Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

Ini Dia Para Santri Aceh dan Judul Artikel Juara Lomba Menulis Pemikiran Tu Sop dan Surat untuk Bustami-Syaikh Fadhil

redaksi by redaksi
07/11/2024
in Dayah
0
Ini Dia Para Santri Aceh dan Judul Artikel Juara Lomba Menulis Pemikiran Tu Sop dan Surat untuk Bustami-Syaikh Fadhil

Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2024, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Nomor Urut 1, Bustami Hamzah, SE, M.Si, dan Syaikh Muhammad Fadhil Rahmi, Lc, MA, menggelar dua kategori lomba menulis yang menarik untuk para santri di Aceh.

Perlombaan ini terdiri dari kategori menulis surat harapan untuk Bustami Hamzah dan Syaikh Fadhil Rahmi, serta kategori menulis tentang pemikiran Almarhum Tu Sop Jeunieb, ulama besar Aceh yang wafat dua bulan lalu.

Ketua Panitia Lomba, Tgk. Fajri M. Isa, menjelaskan bahwa lomba menulis surat harapan ini memberi ruang bagi para santri untuk menyampaikan aspirasi mereka terhadap masa depan Aceh jika Bustami dan Syaikh Fadhil terpilih dalam Pilkada Aceh mendatang. “Kami berharap lomba ini tidak hanya meningkatkan kemampuan menulis para santri, tetapi juga membangkitkan semangat kontribusi mereka untuk kemajuan Aceh melalui ide-ide dan aspirasi yang tertuang dalam tulisan mereka,” ujar Tgk. Fajri melalui siaran persnya, Rabu 6 November 2024.

*Pemenang Lomba Menulis Surat Harapan untuk Om Bus-Syaikh Fadhil Rahmi*

Hasil penilaian dari dewan juri yang terdiri dari akademisi, wartawan, dan pengajar senior dayah menetapkan para santri yang berhasil menjadi juara lomba ini sebagai berikut:
• Juara I: Muhammad Haikal dari Dayah Ribatul Muta’allimin Al-Aziziyah, Pidie Jaya – Judul: “Surat Terbuka Kepada Bapak OM BUS – SYAIKH FADHIL” (Total Nilai: 89)
• Juara II: Ahmad Zulkiram dari Dayah Madani Al-Aziziyah, Darul Imarah, Aceh Besar – Judul: “Harapan untuk Om Bus – Syaikh Fadhil Untuk Mengantarkan Masyarakat Aceh Berjaya Dunia hingga Akhirat” (Total Nilai: 81)
• Juara III: Badya Ashila Al Basri dari Ponpes Buket eQra’ Al Haramein, Meulaboh, Aceh Barat – Judul: “Surat Harapan Untuk Pemimpinku” (Total Nilai: 77)
• Harapan I: Rakhaul Fata dari Dayah Darul Ihsan Abu Krueng Kalee – Judul: “Pemimpin Visioner untuk Aceh: Harapan Masyarakat Menuju Kejayaan Dunia Akhirat” (Total Nilai: 73)
• Harapan II: Said Muhammad Akbar dari Dayah MUDI Mesjid Raya, Samalanga – Judul: “Aceh Berjaya, Sinergi Harapan untuk Bapak Bustami dan Syaikh Fadhil demi Kesejahteraan Aceh” (Total Nilai: 68)
• Harapan III: Ridha Hafdhi dari Dayah MUDI Mesjid Raya, Samalanga – Judul: “Mengantarkan Masyarakat Aceh Menuju Kejayaan Dunia dan Akhirat” (Total Nilai: 67)
• Harapan IV: Muhammad Riza Maulana dari Dayah Babussalam Al-Hanafiyyah, Matangkuli, Aceh Utara – Judul: “Harapan Besar Seorang Santri untuk Om Bus dan Syekh Fadhil” (Total Nilai: 65)

Para pemenang lomba menulis surat ini umumnya mengekspresikan harapan agar Bustami Hamzah dan Syaikh Fadhil Rahmi mampu membawa masyarakat Aceh menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Tgk. Fajri mengungkapkan bahwa kedalaman pemikiran para santri tercermin dalam tulisan mereka yang mencerminkan kebutuhan masyarakat Aceh berdasarkan nilai-nilai keislaman.

