Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Desak Polisi Tangani Ancaman terhadap Relawan Bustami, LBH Banda Aceh : Tidak Ada Harga Nyawa Sebanding dengan Pilkada

redaksi by redaksi
13/11/2024
in Nanggroe
0
Desak Polisi Tangani Ancaman terhadap Relawan Bustami, LBH Banda Aceh : Tidak Ada Harga Nyawa Sebanding dengan Pilkada

BANDA ACEH – Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh, Aulianda Wafisa, meminta kepolisian mengusut tuntas sekaligus mengambil langkah mitigasi atau pencegahan terhadap ancaman pembunuhan yang dialami oleh relawan Bustami di Aceh Tamiang.

“Ancaman pembunuhan terhadap relawan Bustami di Aceh Tamiang harus disikapi serius. Tidak ada harga nyawa sebanding dengan Pilkada,” kata Aulianda Wafisa, Selasa, 12 November 2024.

Aulianda menilai, meskipun ancaman tersebut muncul di tengah suhu politik Pilkada, penting agar kasus ini tidak dianggap sekadar sebagai efek samping dari dinamika politik.

“Jangan hanya dianggap sebagai bagian dari moment Pilkada, sehingga penanganannya tidak komprehensif,” ujarnya.

Selain itu, menurut Aulianda dalam praktik-praktik kekerasan seperti ini di masa Pilkada justru yang dirugikan adalah orang yang diancam itu sendiri.

Oleh karena itu, Aulianda mengatakan terkait ancaman pembunuhan yang dialami oleh relawan Bustami di Aceh Tamiang jangan  berkaitan langsung dengan elektabilitas pilkada.

Namun demikian, menurut Aulianda yang namanya tindak pidana itu harus disikapi meskipun tanpa ada momen politik seperti ini.

“Saya tidak mau masuk urusan elektabilitas, tapi sebaiknya pesta demokrasi ini tidak dijalani praktek-praktek seperti itu,” ujarnya.

Aulianda juga menyebutkan ancaman pembunuhan tersebut justru mencederai pesta demokrasi di Aceh.

Meskipun berbeda dukungan, kata Aulianda, berbeda pendapat dan berbeda pilihan itu hal yang wajar dalam demokrasi sehingga tidak harus sampai praktek atau tindakan yang mengarah ke arah kekerasan.

“Secara lebih luas yang dirugikan dalam situasi ini adalah kita semua selaku orang Aceh, karena demokrasi kita justru terancam dengan praktek kekerasan seperti ini. Terlepas mendukung pasangan mana,” ucapnya.

Untuk itu, Aulianda juga mengajak semua pihak untuk menjaga jalannya Pilkada yang damai, tenang, dan penuh kegembiraan dengan mengedepankan praktik politik yang bersih dan bebas kekerasan.

“Kita jangan sampai lupa bahwa yang namanya pesta demokrasi ini untuk membawa Aceh ke depan yang lebih maju,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Sekretaris RKB Aceh Tamiang, Safuan, mengalami ancaman pembunuhan pada Minggu (10/11/2024) sekira pukul 22.00 WIB.

Insiden itu terjadi saat Safuan berada di warung kopi R2J di Karangbaru, Aceh Tamiang.

Saat itu, dia didatangi oleh sejumlah orang dengan dua mobil. Salah satu pelaku kemudian menanyakan apa maksud Safuan membacakan deklarasi KPA Aceh Tamiang mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut 1 Bustami-Fadhil.

“Saya jelaskan kalau saya hanya membacakan teks deklarasi, kebetulan saya Sekretaris RKB. Kalau saya salah, saya minta maaf dan bagaimana menebusnya,” kata Safuan.

Safuan lantas tidak menolak ketika diminta membuat pernyataan klarifikasi itu.

“Saya tidak menolak, pernyataan ini direkam oleh mereka,” lanjut Safuan.

Namun Safuan menolak ketika dia diminta membuat pernyataan kedua tentang menarik dukungan kepada Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi untuk dialihkan kepada Muzakir Manaf-Fadhullah.

Penolakan ini membuat pelaku marah dan menarik kerah baju Safuan hingga satu kencing copot.

“Saya lagi duduk minum kopi, kerah baju saya ditarik sambil bilang ‘siapa beking kau, kubunuh sampai mati kau mau’,” kata Safuan.

Kasus ini telah resmi dilaporkan ke kepolisian Senin (11/11/2024) siang. Safuan yang merupakan pensiunan Kadistanbunak Aceh Tamiang saat melaporkan kasus tersebut didampingi Ketua RKB Aceh Tamiang, Asrizal H Asnawi dan Ketua Relawan Kotak Kosong, Murthala.(*)

Previous Post

KH. Muhammad Irfan Yusuf: Prabowo Subianto yang Perintahkan Safaruddin Maju sebagai Calon Bupati Abdya

Next Post

Prabowo Bertemu Biden di Gedung Putih: AS Bagi Kami Teman Sangat Baik

Next Post
Prabowo Bertemu Biden di Gedung Putih: AS Bagi Kami Teman Sangat Baik

Prabowo Bertemu Biden di Gedung Putih: AS Bagi Kami Teman Sangat Baik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Desak Polisi Tangani Ancaman terhadap Relawan Bustami, LBH Banda Aceh : Tidak Ada Harga Nyawa Sebanding dengan Pilkada

Desak Polisi Tangani Ancaman terhadap Relawan Bustami, LBH Banda Aceh : Tidak Ada Harga Nyawa Sebanding dengan Pilkada

13/11/2024

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Akun TikTok Seret Nama Kapolsek Tangse, Propam Polda Aceh Turun Periksa

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com