Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

DPR Aceh Gelar Rakor Penanganan Banjir

redaksi by redaksi
03/08/2024
in Lintas Timur
0
Satu Desa di Sultan Daulat Dilanda Banjir Usai Hujan Deras

Banjir di Desa Namo Budaya, Subulussalam, Aceh. (Foto: BPBD Subulussalam)

BANDA ACEH – Sejumlah anggota DPRA daerah pemilihan Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara, bersama sejumlah SKPA menggelar rapat koordinasi penanggulangan banjir untuk tiga daerah tersebut, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna DPRA, Rabu (12/1/2022).

Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DRA dart Partal Gerindra, Safaruddin, yang didampingi anggota dewan darl daerah pemilihan tiga daerah tersebut. Sedangkan dari pthak eksekutif dipimpin Asisten II Setda Aceh, Ir Mawardi, yang didampingt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Azhari SE, Kepala BPBA IIyas, Kepala Dinas Sostal, Perwakilan darl Dinas Peng-alran Aceh, Bappeda Aceh, dan lainnya.

Safaruddin mengatakan, rakor penanganan banjir di-gelar untuk mendengar pe-nanganan apa yang sudah dilakukan Pemerintah Aceh melalui SKPA. Bencana banjir yang terjadi di tiga daerah itu, kata Safaruddin, hampir settap tahun terjadi dua sam-pal tiga kali pada saat musim hujan.

“Apakah dari tahun-tahun sebelumnya antara Pemerintah Kabupaten/Kota de-ngan Pemerintah Aceh, tidak membuat kesepakatan dalam penanganan jangka pendek, menengah, dan panjang.”

“Misalnya membuat master plan penanganan banjir di wilayah Aceh Tamlang, Aceh Timur, dan Aceh Utara,” katanya.

Dikatakan, kepala daerah harus paham bahwa bencana banjir yang berkepanjangan atau terjadi dua sampai tiga kali setiap tahun bisa menambah jumlah penduduk miskin di daerahnya.

“Kalau ini disadarl, maka daerah itu harus bersepakat membuat usulan penanganan banjir daerahnya kepa-da pemerintah provinsi dan pusat secara berkelanjutan untuk penanganan permanen.

Karena, apa pun penanganan pengurangan kemiskinan yang dilakukan, kalau salah satu masalah dasar dari kemiskinan daeran yaitu bencana banjir tidak bisa ditangani secara massif dan berkelanjutan, angka kemiskinan dan pengangguran di daerah itu tetap saja akan nalk. Aceh tetap akan menjadi daerah termiskin di Pulau Sumatera dengan angka di atas 15 persen,” tandasnya.

Asisten II Setda Aceh Ir Mawardi mengatakan, penanganan banjir di Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Aceh Utara, sudah dilakukan daerah masing-masing. Misalnya Aceh Utara, salah satu penanganannya adalah membangun bendungan/waduk Keureuto. Ini merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN).

Tapi akibat pembebasan tanahnya sangat lamban, sampal kini proyeknya belum juga selesal. “Padahal anggaran untuk pembebasan tanahnya sudah disediakan oleh pusat. Masalah pembebasan tanah, menjadi tugas pemerintah daerah bersama Kanwil BPN dan BPN daerah setempat untuk membantu percepatan penyelesalan-nya, ujar Mawradi.

Terkalt pemanfaatan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) dalam APBA dan APBK untuk penanganan banjir, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPBA) Azharl, mengatakan, Pemkab sebetulnya sudah disarankan untuk mengalokasikan dana BTT setlap tahun di atas Rp 30 miliar, sehingga bila daerahnya terkena bencana banjir, maka bisa di-gunakan untuk penangan-an darurat.

Namun, tiga daerah langganan banjir di atas hanya mengalokasikan dana dalam APBK antara Rp 2-3 milar.

” Dengan alokasi dana senilal itu, jika ada banjir besar melanda daerah tersebut, tidak akan cukup,” ujar Azhari

Previous Post

Pemkab Dukung Kepengurusan Baru PPPKMI Aceh Besar

Next Post

Bustami: Tambahan Rute Internasional Tingkatkan Konektivitas

Next Post
Bustami: Tambahan Rute Internasional Tingkatkan Konektivitas

Bustami: Tambahan Rute Internasional Tingkatkan Konektivitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Merindu Doa

Merindu Doa

02/10/2026
Banjir Rendam 28 Rumah Warga di Subulussalam

Banjir Rendam 28 Rumah Warga di Subulussalam

02/10/2026
Aceh Besar Satu-satunya Kabupaten/Kota dengan Nilai IPKD Predikat Baik dan Tertinggi di Aceh

Aceh Besar Satu-satunya Kabupaten/Kota dengan Nilai IPKD Predikat Baik dan Tertinggi di Aceh

02/10/2026
Ohku, Aceh Kembali Alami Inflasi Tahunan 5,03 Persen

Ohku, Aceh Kembali Alami Inflasi Tahunan 5,03 Persen

02/10/2026
69 PNS Kemenag Aceh Diberi Pesan Soal Amanah dan Integritas

69 PNS Kemenag Aceh Diberi Pesan Soal Amanah dan Integritas

02/10/2026

Terpopuler

Satu Desa di Sultan Daulat Dilanda Banjir Usai Hujan Deras

DPR Aceh Gelar Rakor Penanganan Banjir

03/08/2024

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

Gedung SMP Unggul Pidie Jaya Akan Dipinjamkan untuk Sekolah Rakyat, DPRK Sorot Kelayakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com