Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Dosen FH Universitas Malikussaleh Dampingi Perangkat Adat Paya Gaboh dalam Penyelesaian Sengketa

redaksi by redaksi
09/09/2024
in Kampus
0
Dosen FH Universitas Malikussaleh Dampingi Perangkat Adat Paya Gaboh dalam Penyelesaian Sengketa

LHOKSEUMAWE – Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh yang dipimpin oleh Dr. Sulaiman, S.H., M.Hum, dengan anggota Muksalmina, M.H, Eko Gani PG, S.H., M.H, Fitria Mardhatillah, M.H, dan Tasyukur, S.H., M.H melaksanakan kegiatan pendampingan perangkat adat gampong dalam penyelesaian sengketa secara adat di Gampong Paya Gaboh. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perangkat gampong dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan ini, Dr. Hamdani, S.Ag., MA, seorang ahli dalam penyelesaian sengketa adat, menjadi narasumber utama. Beliau memberikan materi yang mendalam mengenai cara-cara penyelesaian sengketa secara adat yang masih relevan dan efektif di Gampong Paya Gaboh. Dr. Hamdani menekankan pentingnya peran perangkat adat dalam menjaga harmoni sosial dan menyelesaikan konflik dengan pendekatan yang berbasis kearifan lokal.

“Pendekatan adat tidak hanya menyelesaikan sengketa tetapi juga memperkuat jalinan sosial dan kekeluargaan di masyarakat. Oleh karena itu, perangkat adat memiliki peran strategis yang perlu didukung dengan pengetahuan dan kemampuan yang memadai,” ujar Dr. Hamdani dalam penyampaiannya.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Sulaiman, S.H., M.Hum, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perangkat adat gampong agar mampu mengatasi berbagai sengketa yang terjadi di masyarakat dengan pendekatan adat yang arif dan bijaksana.

“Kami berharap melalui pendampingan ini, perangkat adat dapat lebih memahami dan mengimplementasikan mekanisme penyelesaian sengketa adat dengan lebih efektif,” ungkap Dr. Sulaiman.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari perangkat gampong dan masyarakat. Mereka menyatakan bahwa pendampingan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan perangkat adat dalam menjalankan fungsi mereka.

Muksalmina, M.H., salah satu anggota tim, menambahkan bahwa keberhasilan penyelesaian sengketa secara adat sangat bergantung pada dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah gampong dan tokoh adat.

“Dengan sinergi yang baik, penyelesaian sengketa secara adat diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih damai dan sesuai dengan nilai-nilai budaya lokal,” tambah Muksalmina.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam penguatan kelembagaan adat di Aceh, khususnya dalam aspek penyelesaian sengketa. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Gampong Paya Gaboh serta gampong-gampong lainnya di wilayah Aceh.

 

Previous Post

Derby Papua Berakhir Imbang 1-1 di Blang Paseh

Next Post

Fixon Jabat Panglima Sagoe Nurul A’La, Gantikan Rusli M Sabi

Next Post
Fixon Jabat Panglima Sagoe Nurul A’La, Gantikan Rusli M Sabi

Fixon Jabat Panglima Sagoe Nurul A'La, Gantikan Rusli M Sabi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026
40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

12/07/2026
Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

12/07/2026
Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

12/07/2026
Polda Aceh Temukan 20 Hektare Ladang Ganja

TNI Musnahkan 300 Ton Ganja Siap Panen di Aceh

12/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com