Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

DKP Ajukan Pengerukan Kolam Labuh Ikan Lampulo

redaksi by redaksi
09/08/2024
in Ekonomi
0
DKP Ajukan Pengerukan Kolam Labuh Ikan Lampulo

Kepala DKP Aceh saat menyerahkan permohonan pengerukan kolam labuh ikan kepada Anggota Wantimpres Agung Laksono, di Banda Aceh, Jumat (9/8/2024) (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mengajukan permohonan pengerukan kolam labuh kapal perikanan di PPI Samudera Kutaraja Lampulo Banda Aceh kepada anggota Wantimpres Agung Laksono.

“Kita tadi sudah sampaikan permohonan kepada bapak Agung Laksono terkait kendala-kendala yang dihadapi, termasuk soal daya tampung kolam yang terbatas,” kata Kepala DKP Aceh, Aliman, di Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan Aliman usai penyerahan permohonan di sela-sela kunjungan kerja Agung Laksono meninjau PPI Samudera Kutaraja Lampulo Banda Aceh.

Aliman mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wantimpres untuk melihat langsung kondisi secara umum di kawasan PPI Lampulo Banda Aceh tersebut, sehingga nantinya bisa menyampaikan pertimbangannya kepada Presiden Jokowi.

Dirinya menyampaikan, jumlah kapal nelayan yang mendarat di PPI Lampulo hingga hari ini lebih kurang mencapai 563 unit. Tetapi,daya tampung kolam di pelabuhan tersebut masih terbatas, karena sebagiannya masih dangkal.

Ia menegaskan, pengurukan kolam labuh menjadi masalah prioritas untuk diselesaikan, sehingga nantinya kapal 60 GT ke atas juga bisa berlabuh di sana. Sehingga, tidak lagi ada kapal yang bersandar di sungai.

Aliman menuturkan, kondisi kolam labuh di PPI Samudera Kutaraja Lampulo saat ini minus kedalaman dua meter untuk kolam besar yang diperuntukkan bagi kapal 60 GT ke atas.

Idealnya, lanjut dia, untuk sebuah kolam labuh khususnya kapal perikanan 60 GT ke atas, idealnya memiliki kedalaman lima meter lebih dari permukaan laut.

“Jadi yang kita harapkan di sana adalah kedalaman lima meter. Sehingga kapal-kapal di atas 60 GT, bahkan 100 GT juga bisa masuk dan bersandar,” katanya.

Dirinya berharap, Wantimpres dapat membantu menyampaikannya kepada Presiden dan juga kementerian terkait agar dapat membantu Aceh. Khususnya untuk pengerukan kolam labuh, dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

“Jadi, tadi kita menyampaikan surat permohonan dan lengkap dengan proposal ke pak Agung, harapan kita ini bisa sampai ke Bapak Presiden dan juga diteruskan ke kementerian terkait,” kata Aliman.

Terkait permohonan itu, Anggota Wantimpres Agung Laksono menyatakan bahwa permasalahan di PPI Lampulo sementara ini hanya pada belum baiknya tempat sandaran kapal, baik untuk kapal diatas 60 GT maupun dibawahnya.

Karena itu, dirinya berjanji untuk mengupayakan pendalaman kolam labuh tersebut, dan nantinya baru mengoptimalkan yang lainnya.

“Sekarang utamanya lebih memperdalam alur (kolam labuh) dulu, mengoptimalkan yang sudah ada. Lalu perbaikan-perbaikan seperlunya di sini, sehingga lebih nyaman,” demikian Agung Laksono.

Sumber: antara

Previous Post

Pemprov Harap Wantimpres Bantu Perjuangkan Perpanjangan Otsus Aceh

Next Post

[Opini] Moderasi Beragama dalam Mencegah Sikap Intoleran Terhadap Perguruan Tinggi Islam di Aceh

Next Post
[Opini] Moderasi Beragama dalam Mencegah Sikap Intoleran Terhadap Perguruan Tinggi Islam di Aceh

[Opini] Moderasi Beragama dalam Mencegah Sikap Intoleran Terhadap Perguruan Tinggi Islam di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Ratusan Warga Aceh Utara Ubah Status Data Kependudukan Agar Tetap Dapat JKA

Ohku, Ratusan Warga Aceh Utara Ubah Status Data Kependudukan Agar Tetap Dapat JKA

27/04/2026
YLBH CaKRA Daftarkan Praperadilan Terhadap Kapolres Lhokseumawe Terkait Prosedur Penyidikan

YLBH CaKRA Daftarkan Praperadilan Terhadap Kapolres Lhokseumawe Terkait Prosedur Penyidikan

27/04/2026
Ketua PPIH Lantik Pendukung Petugas Haji Embarkasi Aceh

Ketua PPIH Lantik Pendukung Petugas Haji Embarkasi Aceh

27/04/2026
Wabup Aceh Besar Sampaikan Tanggapan atas Rekomendasi DPRK terhadap LKPJ 2025

Wabup Aceh Besar Sampaikan Tanggapan atas Rekomendasi DPRK terhadap LKPJ 2025

27/04/2026
Sebanyak 27 Calon Haji Pulau Simeulue Siap Diberangkatkan

Kemenhaj Mulai Distribusikan Koper Calon Jemaah Haji Banda Aceh

27/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

BPC HIPMI Sambut Kehadiran Pengusaha Ternama di Jakarta dan Eropa Asal Abdya pada Ajang HUT Abdya ke-24

1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

DKP Ajukan Pengerukan Kolam Labuh Ikan Lampulo

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com