Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Negara Eropa Mulai Resmi Akui Palestina Merdeka, Apa Dampaknya?

redaksi by redaksi
29/05/2024
in Internasional
0
Negara Eropa Mulai Resmi Akui Palestina Merdeka, Apa Dampaknya?

Jakarta- Sejumlah negara Uni Eropa (UE) resmi mengakui negara Palestina di tengah agresi brutal Israel di Jalur Gaza.

Spanyol dan Irlandia selaku bagian UE mengakui Palestina di hari yang sama, Selasa (28/5). Langkah ini disusul Norwegia. Mereka menyebut pengakuan tersebut sebagai tonggak sejarah.

Palestina menyambut positif pengakuan tersebut, sementara Israel kalang kabut.

Pengamat hubungan internasional kawasan Timur Tengah dari Universitas Indonesia Yon Machmudi mengatakan pengakuan dari tiga negara Eropa itu kian “menunjukkan dukungan kuat terhadap solusi dua negara” atau two state solution.

Solusi dua negara merupakan kerangka yang disepakati komunitas internasional sebagai solusi atas konflik Israel-Palestina dengan mendirikan dua negara yang merdeka, berdaulat, berdampingan, damai, dan saling menghormati.

Selama ini komunitas internasional terus mengupayakan implementasi solusi dua negara, bahkan di tengah agresi Israel ke Gaza.

Yon juga menilai pengakuan tiga negara itu memperkuat potensi Palestina menjadi anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Potensi bagi Palestina untuk diakui secara penuh jadi negara anggota PBB semakin terbuka. Memang kendalanya ada di Amerika [Serikat],” ujar Yon saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (28/5).

Amerika Serikat merupakan sekutu dekat Israel. Negeri Paman Sam juga tampak menjegal langkah Palestina menjadi anggota tetap organisasi internasional itu.

Pada April lalu, Palestina mengajukan diri untuk menjadi anggota penuh PBB. Namun, langkah mereka terganjal veto AS. Selama ini, status Palestina adalah pengamat tetap.

Yon menerangkan pengakuan ramai-ramai dari negara Eropa bisa membuat AS pikir-pikir mencegat Palestina.

“Tidak ada pilihan lain bagi Amerika [selain] bersama negara mayoritas bukan hanya berdua dengan Israel dan bersikukuh mendukung Israel,” ungkap dia.

Yon juga berharap pengakuan itu bisa mempercepat gencatan senjata Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, yang selama ini buntu.

Bagaimanapun upaya gencatan senjata menjadi pintu masuk bagi stabilitas kawasan Timur Tengah. Gencatan senjata ini, lanjut dia, juga bisa menjadi gerbang Palestina meraih kemerdekaan seutuhnya.

Sementara itu, pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Diponegoro sekaligus Associate Researcher di Kajian Kawasan dan Politik Internasional, Lingkar Kajian Kolaboratif, Aniello Iannone, punya penilaian berbeda.

“Pengakuan Palestina oleh Spanyol diikuti oleh Irlandia dan Norwegia kemungkinan besar tidak akan berkontribusi pada penyelesaian konflik dalam waktu dekat,” kata Iannone.

Dia lalu membandingkan situasi serupa saat Swedia mengakui Palestina pada 2014. Menurut Iannone langkah ini tak akan membawa kemajuan signifikan dalam proses perdamaian Palestina-Israel.

Pengamat asal Italia itu lantas menduga beberapa kemungkinan dari langkah ketiga negara Eropa.

Menurut dia pengakuan tersebut justru mempertegas posisi Israel terhadap Uni Eropa atau membuka jalan untuk mengatasi kebuntuan politik di dalam organisasi ini.

Sejumlah negara Uni Eropa enggan mengutuk tindakan pemerintah Israel di Jalur Gaza karena perpecahan di antara mereka.

Spanyol juga hanya akan mengakui Palestina dalam batas-batas tahun 1967, sehingga Yerusalem Timur berada di luar kedaulatan Israel.

Spanyol juga menganggap kontrol Israel atas wilayah-wilayah pendudukan di Tepi Barat dan Jalur Gaza sebagai ilegal. Selain itu, mereka mengecam serangan dadakan Hamas.

Namun, Iannone menduga sikap Spanyol tak lepas dari pemerintahan saat ini yang berhaluan kiri dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Lebih lanjut, dia menjelaskan pengakuan itu sebagai langkah pertama negara di Eropa yang diharapkan bisa diikuti negara lain agar konflik tak meluas.

“Masalah utamanya adalah Timur Tengah sangat dekat dengan Eropa. Dan Eropa, karena kalau eskalasi mereka dekat,” ungkap dia.

Sejumlah pihak memang khawatir konflik akan meluas ke kawasan lain.

Arab terdorong sanksi Israel?

Di luar pengakuan itu, upaya gencatan senjata Israel-Hamas terus digalakan. Negara Arab seperti Mesir dan Qatar turut menjadi mediator.

Namun, sikap negara-negara Arab terhadap agresi Israel dianggap lembek. Sejauh ini, mereka sebatas mengecam dan menyerukan gencatan senjata segera.

Iran saat rapat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyerukan sanksi untuk Israel. Namun, hingga kini seruan itu cuma sebatas kata.

Pengakuan dari negara Eropa itu juga tak lantas membuat negara-negara Arab mengambil sikap tegas ke Israel.

“Tampaknya negara-negara Arab tidak dalam memutus hubungan dengan negara Israel karena mereka masih memiliki hubungan yang kuat dengan Amerika,” ujar Yon.

Sejumlah negara Arab seperti Yordania dan Mesir bahkan memiliki hubungan dengan Israel.

Iannone menduga Mesir “akan mempertahankan posisi defensif tanpa memutus hubungan” dengan negara Zionis itu. Mesir juga merupakan negara yang punya peran penting terkait mediasi Israel-Hamas.

Sementara itu, Yordania harus mempertahankan hubungan baik dengan AS.

“Penting untuk dicatat bahwa kedua negara ini tidak bertindak demi kepentingan Israel, melainkan untuk menjaga stabilitas Timur Tengah,” ungkap Iannone.

Negara-negara Arab kemungkinan mengimbau dan melobi negara lain untuk memberi dukungan ke Palestina dan mendorong gencatan senjata, demikian menurut Yon.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Basuki Bongkar Alasan Tol Tanpa Setop Jadi PSN Jokowi

Next Post

176 Pasangan Pasutri Lansia di Aceh Utara Jalani Isbat Nikah

Next Post
176 Pasangan Pasutri Lansia di Aceh Utara Jalani Isbat Nikah

176 Pasangan Pasutri Lansia di Aceh Utara Jalani Isbat Nikah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

Negara Eropa Mulai Resmi Akui Palestina Merdeka, Apa Dampaknya?

Negara Eropa Mulai Resmi Akui Palestina Merdeka, Apa Dampaknya?

29/05/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com