Gayo Lues – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues dari jalur independen, Ismail, SE, dan M. Ridha Syahputra, SP, menegaskan sikap mereka yang tidak ingin memberikan janji-janji muluk kepada masyarakat dalam kontestasi Pilkada Gayo Lues 2024. Dalam beberapa kesempatan pertemuan dengan warga, Ismail, SE, atau yang lebih dikenal dengan Mael Gaya, menyatakan bahwa mereka lebih memilih untuk berbicara dengan tindakan nyata ketimbang janji politik yang berlebihan.
“Kami tidak ingin mengumbar janji yang belum tentu bisa kami penuhi. Bagi kami, lebih penting menunjukkan komitmen dan kerja nyata daripada sekadar retorika. Kami datang dari rakyat, diusung oleh KTP rakyat, dan kami tahu betul bahwa yang diharapkan masyarakat adalah pemimpin yang dapat diandalkan, bukan yang pandai berjanji,” ujar Ismail, SE.
M. Ridha Syahputra, SP, atau Abeng, menambahkan bahwa masyarakat Gayo Lues membutuhkan pemimpin yang jujur dan apa adanya. “Kami ingin menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada kami dengan cara yang paling tulus, yakni bekerja keras dan memberikan yang terbaik tanpa janji muluk. Kami ingin menjadi pemimpin yang berbicara dengan bukti, bukan hanya dengan kata-kata.”
Paslon ini meyakini bahwa pendekatan mereka yang realistis dan berbasis pada kenyataan di lapangan akan lebih mendekatkan mereka dengan masyarakat. “Kami lebih memilih membangun komunikasi dua arah dengan warga, mendengarkan kebutuhan mereka, dan merumuskan solusi bersama,” kata Mael Gaya.
Dengan sikap ini, pasangan Mael Gaya dan Abeng ingin menunjukkan kepada masyarakat Gayo Lues bahwa mereka membawa semangat baru dalam politik, yakni kejujuran, keterbukaan, dan kerja nyata. Mereka berharap, pendekatan ini akan menjadi landasan kuat untuk membawa perubahan dan Pembaharuan yang lebih baik bagi Gayo Lues di masa depan.











