Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Takut Organisasi Digiring ke Politik Praktis, Hipelmabdya Lakukan Mubes

redaksi by redaksi
21/10/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Takut Organisasi Digiring ke Politik Praktis, Hipelmabdya Lakukan Mubes

BANDA ACEH – Sejumlah paguyuban Kecamatan Kabupaten Aceh Barat Daya mengadakan Musyawarah Besar (MUBES) Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Barat Daya (HIPELMABDYA) ke VIII periode 2024-2026.

Musyawarah dengan mengangkat thema ‘Mewujudkan Integritas Penyelenggaraan Organisasi Yang Akuntabel’ itu berlangsung di aula Asrama Aceh Barat Daya, Banda Aceh, Sabtu (19/10/2024).

Forum Musyawarah Besar (MUBES) tersebut di buka langsung oleh Dewan Pengawas Organisasi (DPO) berdasarkan hasil rapat delapan paguyuban kecamatan se-kabupaten Aceh Barat Daya yaitu IPPELMAKUBA, IPMS, FORKASGEMABDYA, FORDYA, PERMAPETA, IPMM, dan HIPEMALSA dikarenakan telah berakhirnya masa kepengurusan HIPELMABDYA 2022-2024.

Marisi yang bertindak sebagai koordinator DPO menyampaikan dalam sambutannya menyampaikan, Mubes ini dilaksanakan oleh DPO karena kepengurusan Hipelmabdya periode sebelumnya yang diketahui oleh Muti Azir Surian telah habis masa kepengurusan, dan tidak kunjung dilaksanakan musyawarah pemilihan ketua baru.

“Langkah ini merupakah kesadaran kolektif kami dari DPO yang menilai kepengurusan Hipelmabdya sudah berakhir. Dalam beberapa kesempatan kami juga ikut mendesak pengurus Hipemabdya membuat Mubes, tetapi tidak diindahkan,” ungkapnya.

Sambung Marisi lagi, banyak alasan pengurus lama yang bertele-tele, dari alasan waktu hingga ada alasan karena momentum politik. Dari alasan tersebut dikhawatirkan Hipelmabdya akan digiring ke arah politik.

“Tetapi justru yang membawa Hipelmabdya kedalam politik praktis. Kami sangat menyayangkan tindakan Muti Azir yang membawa paguyuban ke ranah politik Pilkada, pasalnya paguyuban adalah tempat berkumpul dan silaturahmi bukan, jangan mulai hidupi budaya politik licik dimasa muda, karena akan terbawa dimasa tua,” imbuhnya.

Selanjutnya Musyawarah Besar (MUBES) yang dipimpin oleh Muhammad Alfhat Gifari, T. Rafiqil Yunizardi dan Zulkifli sebagai pimpinan sidang untuk membahas Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan pemilihan Ketua Umum periode 2024-2026 sebagai tujuan utama juga dilakukan pada Mubes ke-VII, sehingga berlangsung dengan khikmat.

Pada sidang tersebut terpilihlah Syahrol Ramadhan dari peguyuban IPMS terpilih sebagai Ketua Umum HIPELMABDYA periode 2024-2026.

Ia terpilih sebagai Ketua Umum secara aklamasi dikarenakan pihak rivalnya Marisi Saputra yang juga ikut mencalonkan diri tidak mencukupi syarat calon sesuai dengan AD/ART.

Dalam sambutannya sebagai Ketua terpilih Syahrol menyampikan rasa terimakasih atas kepercayaan mahasiswa Abdya yang telah mempercayai dirinya untuk memimpin payuguban ini.

“Kepada seluruh pihak yang terlibat kami ucapkan terimakasih, adapun hal hal yang akan kita lakukan kedepan kita akan melakukan koordinasi bersama para ketua kecamatan agar Hipelmabdya bisa kita jalankan bersama untuk kepentingan bersama. Hipelmabdya pastinya akan menjadi payung bagi seluruh mahasiswa asal Abdya yang berkuliah Dibanda Aceh sebagai wadah silaturahmi dan pengembangan bersama. mari kita melangkah bersama menuju Hipelmabdya yang lebih baik,” pungkasnya.

Previous Post

LakaLantas di Aceh Timur , Dua Pemotor Meninggal Dunia

Next Post

Saat Kombatan GAM Ramai-ramai Dukung Om Bus-Syech Fadhil

Next Post
Mantan Kombatan GAM Pidie Deklarasi Dukung Bustami – Syech Fadhil

Saat Kombatan GAM Ramai-ramai Dukung Om Bus-Syech Fadhil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com