuatan embung penangkap air hujan dan atau pengambilan air dari sumber-sumber air yang mengalir sepanjang tahun dengan debit yang cukup besar, seperti di Gua Ilup (11 l/detik) dan Gue Uleu (614 l/detik) serta sungai Sarah di Kecamatan Leupung.

Sumber: antara

Previous Post

Ketua PSI Daftar ke Partai Aceh untuk Pilkada Sabang

Next Post

Kepala DPKP Banda Aceh Imbau Masyarakat Waspada Kebakaran

Next Post
Kebakaran Besar saat Pesta Pernikahan di Irak, 100 Tewas 150 Terluka

Kepala DPKP Banda Aceh Imbau Masyarakat Waspada Kebakaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

18/04/2026
Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

18/04/2026
Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

18/04/2026
Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

18/04/2026
Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

17/04/2026

Terpopuler

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

17/04/2026

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Kekeringan di Lhoknga Dinilai Karena Curah Hujan Rendah

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com