*Pemenang Lomba Menulis Pemikiran Almarhum Tu Sop Jeunieb*

Lomba menulis pemikiran Almarhum Tu Sop Jeunieb diikuti oleh santri yang menggali dan mengembangkan gagasan besar almarhum ulama kharismatik ini tentang kemajuan Aceh. Para pemenang dalam kategori ini menunjukkan komitmen dalam melestarikan warisan pemikiran Tu Sop, yang dikenal dengan visi memperkuat integrasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
• Juara I: Noer Muhammad Chatami dari Dayah Darul Yaqin Ulee, Lhokseumawe. Judul: “Memperkuat Arus Kebaikan: Gagasan Tu Sop Menuju Aceh yang Maju dan Berperadaban” (Total Nilai: 90)
• Juara II: Muhammad Azim Mulhaqqim dari Dayah Madani Al-Aziziyah, Aceh Besar. Judul: “Mengintegrasikan Agama dan Politik: Strategi Tu Sop untuk Mewujudkan Aceh yang Berperadaban” (Total Nilai: 86)
• Juara III: Muhammad Akhyar dari Ma’hadal ‘Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI), Samalanga. Judul: “Tu Sop dan Asa Pembangunan Aceh: Mengurai Tantangan dan Merajut Solusi” (Total Nilai: 81)
• Harapan I: Ahmad Tajul Fudhari dari Dayah Asasul Islamiyah, Aceh Timur. Judul: “Warisan Pemikiran Ayah Sop: Memadukan Agama dan Politik dalam Mencari Arah Kebangkitan Aceh” (Total Nilai: 73)
• Harapan II: Amiruddin dari Ma’hadal ‘Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI), Samalanga. Judul: “Menggali Gagasan Tu Sop Jeunieb dalam Upaya Membangun Kembali Aceh yang Bermartabat” (Total Nilai: 72)
• Harapan III: Muharir dari Dayah Nurul Islam, Aceh Barat. Judul: “Mengintegrasikan Syariat dan Pendidikan: Kunci Kebangkitan Aceh Perspektif Tu Sop Jeunieb” (Total Nilai: 72)
• Harapan IV: Ahmad Sempurna Munthe dari Dayah Hidayatullah, Subulussalam. Judul: “Integrasi Agama, Politik, dan Ekonomi: Sebuah Tawaran Pemikiran Moderat Ayah Tu Sop Jeunieb bagi Kemajuan Aceh” (Total Nilai: 70)

Tgk. Fajri menekankan bahwa ide-ide yang dituangkan oleh para santri dalam lomba ini merupakan bentuk penghormatan kepada Tu Sop sebagai sosok yang banyak berjasa dalam mengembangkan pemikiran Islam di Aceh. “Para santri ini tidak hanya mengagumi keilmuan Tu Sop, tetapi juga menjadikannya inspirasi untuk membangun Aceh yang lebih beradab dan maju. Kami berharap pemikiran ini nantinya dapat diterapkan oleh pemimpin Aceh yang akan datang,” kata Tgk. Fajri.

Selain itu, kata Tgk Fajri, melalui kompetisi ini, para santri diharapkan tidak hanya mengasah kemampuan menulis mereka, tetapi juga memperkuat peran mereka sebagai penerus perjuangan para ulama dalam membangun Aceh yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Previous Post

SLB YBSM Banda Aceh Adakan Periksa Kesehatan dan Edukasi Gizi Seimbang

Next Post

Pj Ketua PKK Aceh Minta Semua Pihak Gandeng Kader PKK untuk Atasi Stunting

Next Post
Pj Ketua PKK Aceh Minta Semua Pihak Gandeng Kader PKK untuk Atasi Stunting

Pj Ketua PKK Aceh Minta Semua Pihak Gandeng Kader PKK untuk Atasi Stunting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muslim Ayub: Badan Koordinasi Otsus Penting untuk Pemerataan Pembangunan Aceh

Muslim Ayub: Badan Koordinasi Otsus Penting untuk Pemerataan Pembangunan Aceh

29/05/2026
Pedagang di Aceh Besar Sukses Pasok 100 Ekor Sapi Kurban

Pedagang di Aceh Besar Sukses Pasok 100 Ekor Sapi Kurban

29/05/2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

29/05/2026
Korea Selatan Duga Rudal Iran Serang Kapal Kargonya di Selat Hormuz

Korea Selatan Duga Rudal Iran Serang Kapal Kargonya di Selat Hormuz

29/05/2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI

Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI

29/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

Mesjid Agung Pante Geulima Juara Umum Pawai Takbir Pidie Jaya

YARA Pidie Desak APH Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp7,1 Miliar

Blang Bintang Juara I Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H di Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com