Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

PBB Kecam Ledakan Pager di Lebanon Pelanggaran Hukum Internasional

redaksi by redaksi
21/09/2024
in Internasional
0
PBB Kecam Ledakan Pager di Lebanon Pelanggaran Hukum Internasional

PBB kecam ledakan alat komunikasi pager dan walkie talkie di Lebanon yang buat sedikitnya 37 orang tewas awal pekan ketiga September 2024. (REUTERS/Mohamed Azakir)

Jakarta – PBB mengecam ledakan alat komunikasi pager dan walkie talkie di Lebanon yang menewaskan sedikitnya 37 orang. Mereka menilai kejadian tersebut bisa menjadi kejahatan perang karena menyebarkan teror di warga sipil.

Ledakan itu menewaskan sedikitnya 37 orang dan melukai hampir 3.000 orang pada Selasa (17/9) dan Rabu (18/9) karena menargetkan perangkat komunikasi yang digunakan kelompok Hizbullah.

Pager dan walkie-talkie meledak saat penggunanya berbelanja di supermarket, berjalan di jalan, dan menghadiri pemakaman, sehingga membuat negara itu panik.

“Hukum humaniter internasional melarang penggunaan perangkat jebakan dalam bentuk benda portabel yang terlihat tidak berbahaya,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk kepada Dewan Keamanan selama sesi darurat mengenai Lebanon yang diminta oleh Aljazair.

“Itu merupakan kejahatan perang untuk melakukan kekerasan yang menyebarkan teror di antara warga sipil,” tuturnya seperti diberitakan AFP, Sabtu (21/9).

Volker Turk juga mengatakan perlu penyelidikan yang independen, teliti, dan transparan terkait ledakan tersebut.

“Saya terkejut dengan luasnya dan dampak serangan itu,” kata Turk.

“Serangan-serangan ini merupakan perkembangan baru dalam peperangan, di mana alat komunikasi menjadi senjata,” tambahnya. “Ini tidak bisa menjadi hal yang biasa.”

Pihak berwenang Lebanon menyalahkan Israel atas serangan itu dan mengatakan perangkat yang menjadi sasaran telah dipasangi bom sebelum memasuki negara itu.

Hizbullah bersumpah membalas dendam dan meluncurkan penyelidikan internalnya sendiri atas ledakan tersebut.

Di hadapan DK PBB, diplomat utama Lebanon Abdallah Bou Habib menyebut serangan itu sebagai metode peperangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kebrutalan dan terornya.

“Israel, melalui agresi teroris ini telah melanggar prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional,” katanya, menyebut Israel sebagai “negara jahat.”

Israel belum mengomentari ledakan perangkat itu tetapi mengatakan akan memperluas cakupan perangnya di Gaza hingga mencakup garis depan Lebanon.

“Saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk menargetkan para teroris itu,” jawab duta besar Israel untuk PBB Danny Danon pada Jumat (20/9) ketika ditanya ledakan bom tersebut.

Berbicara di Dewan Keamanan, Danon mengatakan Israel akan melakukan “apa pun yang diperlukan” untuk memulihkan keamanan di wilayah utara.

“Jika Hizbullah tidak mundur dari perbatasan kami, melalui upaya diplomatik, Israel tidak akan punya pilihan selain menggunakan cara apa pun yang sesuai dengan hak kami,” katanya.

Melihat eskalasi di perbatasan Lebanon dan Israel, Stephane Dujarric selaku juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan penahanan diri maksimum dari semua pihak.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Sabtu, Puncak Kepulangan Atlet dan Ofisial PON XXI dari Aceh

Next Post

Kronologi Pilot Philip Mehrtens Bebas Usai 1,5 Tahun Disandera KKB

Next Post
Kronologi Pilot Philip Mehrtens Bebas Usai 1,5 Tahun Disandera KKB

Kronologi Pilot Philip Mehrtens Bebas Usai 1,5 Tahun Disandera KKB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Halalbihalal PDHI Aceh, Nurdiansyah Serukan Revolusi Peran Dokter Hewan

Halalbihalal PDHI Aceh, Nurdiansyah Serukan Revolusi Peran Dokter Hewan

29/03/2026
Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

28/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lhokseumawe

28/03/2026
Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com